Home / BERITA

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:37 WIB

Presiden Prabowo Paparkan Visi Besar Pendidikan Indonesia di Hadapan Akademisi Inggris

MEDIALITERASI.ID | LONDON – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama keberhasilan suatu bangsa. Hal itu disampaikan saat ia berbicara dalam forum UK–Indonesia Education Roundtable bersama perwakilan sejumlah universitas terkemuka Inggris di Lancaster House, London, Selasa (20/1/2026), dalam rangkaian kunjungan kenegaraan ke Inggris.

“Pendidikan adalah fondasi utama bagi kemajuan bangsa. Tanpa pendidikan yang kuat, kita tidak mungkin bersaing di dunia global,” ujar Presiden Prabowo di hadapan para akademisi Inggris.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengundang universitas-universitas Inggris untuk berkolaborasi dengan Indonesia dalam mendirikan sepuluh kampus baru berstandar internasional. Ia menyatakan keinginannya agar kampus-kampus tersebut menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

“Saya ingin mengadopsi standar Inggris, yang merupakan standar pendidikan tertinggi dari universitas-universitas terbaik di Inggris. Kami ingin kampus-kampus di Indonesia setara dengan yang terbaik di dunia,” kata Prabowo.

Presiden Prabowo memaparkan bahwa pemerintah tengah menjalankan sejumlah kebijakan pendidikan nasional, termasuk pembangunan sekolah berasrama bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu dan peserta didik berprestasi terbaik, serta pengembangan sekolah terpadu bagi kelompok menengah.

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak terbaik bangsa, dari latar belakang apa pun, mendapat akses ke pendidikan berkualitas tinggi. Negara harus hadir untuk menjamin itu,” ujarnya.

Prabowo menilai kolaborasi pendidikan dengan Inggris penting untuk memenuhi kebutuhan Indonesia di bidang sains dan teknologi. Ia menyebutkan bahwa sejumlah universitas Inggris telah bekerja sama dengan kampus di Indonesia, seperti Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada. Beberapa universitas Inggris juga telah mendirikan kampus di Tanah Air, di antaranya King’s College London di Singhasari, Malang, Jawa Timur, serta Deakin Lancaster University di Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga  Prof Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Untuk Menengahi Perseteruan Dua Gubernur Aceh & Sumut

“Kami tidak memulai dari nol. Kerja sama dengan universitas Inggris sudah berjalan, dan kami ingin memperluasnya ke skala yang jauh lebih besar,” ungkapnya.

Selain itu, Presiden mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini menghadapi kekurangan tenaga medis yang signifikan, termasuk dokter dan dokter gigi. Ia mencatat Indonesia masih kekurangan sekitar 140 ribu dokter, sementara setiap tahun hanya menghasilkan sekitar 9.000 lulusan kedokteran.

“Ini adalah persoalan serius. Kita tidak bisa menunggu puluhan tahun untuk menutup kekurangan dokter. Kita harus bertindak cepat dan terukur,” tegas Prabowo.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah berencana membangun sepuluh universitas baru yang berfokus pada pendidikan kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta bidang sains dan teknologi. Presiden menegaskan bahwa mahasiswa yang diterima akan berasal dari lulusan terbaik dan memperoleh beasiswa penuh dari pemerintah.

“Kami akan memilih putra-putri terbaik bangsa dan membiayai mereka sepenuhnya. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan Indonesia,” ujarnya.

Presiden juga menjelaskan rencana pembangunan rumah sakit pendidikan berstandar internasional di setiap kampus guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional. Para mahasiswa akan menjalani pelatihan bahasa Inggris secara intensif sebelum memulai studi.

Baca Juga  Wakapolri Tekankan Perwira Polri Harus Adaptif dan Responsif terhadap Kebutuhan Publik

“Kami ingin lulusan kami mampu bekerja dan berkomunikasi di tingkat global. Karena itu, penguasaan bahasa Inggris menjadi keharusan,” kata Prabowo.

Pemerintah Indonesia pun berencana bekerja sama dengan British Council, termasuk dalam penerapan standar bahasa Inggris IELTS.

Dalam forum UK–Indonesia Education Roundtable tersebut, Presiden Prabowo bertemu dengan sejumlah pejabat pemerintah Inggris serta tokoh-tokoh penting dari universitas-universitas ternama. Perwakilan yang hadir berasal dari Russell Group, yang mencakup 24 universitas riset terkemuka di Inggris, termasuk Oxford, Cambridge, dan Imperial College London.

Salah satu perwakilan universitas Inggris yang hadir menyambut baik ajakan kerja sama tersebut.
“Kami melihat Indonesia sebagai mitra strategis jangka panjang. Potensi kolaborasi di bidang pendidikan dan riset sangat besar,” ujar seorang rektor universitas anggota Russell Group.

Presiden Prabowo menyatakan optimisme bahwa persiapan pendirian kampus-kampus Inggris di Indonesia akan berjalan lancar. Ia meyakini universitas-universitas baru tersebut akan mulai menerima mahasiswa pada 2028.

“Saya yakin jika kita bekerja bersama dengan serius dan saling menghormati, universitas-universitas baru ini akan mulai menerima mahasiswa pada 2028,” kata Prabowo.

Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk terus membuka ruang kolaborasi internasional demi memperkuat kualitas pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia Indonesia.

“Kerja sama ini bukan hanya menguntungkan Indonesia, tetapi juga akan memberi manfaat timbal balik bagi Inggris. Kita membangun masa depan bersama,” pungkasnya (EQ)

Share :

Baca Juga

BUDAYA

Viral! Atraksi Sembur Api Iringi Lagu Aceh Kuthiding di Johor Malaysia, Penonton Karnival Jom Heboh 1 November 2026 Histeris

INTERNASIONAL

Terseret Duel Veda Ega vs Hakim Danish, Alvaro Carpe Gagal Kejar Quiles di Sepang

HUKUM

Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah, Penggugat Desak Prabowo Usulkan 2 Nama Calon Wapres ke MPR

HUKUM

Kronologi Penggerebekan Ma’had Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Santriwati Dibawa Dini Hari – Polisi: Pengembangan Kasus Pembakaran Warung

INTERNASIONAL

Veda Ega Pratama Kibarkan Merah Putih di Sepang, Start P8 Finish P2 Podium Terbaik Sepanjang Karir

EKONOMI & BISNIS

Pelindo Lhokseumawe Sosialisasikan Penyesuaian Tarif Layanan Kepelabuhanan 15 Persen

EDUKASI

BAZISMU Misbahul Ulum Salurkan Santunan Perdana bagi Santri Yatim Piatu

NASIONAL

CDA Soroti Penggambaran Sejarah Film Malahayati, Sutradara Tegaskan Karya Fiksi Sejarah