Home / BERITA

Selasa, 19 September 2023 - 15:26 WIB

Zulkifli Desak PT Koeta Raja Percepat Pekerjaan Proyek Jalan Inpres Lhok Nibong – Alue Mirah – Pante Labu

ACEH TIMUR | Medialiterasi.id  – Tokoh muda Pante Bidari Aceh Timur Zulkifli alias Aneuk Syuhada mendesak rekanan pemenang tender proyek jalan Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2023 pada section 2 Lhok Nibong – Alue Mirah – Pante Labu, yang dikerjakan oleh PT Koeta Radja untuk mempercepat pekerjaan proyek tersebut sesuai ketentuan, menurutnya jika terlambat di khawatirkan proyek tersebut berpotensi gagal.

“Karena saya lihat sampai saat ini pada titik nol saja belum dimulai pekerjaan, jangankan untuk penimbunan, pembersihan badan jalan (skriping) aja belum”, kata Zulkifli di sebuah Cafe Pante Bidari, selasa (19/09/2023)

Zulkifli juga ikut mempertanyakan alasan pihak PT Koeta Radja belum memulai pekerjaan seperti melakukan pembersihan, pemasangan urpil, agregat B dan A

“Apakah ada kendala di lapangan, atau pihak perusahaan tidak punya kemampuan dalam hal itu”, tanya Zulkifli.

Zulkifli menyarankan bila memang perusahaan pemenang tender tersebut tidak mampu, dirinya berharap pihak perusahaan tersebut untuk melibatkan pihak ke 3 atau vendor lokal dalam mempercepat pekerjaan.

Baca Juga  Relawan PEN 7.0 Aceh Merayakan Kemerdekaan HUT RI Bersama Anak Negeri

Lebih lanjut, Zulkifli Aneuk Syuhada yang juga ketua PPWI Aceh Timur menuturkan, pekerjaan di section 1 sudah dimulai penimbunan bes B sejak 2 minggu lalu.

“Saya lihat, pada section 1 mulai dikerjakan oleh PT Bohana Jaya Nusantara, begitu juga di proyek IJD di Kuala Simpang Ulim yang dikerjakan oleh PT Mon Mata Raya. Sedangkan pekerjaan yang dimenangkan oleh PT Koeta Radja belum terlihat pekerjaan nya, ada apa ini?”, tanya Aneuk Syuhada.

Baca Juga : Ketika Argumen Berbalas dengan Sentimen Penzaliman : Saya Belajar untuk Menghargai

Lanjutnya, “Padahal masa kontrak berakhir pada Desember nanti, sudah pasti akan terkendala musim hujan, bahkan publik tahu kalau pedalaman Pante Bidari dikenal sebagai daerah langganan banjir, otomatis pekerjaan akan terhambat, masyarakat tidak bisa menikmati manfaat”, imbuh nya.

Aneuk Syuhada menambahkan, dirinya merasa khawatir, bila proyek ini tidak selesai tepat waktu, dirinya mengaku sebagai masyarakat penerima manfaat sangat kecewa terhadap rekanan pelaksananya, karena jalan aspal ini impian dan harapan masyarakat pedalaman, bahkan kami pernah berdemo dan Memblokir jalan, agar mendapatkan perhatian pemerintah untuk infrastruktur jalan yang layak.

Baca Juga  KUA Manyak Payed Bagikan Takjil dan Santuni Anak Yatim

“Tidak tertutup kemungkinan kami akan melakukan Demo terhadap PT Koeta Radja bila tidak mempercepat pekerjaan jalan tersebut”, kecamnya.

Zulkifli juga mendesak pihak balai Sumatra wilayah 1 untuk menegur pihak PT Koeta Radja untuk mempercepat pekerjaan.

“Pihak balai jangan hanya diam saja disaat PT Koeta Radja tidak becus dalam melaksanakan pekerjaan yang sudah dimenangkan nya, bila mereka tidak mampu dalam bekerja, blacklist saja perusahaan nya dari e katalog, karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak”, ujar Zulfadli.

Tokoh muda pante bidari ini juga mengingatkan pihak rekanan, agar dalam pekerjaan untuk benar benar mengutamakan kualitas.

“Kita juga minta rekanan tidak kerjakan proyek jalan asal-asalan, jangan demi meraup untung besar, tanpa memikirkan kualitas pekerjaan”, tegas Zulkifli Aneuk Syuhada. [endæ]

Share :

Baca Juga

HUKUM

Bongkar Pabrik Sabu 1,2 Ton di Aceh, 7 Orang Ditangkap di China – Terancam Hukuman Mati

NASIONAL

Polda Metro Jaya Gelar Deklarasi Sumpah Pemuda Bersama 100 Mahasiswa di Jakarta

BENCANA

Warga Minta Pemkot Banda Aceh Evaluasi Pohon Trembesi di Jalur Wisata PLTD Apung

BENCANA

Waspada! Bibit Siklon Tropis 98B di Teluk Benggala Ancam Aceh dan Sumut Sepekan ke Depan

ACEH

Di Musda Golkar, Al-Farlaky Buka Pintu Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh Timur

ACEH

Bukan Janji! Bupati Al-Farlaky Buktikan Pelayanan Makin Baik, 6 Ambulans dan 2 Truk Sampah Dibagikan

ACEH

Wabup Aceh Timur Tekankan Peran Pemuda Berilmu, Berakhlak, dan Berdaya Saing.

ACEH

Bupati Al-Farlaky Serahkan 6 Ambulans Baru, Jawab Keluhan Puskesmas Mogok Saat Bawa Pasien