Home / BERITA

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:34 WIB

Ketua MA di HUT ke-80: Integritas Peradilan Kunci Kedaulatan Negara


MEDIALITERASI.ID
| JAKARTA
 Ketua Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia, Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H., menegaskan pentingnya menjaga martabat lembaga peradilan sebagai fondasi kokohnya kedaulatan negara. Pesan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 MA di Jakarta, Rabu (20/8/2025).

“Selama pengadilan berdiri tegak dengan martabatnya, selama itu pula negara ini akan berdiri kokoh dalam kedaulatannya,” ujar Sunarto menegaskan komitmen integritas lembaga peradilan.

Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia (FORSIMEMA-RI), Syamsul Bahri, menyatakan pesan Ketua MA merupakan amanah luhur yang perlu menjadi teladan bagi seluruh keluarga besar peradilan. “Pesan moral yang disampaikan oleh Ketua MA adalah himbauan sekaligus amanah yang patut diteladani. Kami mengajak Humas MA untuk terus bersinergi secara transparan dalam mewujudkan peradilan yang bermartabat serta hakim yang berintegritas,” kata Syamsul Bahri.

Baca Juga  Ketua MA : PERPUGAMA Wadah Bagi Pegawai yang Memasuki Masa Purnabakti

Penasihat FORSIMEMA-RI, Ir. Soegiharto Santoso, S.H., menilai peringatan 80 tahun MA adalah momentum refleksi dan revitalisasi komitmen peradilan. “Pesan Ketua MA adalah kompas yang menuntut kita memperkuat fondasi peradilan. Dalam era informasi, komitmen ‘berdiri tegak dengan martabat’ harus didukung komunikasi publik yang masif, cerdas, dan responsif,” tegas Soegiharto yang akrab disapa Hoky.

Ia menambahkan, FORSIMEMA-RI siap bekerja sama dengan Humas MA untuk mengomunikasikan kebijakan dan capaian MA secara efektif, membangun kepercayaan publik, serta menangkal misinformasi.

Baca Juga  Brigjen TNI Yudi Yulistyanto Lepas Keberangkatan Menteri Kebudayaan Fadli Zon

Humas MA memiliki peran strategis dalam menjaga reputasi dan citra lembaga peradilan. Peran tersebut mencakup:

  • penyampaian informasi publik yang akurat dan transparan,

  • pembinaan citra positif lembaga peradilan,

  • manajemen komunikasi krisis,

  • hubungan media (media relations) untuk memastikan pemberitaan seimbang, dan

  • edukasi hukum kepada masyarakat agar memahami peran dan fungsi MA.

“Secara keseluruhan, Humas MA tidak hanya menjadi juru bicara, tetapi juga jembatan yang menghubungkan lembaga peradilan dengan publik,” pungkas Syamsul Bahri.

Dengan sinergi antara Humas MA dan Kelompok Kerja Media FORSIMEMA-RI, diharapkan martabat MA tetap terjaga, sekaligus memperkuat stabilitas dan kedaulatan negara.

Penulis; Syamsul Bahri / reporter H.Ranto

Share :

Baca Juga

BERANDA

Prediksi Maroko vs Haiti 24 Juni 2026: Atlas Lions Wajib Menang, Peluang Lolos 32 Besar Hampir Pasti

ACEH

Tegakkan Hukum, Kejari Aceh Tenggara Tahan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Jembatan Rp9,9 Miliar

OPINI

Jejak Digital Tak Pernah Lupa: Mengapa Etika Bermedia Sosial Semakin Penting

BERANDA

Dorong Perang Total, Pernyataan Ben-Gvir Tuai Kritik: Israel Lebih Pilih Konflik Ketimbang Damai

BERANDA

Dua Dekade Setelah Tsunami, Solidaritas Pembaca Kompas Kembali Bangun Sekolah di Aceh Timur

ACEH

Bustami Nahkodai PGRI Aceh Timur 2024–2029, Komitmen Tingkatkan Profesionalisme Guru

ACEH

Perjuangan Pembaca Kompas Wujud: SDN Teumpeun Aceh Timur Dibangun Ulang Pasca Banjir 2025

ACEH

Kompas Bangun Kembali SDN Teumpeun, Bupati Al-Farlaky: Investasi Masa Depan Generasi