Home / EDUKASI

Selasa, 5 Oktober 2021 - 05:43 WIB

ASIK JUALAN ONLINE PAKAI MEDIA SOSIAL

    

ACEH UTARA – Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh kembali bergulir. Pada Selasa, 5 Oktober 2021 pukul 09.00 hingga 12.00, telah dilangsungkan Webinar bertajuk “Asik Jualan Online Pakai Media Sosial”.

Kegiatan massif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan  kognitif-nya untuk  mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.

Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 juta jiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Ini artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital. “Hasil survei literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan katadata pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” katanya lewat diskusi virtual. Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.

Pada webinar yang menyasar target segmen dosen, guru, mahasiswa, dan masyarakat umum, dihadiri oleh sekitar 863  peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Fadli Afriadi SP, M.M., Pembelajar, Trainer, Konsultan, dan Entrepreneur; Ardi Lunardi, S.TP., Praktisi Expert E-Commerce & Photographer; Safriadi, S.T., M.Kom., Dosen Politeknik Negeri Lhokseumawe (POLTEK); dan Dr. Harjoni, S.Sos., M.Si., Dosen IAIN Lhokseumawe, Ketua Divisi Riset Mata Garuda LPDP, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Madani (LPMM) Aceh. Tomy Ristanto sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya. Para narasumber tersebut memperbincangkan tentang 4 pilar literasi digital, yakni Digital Culture, Digital Ethic, Digital Safety dan Digital Skill.

Pada Sesi pertama tampil Fadli Afriadi SP, M.M., memaparkan ada tiga kunci sukses jualan online di media sosial seperti Traffic, yaitu bagaimana mendatangkan calon pembeli. Lalu, Conversation, yaitu mengubah pengunjung jadi pembeli (Transaksi). Dengan iklan pop up atau layanan customer service. Kemudian, Engagement yaitu interaksi kepada pelanggan yang aktif.

Baca Juga  Memperingati Hari Guru 2021, Komunitas Turun Tangan Aceh Utara Lauching Rangkang Pustaka

Giliran pembicara kedua, Ardi Lunardi, S.TP., menjelaskan etika dan bahasa yang santun dalam berpromosi produk yaitu seperti selalu bersikap ramah kepada pembeli, membalas semua pertanyaan yang diajukan pembeli dan selalu menyapa dengan panggilan yang sopan. Lalu, tidak menyalahgunakan data pembeli, jujur dalam menuliskan deskripsi barang serta packing barang dengan rapi.

Tampil sebagai pembicara ketiga Safriadi, S.T., M.Kom., mengatakan kita semua dapat membuat kesalahan, tetapi media sosial akan menyimpan dan akan terus menampilkan kesalahan tersebut. Maka, pentingnya menjaga segala aktivitas dan keamanan kita di ruang digital. Hindari masuk ke media sosial melalui tautan luar, gunakan password yang kuat, mengaktifkan verifikasi dua Langkah atau (2FA dan OTP) dan mengganti password secara berkala serta selalu cek aplikasi yang kita miliki.

Baca Juga  Bupati Al-Farlaky Mengucapkan Selamat Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026

Pembicara keempat Dr. Harjoni, S.Sos., M.Si., menuturkan kita perlu menjunjung tinggi toleransi terhadap perbedaan di dunia digital. Perbedaan boleh asal tidak menyinggung SARA, kita perlu menghargai diri sendiri dan orang lain. Hindari diskriminasi, micro-aggression dan hal lainnya yang diatur dalam undang-undang. Terkait dengan bisnis atau berjualan online pun kita perlu memperhatikan sopan santunnya. Baik itu dalam berinteraksi atau berpromosi di media sosial.

Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dannpertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber. Seperti Ira Silvia yang bertanya bagaimana cara membangun verifikasi dua langkah pada member website login? Narasumber Safriadi, S.T., M.Kom., menanggapi dalam proses verifikasi tersebut memang yang dibutuhkan dalam masuk ke website tersebut. Untuk verifikasi dua Langkah atau OTP itu dapat menggunakan firebeast. Jadi dapat mencoba membuka e-commerce dengan laman login.

Webinar ini merupakan satu dari rangkaian webinar yang diselenggarakan di Kabupaten Aceh Utara. Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.

Dilansir : Ungkit.com | Photo : Flyer : Literasi Digital Aceh Utara

Share :

Baca Juga

Menuju PTKIS Unggul, UIA Dorong Dosen Tingkatkan Riset dan Studi Lanjut

BERITA

Akselerasi Standar Mutu, Rektor UIA Imbau Dosen Perkuat Riset dan Pengabdian

BERANDA

Perceraian Tak Cukup Putus Nikah, Hak Nafkah hingga Harta Bersama Rawan Terabaikan di Mahkamah Syar’iyah

ACEH

Dari Warkop ke Kelas: MGMP Pendidikan Pancasila SMK Banda Aceh Dorong Guru Ajar dengan Hati

BERITA

P2G Mendesak Pemerintah dan Panselnas Mengangkat Sekitar 200 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Menjadi PPPK Penuh

ACEH

Resmi Membuka PBAK, Rektor UIA Tekankan Integrasi Nilai Islam dan Akademik

EDUKASI

Tembus 30 PTKIS Terpilih, UIA Didampingi Kemenag Menuju Akreditasi Unggul

BERITA

Studi BRIN: Tsunami Pangandaran 2006 Bisa Capai 8 Meter Lebih karena Gempa Megathrust dan Longsor Laut

EDUKASI

Mahasiswa PNL Kembangkan TAKO.YU, Takoyaki Ikan Keumamah Khas Aceh