MEDIALITERASI.ID | MEDAN – Forum Keadilan Sosial Rakyat Indonesia (FRAKSI) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), Jalan A.H. Nasution No. 1C, Medan Johor. Dalam aksinya, massa mendesak agar Kejati segera memeriksa Ketua DPRD Deli Serdang, Zakky Sahri, serta Wakil Ketua DPRD, Hamdani Saputra, terkait dugaan penyalahgunaan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD).
Koordinator aksi, Muhammad Helmi, menyebutkan bahwa nilai SPPD pimpinan DPRD Deli Serdang terbilang fantastis, yakni mencapai Rp1,1 miliar untuk Zakky Sahri serta antara Rp400 juta hingga Rp700 juta untuk Hamdani Saputra. Menurutnya, jumlah tersebut tidak sebanding dengan manfaat bagi masyarakat dan berpotensi melanggar hukum.
“Pemborosan dana rakyat untuk perjalanan dinas adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah konstitusional. Nilai SPPD miliaran rupiah ini sangat janggal. Tanpa transparansi, publik berhak mencurigai adanya rekayasa, mark-up, bahkan potensi tindak pidana korupsi,” tegas Helmi.
FRAKSI juga menilai DPRD Deli Serdang di bawah kepemimpinan Zakky dan Hamdani tidak menjalankan prinsip keterbukaan informasi publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 14 Tahun 2008. Tidak adanya laporan rinci mengenai tujuan, durasi, serta manfaat perjalanan dinas memperkuat dugaan adanya penyimpangan.
Massa mendesak Kejati Sumut segera memanggil dan memeriksa Hamdani Saputra terkait penggunaan anggaran SPPD. Mereka juga meminta agar dugaan mark-up dan perjalanan dinas fiktif diusut tuntas.
“Apabila terbukti ada praktik SPPD fiktif atau mark-up, hal tersebut termasuk tindak pidana korupsi sesuai dengan Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 junto Undang-Undang No. 20 Tahun 2001,” lanjut Helmi.
Aksi ini diikuti ratusan massa FRAKSI dan masyarakat. Mereka membawa spanduk serta poster yang berisi tuntutan agar kasus SPPD diusut hingga tuntas. FRAKSI juga mengingatkan, bila Kejati Sumut tidak menindaklanjuti dugaan tersebut setelah pelaporan resmi, mereka akan kembali turun dengan jumlah massa tiga kali lipat dari aksi hari ini. (HD/Tim)







