Home / BERITA / SOSIAL

Rabu, 8 April 2026 - 21:26 WIB

Buang Sampah di Depan Kantor Camat Kuta Makmur Terancam Denda Rp50 Juta atau Kurungan 6 Bulan

MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA – Aparat TNI dari Koramil 02/Kuta Makmur, jajaran Kodim 0103/Aceh Utara, memperingatkan warga agar tidak lagi membuang sampah sembarangan di depan Kantor Camat Kuta Makmur. Pelanggar terancam denda hingga Rp50 juta atau kurungan maksimal enam bulan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Peringatan ini disampaikan menyusul aksi bersih-bersih yang dilakukan personel TNI di lokasi tersebut, Rabu pagi, atas perintah langsung Danramil 02 Kuta Makmur, Letda Inf Andriyanto. Langkah itu diambil karena tumpukan sampah terus berulang dan dinilai telah melampaui batas toleransi.

“Tidak boleh lagi ada yang buang sampah sembarangan di depan kantor camat. Kalau tertangkap, langsung diproses hukum. Tidak ada toleransi,” tegas Letda Inf Andriyanto.

Ia menegaskan, persoalan sampah kini bukan sekadar isu kebersihan, tetapi telah masuk ranah pelanggaran hukum. Mengacu pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah serta Qanun Kabupaten Aceh Utara tentang Ketertiban Umum, pelanggaran tersebut dapat dikenai sanksi pidana berupa denda maksimal Rp50.000.000 dan kurungan paling lama enam bulan.

Baca Juga  Peringati 21 Tahun Damai Aceh, Bupati Aceh Timur Ajak Warga Doa Bersama dan Jaga Perdamaian untuk Anak Cucu

Untuk menindaklanjuti hal itu, Koramil 02/Kuta Makmur akan memperketat pengawasan di sekitar Kantor Camat Kuta Makmur. Patroli rutin ditingkatkan, bahkan aparat membuka kemungkinan operasi tangkap tangan (OTT) di titik rawan pembuangan sampah.

Petugas memastikan setiap pelanggar yang tertangkap tangan akan langsung diamankan dan diserahkan kepada Satpol PP/WH untuk diproses sesuai qanun yang berlaku.

Kondisi kumuh di depan kantor camat dinilai mencoreng citra pemerintah sebagai pusat pelayanan publik. Karena itu, aparat menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Di lokasi pembuangan sampah, Koramil 02/Kuta Makmur juga telah melakukan pemagaran serta memasang imbauan larangan membuang sampah.

Sementara itu, warga Desa Keude Blang Ara, Agus Salim, menilai lokasi tersebut kerap dijadikan tempat pembuangan sampah karena mudah dijangkau dan berada di pinggir jalan. Ia menyebut kondisi itu sangat mengganggu pengguna jalan dan warga sekitar serta menyatakan dukungannya terhadap langkah penertiban.

Baca Juga  Mengidap Tumor Hati, M Yusuf Lemah Tak Berdaya

Di sisi lain, Mukim Kecamatan Kuta Makmur, Zulfiandi, juga menyatakan dukungan, namun mengusulkan agar sosialisasi dilakukan terlebih dahulu sebelum penerapan sanksi.

“Siap mendukung, Pak. Cuma sebelum kita lakukan denda, sebaiknya kita informasikan dulu ke masyarakat, baik melalui papan pengumuman yang ditempel di lokasi maupun melalui pengeras suara di depan Keude Buloh,” ujarnya.

Media ini juga telah berupaya melakukan koordinasi dengan Camat Kuta Makmur, Hanifza Putra, S.STP., M.Si., namun belum memperoleh tanggapan terkait kebutuhan lokasi tpengumpulan sampah bagi masyarakat maupun pedagang di kawasan kedai Kecamatan Kuta Makmur. (EQ)

Share :

Baca Juga

BERITA

Diduga Peras dan Intimidasi Warga, Dua Orang Diamankan Polisi di Karawaci

ACEH

Bupati Al-Farlaky Raih SMSI Aceh Award 2026, Kepala Daerah Populer Penanganan Bencana di Wilayah Terisolir

BERANDA

Mensos Ungkap Penyebab Desil DTSEN Melonjak dan Tegaskan Bansos Tak Langsung Dicoret

BERITA

CISAH: Perlu Kajian Ulang Hari Lahir Aceh Utara

ACEH

Drama Adu Penalti! Medco E&P Malaka Sikat Editor FC, Jadi Raja Migas Cup 2026

ACEH

JF FC Aceh Utara Juara KPA Cup I Simpang Ulim 2026, Bupati Aceh Timur Serahkan Piala
Menuju PTKIS Unggul, UIA Dorong Dosen Tingkatkan Riset dan Studi Lanjut

BERITA

Akselerasi Standar Mutu, Rektor UIA Imbau Dosen Perkuat Riset dan Pengabdian

ACEH

Pimred Tribunpasee: Jadikan Milad Samudra Pasai ke-800 untuk Perkuat Jati Diri dan Syariat