Home / BERITA

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:18 WIB

JUBIR KPA Pusat Tidak Perintahkan Pengibaran Bendera Bulan Bintang

MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Zakaria M. Yacob alias Jack Libya, membantah adanya instruksi dari KPA kepada masyarakat untuk mengibarkan bendera bulan bintang.

Bantahan tersebut disampaikan Zakaria M. Yacob melalui sebuah video yang beredar luas di media sosial. Dalam video itu, ia menegaskan bahwa KPA Pusat tidak pernah mengeluarkan perintah atau arahan apa pun terkait pengibaran bendera yang dilakukan oleh masa pada tanggal 25 Desember 2025 kemarin.

Baca Juga  Pj Bupati Apresiasi Perubahan Kinerja Manajemen Baru Perumda Tirta Pase

“Tidak ada instruksi dari KPA Pusat kepada masyarakat maupun anggota untuk mengibarkan bendera,” ujar Jack Libya.

Ia menyebutkan, informasi yang beredar terkait ajakan pengibaran bendera tersebut bukan berasal dari struktur resmi KPA dan pengibaran bendera ini di duga bentuk propaganda politik dari luar negeri oleh Teungku Fajri untuk memprovokasi Aceh.

Baca Juga  Polsek Serbajadi Polres Aceh Timur Temukan 145 Kg Narkoba

Zakaria berharap kepada seluruh KPA di Aceh jangan ikut terpengaruh dengan pernyataan Teungku Fajri terkait perintah pengibaran bendera, terutama di tengah kondisi Aceh yang masih berduka akibat bencana.

“Aceh teungoeh musibah, bendera akan jiek, saba, saba Syedara loen”, ucapnya. (EQ)

Share :

Baca Juga

ACEH

Duka Pante Panah: Sambaran Petir Tewaskan 1 Orang, 2 Korban Dirawat di RSUD Zubir Mahmud*

ACEH

Bupati Al-Farlaky Kebut Huntap Pascabanjir: Data Harus Akurat, Kualitas Jangan Dikompromi

ACEH

Mualem Rotasi Nasir dari Sekda ke Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Aceh

ACEH

Dibawa ke Lahan Kosong Belakang Sekolah, Siswa SMAN di Bener Meriah Dikeroyok Senior Hingga Kritis

ACEH

Pemerintah Aceh Bantah Isu Fadhlullah Jadi Plh Gubernur: Mualem Berhalangan, Dek Fad Jalankan Tugas

BERITA

Studi BRIN: Tsunami Pangandaran 2006 Bisa Capai 8 Meter Lebih karena Gempa Megathrust dan Longsor Laut

BERITA

MoU Helsinki 21 Tahun: Ketika Simbol Dipersoalkan, Tapi Keadilan Rakyat Aceh Diabaikan

ACEH

30 Ibu Rumah Tangga di Aceh Timur Terima Bantuan Usaha Ekonomi Produktif dari TP PKK