Home / BERITA

Sabtu, 20 September 2025 - 16:18 WIB

Mahasiswa Garda Terdepan Penentu Nasib Bangsa

MEDIALITERASI.ID | MEDAN – Cipayung Plus Sumut menggelar Dialog Publik bertema “Jaga Indonesia, Mahasiswa Penentu Keberlangsungan Bangsa” pada Jumat (19/9) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumut, Jalan Sisingamangaraja, Medan. Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta dan menghadirkan dua narasumber, yakni Muhammad Ikhyar, SH, aktivis ’98 dan Sekretaris Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal-IMM) Sumut, Ahmad Khairuddin, M.Si.

Ketua Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al-Washliyah (PW Himmah) Sumut, Kamaluddin Siregar, menekankan tanggung jawab mahasiswa menjaga keutuhan bangsa. “Mahasiswa harus memiliki kesadaran dan tetap berada pada garis perjuangan, tetapi tidak meninggalkan substansi. Mahasiswa adalah garda terdepan dalam menentukan masa depan Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga  Tim INAFIS Polres Lhokseumawe Lakukan Olah TKP Penemuan Bayi Perempuan di Kuta Makmur

Dalam paparannya, Muhammad Ikhyar menekankan pentingnya menjaga sentimen kebangsaan. “Sentimen bisa naik-turun. Gerakan mahasiswa harus memastikan yang dikawal adalah hal yang benar. Untuk itu, mahasiswa perlu mempelajari teori revolusioner yang tepat,” jelasnya.

Sementara itu, Ahmad Khairuddin menyebut mahasiswa sebagai laboratorium kepemimpinan. Ia menekankan pentingnya semangat aktivis untuk terus membangun kekuatan kolektif. “Cipayung Plus harus bersatu, tidak mudah diadu domba, dan terus menjaga Indonesia melalui kontrol sosial dan telaah kritis. Mari bangun kesadaran kolektif dengan mengisi sejarah positif,” katanya.

Baca Juga  Satresnarkoba Polres Bener Meriah Ringkus Terduga Pelaku Sabu di Sidodadi, 9 Paket Diamankan

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan kader organisasi Cipayung Plus Sumut, termasuk Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Al-Washliyah (PW Himmah), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). (Tim)

Share :

Baca Juga

ACEH

Bupati Al-Farlaky Hadiri Forum Pemda, Bahas Program Prioritas Nasional 

BERANDA

Hukum Adil dan Beradab Diuji: 3 Pekan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Belawan Belum Ada SP2HP

BERANDA

Tujuh Kantor Pemerintahan di Puncak Papua Tengah Dibakar: Ketika Dana Desa Menjadi Pemicu, dan Kepercayaan Menjadi Korban

ACEH

Sidang Perdana Kasus Kekerasan Anak Viral di Idi Tunong, 2 Terdakwa Didakwa Langgar UU Perlindungan Anak

BERANDA

Buruh dan Mahasiswa Bantah Ada Demo Besar Agustus 2026, KSPI dan BEM SI Tegaskan Tak Turun ke Jalan

ACEH

Oknum Polisi di Banda Aceh Divonis 20 Bulan Penjara Kasus Ikhtilat

BERITA

Polisi Diminta Usut Tuntas dan Transparan Kematian Sutrimo

ACEH

Baitul Mal Aceh Timur Buka Bantuan Zakat untuk Guru Dayah dan Santri, Pendaftaran 11-18 Agustus