Home / BERITA / EDUKASI

Rabu, 23 Oktober 2024 - 17:37 WIB

Taman Baca Masyarakat KAHFIS Aceh Jelajah Literasi ke Abdya dan Meulaboh

MEDIALITERASI.ID | ACEH – Saat ini literasi di Indonesia sangat memprihatinkan. Hal ini menjadi salah satu keresahan bagi banyak pegiat dan pemerhati Literasi. Salah satunya adalah Taman Baca Masyarakat KAHFIS Aceh.

TBM KAHFIS Aceh menginisiasi sebuah program Jelajah Literasi yang telah dimulai sejak tahun 2022 hingga saat ini. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat, keterampilan, berpikir kritis dan lainnya.

Kali ini program Jelajah Literasi TBM KAHFIS dilaksanakan di Meulaboh dan Abdya yang berlangsung selama 5 hari dari tanggal 12 hingga 16 Oktober 2024.

Program ini mencakup beberapa kegiatan seperti berkisah Maulid Nabi Muhammad SAW, Workshop mendongeng, KAHFIS Saweu Sikula (KSS), Pelatihan penggerak, dan Pelatihan membaca nyaring.

Siti Nurhidayah, S.Pd., M.Sc yang dikenal dengan panggilan Bunda Dayah, selaku pembina yayasan KAHFIS Aceh langsung ikut melaksanakan program tersebut. Selain itu turut serta juga Maulisa Darliani, M.Sos selaku ketua TBM KAHFIS Aceh.

Baca Juga  Kurir Darat Sabu 192 Kilogram Asal Aceh Terancam Hukuman Mati, Polisi Buru Pemberi Perintah

Antusias masyarakat di Blang pidie Aceh Barat Daya dan Meulaboh Aceh Barat untuk mengikuti program ini luar biasa. Mereka sangat senang dan terkesan oleh seluruh rangkaian kegiatan Jelajah Literasi tersebut.

Pelaksana kegiatan Penggerak Literasi di Aceh Barat Daya adalah Taman Baca Masyarakat Sigupai Membaco yang dipimpin oleh Nita Juniarty. Harapannya agar para pegiat literasi mendapat motivasi dan semangat untuk melaksanakan dukungan literasi di Blang Pidie.

Para pegiat literasi yang terdiri dari kalangan pelajar, mahasiswa, orangtua dan lansia diajak untuk praktek langsung metode bercerita dan membaca nyaring. Penampilannya sangat berpotensi dikembangkan di taman baca dan rumah mereka masing-masing.

Kegiatan selanjutnya Berkisah di Sekolah Alam Abdya. Bunda Icha, Ketua Yayasan SABIYA (Sekolah Alam Abdya) mengatakan bahwa siswa-siswi yang sebagian besar anak usia dini dan sekolah dasar jarang sekali bisa duduk rapi. Namun berbeda dengan saat Bunda Dayah berkisah, mereka sangat menikmati dan menyimak kisah yang dituturkan. Pesan kebaikan dapat tersampaikan dengan baik pada para siswa dengan pendekatan yang menyenangkan.

Baca Juga  Laporan Dumas Poltak Silitonga Di-SP3-kan Direktorat Kriminal Umum Polda Sumut

M.Lidan, S.PdI selaku kepala sekokah MIN 16 Meulaboh menyatakan hal yang senada. Lebih dari 400 ratusan siswanya sangat tertarik dengan metode bercerita Bunda Dayah dengan tema mencintai buku.

Kegiatan ini sangat didukung penuh oleh Plt. Kepala Dispusip Aceh Barat, Amiruddin, S.Ag didampingi oleh Kabid Perpustakaan Cut Nila Vaulina, SE. Dalam sambutannya di ruang kerjanya, Amiruddin, S.Ag mengajak para pegiat literasi aceh barat agar kreatif dalam menyusun program literasi yang bertujuan untuk menggali minat baca, meningkatkan literasi masyarakat. Hal ini merupakan transformasi perpustakaan untuk kesejahteraan masyarakat.

Share :

Baca Juga

ACEH

Rp435,32 Miliar untuk Penyintas Banjir Sumatera Cair, Aceh Utara Dapat Rp328 Miliar: Benarkah Sampai ke Warga?
Wisuda 227 Lulusan, UIA Berikan Apresiasi Prodi Unggul Hadiah Umrah

BERITA

Penguatan Mutu Menuju 2030, UIA Gelar Wisuda Angkatan XXXVIII di Kampus Paya Lipah

ACEH

LITERASI BENCANA: Hampir Setahun Berlalu, 222 Ribu Jiwa di Aceh Timur Masih Menanti Jadup dan Isi Hunian di Tahap 10

BUDAYA

Kritik Budaya Literasi Semu, Teuku Muhammad Jamil Ajak Ubah Kebiasaan Berbagi Tautan Jadi Berbagi Pemahaman

BERITA

DPN Indonesia dan Pagar Nusa Siapkan 2.000 Beasiswa PKPA bagi Kader Sarjana Hukum

BERITA

Direktur PMMU Lepas Tiga Alumni untuk Lanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar Mesir

BERITA

Polri Ajak Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Online, Jaga Keamanan Digital

BERANDA

Data Terbaru BPBD: Kerusakan Gempa Bogor M 4,1 Melonjak dari 17 Jadi 253 Rumah