MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia kini memiliki Sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi dasar bagi seluruh kebijakan bantuan sosial pemerintah.
Presiden Prabowo menyampaikan hal itu dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (22/10/2025). Menurutnya, kehadiran DTSEN menandai babak baru dalam upaya pemerintah memperkuat ketepatan sasaran program-program sosial dan ekonomi rakyat.
“Sekarang tidak ada lagi kementerian atau lembaga yang menggunakan data masing-masing. Semua harus mengacu pada satu data. Langkah ini kita ambil untuk meningkatkan ketepatan dalam penyaluran bantuan sosial,” ujar Presiden Prabowo.
Ia menegaskan, data yang tidak akurat dapat menimbulkan dampak serius terhadap efektivitas program pemerintah.
“Data yang keliru bisa mengakibatkan pemborosan, ketidakadilan, dan penghamburan sumber daya negara,” tegasnya.
Melalui DTSEN, pemerintah berharap seluruh bentuk bantuan dan kebijakan berbasis data dapat berjalan lebih transparan, efisien, dan adil bagi seluruh rakyat Indonesia. (EQ)







