Home / BERITA

Selasa, 2 April 2024 - 14:44 WIB

Front Mahasiswa dan Rakyat Papua Anti Militerisme Melakukan Aksi Unjuk Rasa Tolak Tindak Kekerasan TNI/Polri

Medialiterasi.id | JAYAPURA – Front Mahasiswa dan Rakyat Papua Anti Militerisme (FMRPAM), bersama Sekjen ULMWP Markus Haluk melakukan aksi unjuk rasa atas penyiksaan yang terjadi di Puncak Papua pada tanggal, 03 Februari 2024.

Markus Haluk menyampaikan, aksi demonstrasi yang dilakukan merupakan instruksi Presiden Eksekutif ULMWP, Menase Tabuni,  ujar Markus dalam orasi pada Selasa, (02/04/2024).

Demostrasi yang di pimpin oleh Markus Haluk, anggota United Liberation Movement for West Papua  (ULMWP) itu dinyatakan sebagai upaya masyarakat menolak atas tindakan kekerasan.

Dikabarkan demonstrasi yang dilakukan di tiga titik, diantaranya di Uncen, Expo dan Perumnas 3 Waena yang dikomandani oleh Markus Haluk itupun berhasil di bubarkan oleh aparat TNI/Polri dengan menggunakan tembakan gas airmata.

Baca Juga  Panglima OPM Damianus Yogi : Kami Siap Perang Menghadapi Taktik Apa Pun dari TNI

“Dalam demonstrasi ini pihak TNI/Polri menangkap 65 peserta demo” ujar  Markus”

Menurut Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si, Kelompok yang menamakan diri Front Mahasiswa dan Rakyat Papua Anti Militerisme (FRPAM) berencana menggelar aksi keramaian, Selasa (2/4/2024).

Viktor menyampaikan, untuk peristiwa tersebut kini tengah ditangani serius oleh para petinggi TNI, dimana 13 prajuritnya telah ditetapkan sebagai tersangka dan sedang menjalani proses penyidikan dan ditahan.

“Terkait peristiwa tersebut, Para Pimpinan TNI juga sudah melakukan klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf, sementara untuk oknum pelakunya ada 13 anggota TNI yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk dilakukan proses penyidikan. Hal tersebut merupakan wujud tanggung jawab dan gentleman dari Instansi TNI, mari kita hormati dan cukup ikuti saja perkembangannya, tidak perlu membuat hal-hal yang merugikan,” tandasnya.

Baca Juga  Lawan Argentina dan Wasit FIFA": Peringatan Lamine Yamal Jelang Final Piala Dunia 2026

Kapolresta juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat mulai dari warga hingga para Tokoh maupun Ketua Paguyuban, kiranya jangan mudah untuk terprovokasi oleh isu-isu yang bertujuan mengganggu kelancaran kondusifitas Kamtibmas.

“Ketertiban umum adalah tanggung jawab kita semua, mari bersama bergandengan tangan menjaga kondusifitas Kamtibmas di lingkungan  kita dengan mendukung aparat keamanan TNI-Polri dalam melaksanakan tugas-tugasnya,” pungkasnya. [Mogouda Yeimo]

Share :

Baca Juga

ACEH

Perkembangan Penanganan Kasus Video Viral Dugaan Penganiayaan Anak di Idi Tunong, Polisi Jelaskan Alasan Belum Menahan Tersangka

ACEH

Piala Bupati Aceh Timur Cup II Sukses Digelar, Darul Ihsan Juara Lewat Drama Adu Penalti

ACEH

Bupati Al- Farlaky Pimpin Rapat Monev  Manajemen RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak

ACEH

Kabid SMP Suhaimi Jadi “HERO” Pembinaan Sepak Bola Pelajar, GSI Tingkat SMP Aceh Timur Lahirkan Juara Baru

ACEH

Miris! Tersangka Pengeroyokan Anak 14 Tahun di Aceh Timur Belum Ditahan, Kuasa Hukum: Jangan Ada Main Mata

ACEH

BPMP Aceh dan Disdikbud Aceh Timur Gelar Akselerasi Digitalisasi Pembelajaran PAUD dan SD

ACEH

Gayo Lues Digoyang Gempa 5,6 Magnitude, Getaran Terasa hingga ke Idi Rayeuk 

BERANDA

Kepala BGN Nanik Sudaryati Mundur karena Alami Sakit Jantung, Ditunjuk Prabowo Pimpin Dewan Pengawas