MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Proyek pengembangan Lapangan Gas Tangkulo di Wilayah Kerja Andaman mendapat lampu hijau penuh dari Pemerintah Aceh dan masyarakat setempat. Dukungan itu muncul menjelang Final Investment Decision atau FID, tahap krusial sebelum proyek masuk fase pengembangan.
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan hal tersebut usai menerima kunjungan Gubernur Aceh, Sekretaris Daerah, dan jajaran Pemda Aceh. Pertemuan membahas kesiapan proyek strategis yang dioperasikan Mubadala Energy ini, Kamis 11/06/2026.
Dikutip dari ruangenergi.com “Pada prinsipnya, Gubernur dan seluruh masyarakat Aceh sangat mendukung pengembangan Lapangan Gas Tangkulo di WK Andaman. Proyek besar ini sangat dinantikan masyarakat Aceh dan Indonesia,” kata Djoko
Sinyal Percepatan Proyek Gas Andaman
Dukungan pemerintah daerah jadi sinyal penting untuk mempercepat realisasi Tangkulo. Lapangan ini bagian dari rangkaian temuan gas besar di kawasan Andaman yang dalam beberapa tahun terakhir menarik perhatian industri energi global karena potensi sumber dayanya signifikan.
Dampak Ekonomi untuk Aceh dan Nasional
Bagi Aceh, proyek ini diproyeksikan jadi motor pertumbuhan ekonomi baru lewat penciptaan lapangan kerja dan peningkatan industri pendukung. Untuk Indonesia, tambahan produksi dari Andaman berpotensi memperkuat ketahanan energi nasional serta memenuhi kebutuhan gas domestik ke depan.
SKK Migas berharap seluruh tahapan menuju FID berjalan lancar agar proyek segera masuk fase pengembangan. Dengan dukungan pemerintah pusat, daerah, investor, dan masyarakat, Tangkulo ditargetkan menjadi tonggak kebangkitan industri gas nasional.
“Semoga proyek ini segera terwujud. Mohon doa dan dukungan dari semua pihak,” ujar Djoko.
Optimisme ini sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan investasi dan lifting migas nasional melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. (AYD)







