Medialiterasi.id | Julok, Aceh Timur – Warga Kecamatan Julok, Aceh Timur, menyembelih 86 ekor sapi dan 57 ekor kambing/kibas pada Idul Adha 1447 H/2026 M. Penyembelihan tersebar di 24 gampong, dengan Gampong Blang Paoh Sa menjadi yang terbanyak: 20 sapi dan 1 kambing.
Data itu dihimpun Kantor Pemerintah Kecamatan Julok dan dirilis Kamis 28/5/2026. Camat Julok H Muhammad Ishak menyebut jumlah kurban tahun ini meningkat tajam dibanding tahun lalu, seiring tumbuhnya kepedulian warga untuk berbagi di hari raya.
“Gampong terbanyak menyembelih hewan kurban yaitu di Blang Paoh Sa dengan total 20 sapi dan 1 kambing. Kemudian disusul Gampong Blang Uyok dengan total 14 sapi dan 14 kambing,” ujar H Muhammad Ishak dalam siaran pers.
Menariknya, dua ekor sapi di Blang Paoh Sa berasal dari donatur luar Aceh melalui Yakesma. Hewan itu diprioritaskan untuk korban banjir yang masih menetap di Hunian Sementara Huntara di wilayah Julok.
“Puluhan korban banjir yang menetap di Huntara inilah prioritas kita tahun ini pembagian daging kurban melalui pihak kecamatan, seperti di Huntara Gampong Blang Gleum, Labuhan, Naleung, Seumatang serta Tanjong Tok Blang,” kata Yanwar Fakhri, Perwakilan Yakesma Aceh Timur di Julok.
Sebagian besar hewan kurban disembelih di gampong masing-masing pada lebaran pertama. Sebagian panitia memilih penyembelihan di lebaran kedua dan ketiga. Pembagian daging dilakukan mentah dan diantar langsung ke penerima.
Gampong lain dengan jumlah signifikan: Blang Gleum 6 sapi 4 kambing, Kuala Geulumpang 6 sapi 4 kambing, Buket Dindeng 5 sapi 5 kambing, Seuneubok Baro 5 sapi 4 kambing, Ujong Tunong 5 sapi 9 kambing, dan Tumpok Teungoh 5 sapi.
H Muhammad Ishak mengapresiasi keuchik yang mendata kurban hingga rekapitulasi bisa diketahui publik. Ia yakin jumlah riil lebih besar karena sejumlah desa pedalaman sulit terjangkau sinyal.
“Semoga tahun depan jumlah warga yang berkurban lebih meningkat lagi, karena kurban yang dibagi sangat bermakna di mata mereka yang tidak mampu membeli daging di hari meugang,” pungkasnya.
Nilai berbagi di Idul Adha terasa nyata di Julok: hewan kurban tak hanya merayakan ibadah, tapi juga menguatkan sesama yang masih berjuang pasca banjir. (AYD)







