Home / ACEH / BERANDA / BERITA / BUDAYA / EDUKASI / SOSIAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:57 WIB

3 Hektar Lahan di Julok Terbakar, Camat Imbau Warga Stop Bakar Sampah Sembarangan di Musim Kemarau

Foto – Camat Julok H. Muhammad Ishak meninjau lokasi kebakaran lahan tidur di Gampong Tumpok Teungoh, Kec. Julok, Aceh Timur, Senin 1/6/2026.

 

Api menjalar dari Gampong Ujong Tunong ke Tumpok Teungoh. Damkar Aceh Timur padamkan 2 titik dalam beberapa jam

 

Medialiterasi.id | Aceh Timur – Kebakaran lahan seluas 3 hektare terjadi di Gampong Tumpok Teungoh, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Minggu 31/5/2026. Api berhasil dipadamkan setelah sejumlah armada Pemadam Kebakaran Pemkab Aceh Timur dikerahkan ke lokasi.

Camat Julok H. Muhammad Ishak meninjau langsung lokasi kebakaran, Senin 1/6/2026. Ia menyebut kebakaran terjadi di 2 dusun: Dusun Kubu Tungku seluas 2 hektare dan Dusun Kuta Tuha seluas 1 hektare.

“Lahan di Kubu Tungku milik almarhum Muhammad Jamil, H. Budiman, dan Tgk Ridwan. Sementara di Kuta Tuha milik Tgk Muhammad Nur, Agustiar, T. Mahdi, serta Muhammad Amin,” jelas Ishak.

Baca Juga  Polri Minta Seluruh Jajaran Lindungi Wartawan Saat Bertugas

Api awalnya dari desa tetangga

Berdasarkan laporan Keuchik Tumpok Teungoh, api awalnya muncul di Gampong Ujong Tunong sejak 3 hari sebelumnya, lalu merambat ke Tumpok Teungoh.

Saat Damkar memadamkan titik pertama, salah seorang petani justru membakar jerami di sawah. Akibatnya api menjalar ke lahan tidur dan memicu titik kebakaran kedua.

“Melihat api membesar, keuchik langsung hubungi Damkar. Setelah beberapa jam, dua titik api padam sekitar pukul 15.00 WIB,” kata Ishak, mantan Kasubbag Humas Setdakab Aceh Timur.

Masyarakat mengapresiasi respons cepat Bupati Aceh Timur dan gerak cepat petugas Damkar sehingga api tidak meluas.

Baca Juga  Polres Bener Meriah Amankan Dua Pucuk Senjata Api Rakitan Aktif dari Warga

Camat imbau pasang spanduk larangan bakar

Ishak mengingatkan seluruh keuchik di Julok untuk memasang spanduk larangan membakar sampah dan jerami di ladang. Imbauan itu penting memasuki musim kemarau yang rawan karhutla.

“Baru-baru ini kita sosialisasikan Karhutla di Julok. Desa yang bersinggungan dengan hutan dan lahan kosong sudah dapat spanduk larangan bakar. Jangan lagi bakar jerami atau sampah sembarangan karena berpotensi picu kebakaran besar,” tegasnya.

Camat juga mengaku sudah melaporkan kejadian ke Bupati dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

BMKG Aceh memperkirakan musim kemarau puncak terjadi Juli-Agustus 2026. Warga diminta waspada dan melapor cepat jika melihat titik api ke Damkar 113. (AYD)

Share :

Baca Juga

ACEH

76 Santri Wustha dan Ulya SPM YPI Darussa’adah Idi Cut Diwisuda, Bupati Alfarlaky Minta Alumni Jaga Almamater

BERITA

42 Tim dari Berbagai Kampus Bersaing, Hanya 10 Lolos ke Final Lomba Esai Nasional FKIP Unimal

ACEH

Diduga Mabuk, 4 Mahasiswa Unimal Ribut dengan Warga di Dewantara, Rektor Tempuh Jalur Damai

ACEH

Baitul Mal Aceh Timur Buka Pendaftaran Calon Anggota Periode 2026-2031, Ini Syarat dan Jadwalnya

ACEH

Polres Aceh Timur Gelar Perkara Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar SMP di Idi Tunong, Status Hukum AS Ditentukan Jumat

ACEH

Bupati Al- Farlaky Lantik T. Reza Rizki Pj.Sekda Atim

BERITA

Presiden Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Rp15.000 per Liter bagi Nelayan Kapal 30–200 GT

ACEH

Spanyol Tundukkan Prancis 2-0, Oyarzabal dan Porro Antar ke Final