Home / BERITA

Jumat, 18 Juli 2025 - 23:22 WIB

Kehadiran Dr. Zakir Naik di Jakarta Disambut Hangat, Bang Eki Pitung Tekankan Pentingnya Persatuan

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Ulama internasional Dr. Zakir Naik disambut hangat dalam kunjungan safari dakwahnya di Jakarta, yang digelar pada 18–20 Juli 2025 di Lapangan Ex Hanggar Pancoran, Jakarta Selatan. Kehadiran tokoh asal India ini mendapat sambutan istimewa dari Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi, Bang H. Eki Pitung.

Dalam sambutannya, Bang Eki menyapa Dr. Zakir Naik dengan ucapan khas, “Ahlan wa Sahlan”, serta mempersembahkan tradisi Betawi Palang Pintu sebagai bentuk penghormatan budaya kepada tamu agung. Ia juga menyampaikan pantun yang sarat makna persatuan:

“Biar beda jangan ribut, kita tetap saudara seiman dan sebangsa. Yang penting hati tetap sejuk, silaturahmi jangan putus.”

Baca Juga  Pabrik Amoniak 1 Pupuk Iskandar Muda Kembali Aktif

Tepuk tangan meriah dari ribuan jamaah yang hadir menggambarkan antusiasme dan semangat kebersamaan di tengah keberagaman.

Bang Eki, yang juga menjabat Ketua DPW Syarikat Islam DKI Jakarta, mengakui adanya dinamika pro dan kontra atas kehadiran Dr. Zakir Naik. Namun, ia menegaskan pentingnya menjaga persatuan di atas perbedaan.

“Jakarta ini rumah kita bersama. Kita sudah lama hidup berdampingan, saling menghormati. Mari jaga kedamaian dan persatuan di tengah perbedaan,” ujarnya.

Ia juga berharap ceramah Dr. Zakir Naik dapat memberikan pencerahan, khususnya bagi generasi muda, terkait pemahaman Islam yang lebih dalam, nilai-nilai akhlak, dan sejarah peradaban Islam serta kepemimpinan Rasulullah SAW. Bang Eki turut menyinggung pentingnya pelestarian budaya lokal, termasuk budaya Betawi, di tengah era digitalisasi dan globalisasi.

Baca Juga  Turnamen Mini Soccer MSJC 2025 Sukses Digelar, Wartawan Polda Sumut Raih Penghargaan Fair Play

Tak lupa, ia menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara kegiatan, termasuk Bang Dondi Tan dari Mualaf Center Indonesia, serta tim dari Malaysia dan manajemen Dr. Zakir Naik, yang dinilainya telah menghormati nilai-nilai adat Betawi sebagai tuan rumah.

“Perbedaan adalah rahmat. Pro dan kontra hal yang wajar. Yang penting kita hadapi dengan kepala dingin dan hati yang lapang,” pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat toleransi, persatuan, dan semangat kebangsaan, serta menjaga kerukunan antar umat di ibu kota. (Yayang R)

Share :

Baca Juga

ACEH

Festival Jajanan Indatu Aceh Timur 2026 Angkat Tet Pulot, Pulot Ijo, dan Warisan Kuliner Leluhur di Idi

ACEH

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kediaman Bupati Al-Farlaky Berlangsung Meriah

ACEH

Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Medan Tewaskan 3 Orang, Diduga dari Jaringan Gas

ACEH

Realisasi Belanja Pemkab Aceh Timur Capai Rp716,91 Miliar hingga Juli 2026

BERANDA

Ledakan Keras Guncang Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Rusak

ACEH

Jembatan di Jambo Lubok Aceh Timur Rusak Parah, Akses Sekolah dan Ibadah Warga Terancam

ACEH

Miris! DPO Diterbitkan untuk Pelaku Penganiayaan dan Penggelapan HP Anak di Takengon

EDUKASI

Perkuat Internasionalisasi, UIA Sepakati MoU Multipihak di Bandung