Home / BERANDA / BERITA

Selasa, 11 Maret 2025 - 23:59 WIB

Indonesia Perlu Melibatkan Insiyur Belanda Benahi Bendungan Ciawi Bogor

MEDIALITERASI.ID | BOGOR – Duka mendalam dirasakan Masyarakat akibat bencana alam banjir yang merusak semua harta benda serta rumah Masyarakat. Di perkirakan puluhan TRILYUN kerugian Masyarakat akibat dampak banjir pada wilayah Bogor Depok Jakarta Tanggerang Bekasi.

Maka Negara harus hadir dan bekerja sama dengan negara belanda memperbaiki Kasus Bendungan Ciawi yang gagal berfungsi sesuai harapan Masyarakat ketika musim hujan di wilayah Jawa Barat khususnya Bogor.

Mengerikan dampak banjir sampai hari kelima masih ada saja rumah rumah warga yang terendam banjir. Akibat tidak ahlinya para perencana pembuatan Bendungan Ciawi Bogor atau bukan ahlinya. Gagal berfungsi dengan baik bendungan ciawi menciptakan kerugian puluhan triliun pada Masyarakat dan hal ini harusnya ada penegakkan hukum bagi pihak pihak yang terlibat dalam pembangunan Bendungan Ciawi. Terlihat asal jadi Bendungan Ciawi Bogor di bangun dengan tidak adanya perhitungan matang peran dan fungsinya menahan air sungai ciliwung semestinya mampu mengendalikan banjir.

Baca Juga  Medco E&P Terima Kunjungan DPRK dan Pemkab Aceh Timur di Lokasi CPP

Prof DR KH Suta Nasomal, SH, MH., sebagai pemerhati masyarakat yang terkena dampak banjir menghimbau kepada Presiden RI Jendral Haji Prabowo Subiyanto agar lebih tegas lagi kepada para pemimpin daerah supaya jangan gemar pencitraan saja dengan turun kelapangan kemudian dengan aksi aksi yang tidak menyelesaikan masalah.

Bila sebuah pekerjaan diberikan kepada yang bukan ahlinya maka tunggu saja kehancuran terjadi. Nasehat bijak yang dipahami Masyarakat.

Terkait persoalan sampah yang ada di sungai atau kali adalah kurangnya peralatan penampungan sampah di kelurahan atau desa di manapun yang mudah di jangkau Masyarakat. Harusnya sudah ada perda yang menetapkan WAJIB SUNGAI BERSIH dari sampah dengan sangsi hukuman denda bagi Kelurahan atau desa yang abai terkait permasalahan sampah dan mencemari sungai atau kali.

PROF DR KH SUTAN NASOMAL juga menghimbau kepada Presiden RI Jendral Haji Prabowo Subiyanto agar persoalan penegakkan hukum harus lebih tegas. Negara harus bisa mencontoh negara singapura yang sangat baik dalam mengatur pengolahan sampah. Semua jenis
Sampah menjadi sumber listrik. Sampah menjadi bahan campuran aspal yang berkuwalitas. Abu sampah bisa di buat campuran bata. Bahkan sampah saat ini bisa di jadikan BBM.

Baca Juga  Modus Pulang Kampung : Seorang ART Gasak 315 Juta Milik Majikan

Sumber Daya Manusia di INDONESIA yang cerdas dan pintar sangat melimpah. Sangat bijak bila program cerdas mengolah sampah menjadi manfaat dilaksanaka untuk kemajuan INDONESIA oleh semua kekuatan kepala daerah.

Upaya tersebut bisa sukses bila NEGARA hadir dengan tegas mewujudkannya.

Jangan salahkan Masyarakat yang sudah menyumbangkan keringat serta darahnya yang selama ini mengikuti kebijakan kebijakan setiap para pemimpin kepala daerah.

“Jangan serahkan sebuah pekerjaan kepada yang bukan ahlinya”, ucap Prof Nasomal.

Share :

Baca Juga

ACEH

Plt Sekda Aceh Timur Adlinsyah Lantik Suhaimi dan Munir Jabat Kepala Bidang di Disdikbud

BERITA

Pengusaha Muda William Andreas Dorong Digitalisasi UMKM untuk Perkuat Ekonomi Nasional

BERITA

Program MBG Dilirik Investor China, 1.000 Dapur Siap Dibangun di Indonesia

BERITA

Polres Lhokseumawe dan YAI Santuni Anak Yatim Lewat Program Orang Tua Asuh

BERITA

Suhu Makkah Capai 39°C, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Waspada Dehidrasi

BERITA

Ace Hasan: Pendidik Harus Jadi Kompas Moral Generasi Bangsa

BERITA

Buronan Interpol Red Notice Kasus Penipuan Online Internasional Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta

BERITA

Polri Tegaskan Larangan Live Streaming Saat Bertugas