Home / BERITA / POLITIK

Minggu, 22 Februari 2026 - 18:11 WIB

Pimpinan West Papua Army Tegaskan Surat Permintaan Dana Rp700 Juta Hoaks

MEDIALITERASI.ID | PANIAI – Panglima Tertinggi RR Demianus Magai Yogi menegaskan bahwa surat yang beredar luas dan diberitakan oleh Tribun Papua Tengah dengan judul “Bikin Malu! TPNPB-OPM Teror Perusahaan di Papua Tengah Lewat Surat, Minta Uang Pengamanan Rp700 Juta” bukan merupakan surat resmi dari West Papua Army.

Demianus menyatakan surat tersebut tidak pernah dikeluarkan melalui struktur komando resmi organisasi. Ia juga menegaskan bahwa logo yang tercantum dalam surat itu bukan logo resmi West Papua Army. Menurutnya, logo organisasi telah mengalami revisi kedua dan saat ini digunakan dalam struktur kepemimpinan yang sah. Adapun logo pada surat yang beredar merupakan logo lama dan tidak lagi berlaku.

Baca Juga  BAS Serahkan Zakat Karyawan ke Baitul Mal Kota Lhokseumawe dan BMK Aceh Utara

Lebih lanjut, Demianus menduga surat tersebut dibuat dan direkayasa oleh oknum atau kelompok tertentu yang memiliki kepentingan pribadi dengan memanfaatkan situasi di Papua Tengah.

Ia menjelaskan, peristiwa yang terjadi di Kampung Mosairo, Nabire, tidak berkaitan dengan komando maupun operasi West Papua Army. Menurutnya, terdapat kelompok tertentu yang sengaja menciptakan situasi untuk menggiring opini publik, termasuk memunculkan isu permintaan dana pengamanan sebesar Rp700 juta kepada perusahaan.

Demianus mengimbau masyarakat dan pimpinan perusahaan di Papua Tengah agar tidak mudah mempercayai surat yang beredar tersebut. Ia menegaskan surat itu tidak memiliki legitimasi dari kepemimpinan West Papua Army saat ini karena tidak melalui jalur resmi organisasi.

Baca Juga  Komisi III DPR RI Apresiasi Polri atas Kesuksesan Pengelolaan SPPG Program Makan Bergizi Gratis

Ia juga menyebut pola penyebaran isu serupa pernah terjadi sebelum 2020 dan kembali muncul pada 2024. Menurutnya, hal itu merupakan bagian dari upaya membangun opini negatif dan mengalihkan isu dengan memanfaatkan situasi keamanan di Nabire.

Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar di tengah masyarakat agar publik memperoleh informasi yang akurat dan tidak terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi. (Mogouda Yeimo)

Share :

Baca Juga

HUKUM

PERANCIS MEMBARA: Gedung Bersejarah 143 Tahun Dibakar Amuk Massa, Menara Jam Runtuh di Tengah Demo Biaya Hidup

BUDAYA

Kritik Budaya Literasi Semu, Teuku Muhammad Jamil Ajak Ubah Kebiasaan Berbagi Tautan Jadi Berbagi Pemahaman

BERITA

DPN Indonesia dan Pagar Nusa Siapkan 2.000 Beasiswa PKPA bagi Kader Sarjana Hukum

BERITA

Direktur PMMU Lepas Tiga Alumni untuk Lanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar Mesir

BERITA

Polri Ajak Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Online, Jaga Keamanan Digital

BERANDA

Data Terbaru BPBD: Kerusakan Gempa Bogor M 4,1 Melonjak dari 17 Jadi 253 Rumah

HUKUM

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK: Apa Syarat Pemakzulan Wapres Menurut Konstitusi?

BERITA

Kunjungan Pasien Capai 150 Orang per Hari, Puskesmas Kuta Makmur Kekurangan Tempat Tidur Rawat Inap