MEDIALITERASI.ID | LHOKSEUMAWE – Mantan aktifis asal Lhokseumawe, Sofyan mendaftarkan diri ke kantor DPC Partai Nasdem untuk maju sebagai calon wakil walikota Lhokseumawe periode Tahun 2024 -2029.
Kedatangan Sofyan pada Selasa (7/5/2024) ke kantor DPC pada pukul 14.00 WIB di Kantor Nasdem Lhokseumawe disambut baik oleh Azhar Mahmud,S.E., selaku ketua Nasdem DPC Lhokseumawe.
Dalam kesempatan yang sama, Sofyan mengatakan sebagai aktifis, dirinya selama ini kerap melakukan perjuangan terhadap aspirasi rakyat untuk perubahan Kota Lhokseumawe yang lebih baik.
Lebih lanjut, Sofyan mengaku kapasitasnya sebagai aktifis sangat terbatas , sehingga dirinya merasa perlu maju sebagai calon wakil walikota Lhokseumawe agar lebih leluasa melakukan banyak hal untuk kepentingan masyarakat. Sofyan juga mengaku memiliki segudang visi dan misi yang menjadi impian yang ingin diwujudkannya untuk kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan pantauan Medialiterasi.id, bukan hanya Sofyan, Maimun warga Kota Lhokseumawe juga datang ke Kantor Nasdem untuk mendaftarkan diri sebagai calon wakil Walikota Lhokseumawe dan selanjutnya disusul oleh dokter Purnama Setia Budi bersama rombongannya juga mendaftarkan diri sebagai Calon Walikota Lhokseumawe.
Purnama sendiri merupakan seorang dokter spesialis kandungan yang tidak lagi PNS dan menjadi Anggota DPRA dari partai PKS.
Dokter Purnama Setia Budi mengatakan selama ini dirinya banyak berbuat banyak hal untuk membangun daerah Aceh. Namun kini sebagai warga Kota Lhokseumawe dirinya pulang kampung untuk membangun tanah kelahirannya dengan mencalonkan diri sebagai Walikota Lhokseumawe.
“Saya pulang kampung karena ingin membangun tanah kelahiran saya dengan mencalonkan diri sebagai Walikota Lhokseumawe,” ujarnya.
Purnama menyebutkan terlalu banyak hal yang perlu dilakukan untuk membuat perubahan Kota Lhokseumawe menjadi lebih baik.
“Diantaranya menata kawasan kumuh, ingin membangun sebuah rumah sakit milik Kota Lhokseumawe dan mengatasi masalah banjir yang setiap tahun terjadi meresahkan masyarakat”, ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Nasdem Yusnila mengatakan hari ini adalah hari terakhir karena tidak menerima siapa saja yang ingin mencalonkan diri sebagai walikota dan wakil walikota.
Nasdem menerima semua yang datang dan sampai saat ini sudah ada 10 orang yang mendaftar sebagai calon walikota dan wakil walikota.
“Semua berkasnya sudah kami terima. Besok kami langsung adakan pleno untuk menentukan sikap sesuai mekanisme dan syarat penerimaan calon,” paparnya. [Muntazar]







