![]()
ACEH UTARA – Panglima Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Samudera Pasee Tgk. H. Abu Bakar A Latif atau akrab disapa Abu Len lantik Pengurus Muda Seudang Aceh Utara Periode 2023 – 2028 di Hotel Lido Graha Lhokseumawe, Sabtu (27/05/2023).
Kepengurusan Muda Seudang itu sendiri merupakan sebuah organisasi sayap Partai Aceh (PA) yang dibekali pendidikan politik untuk mewujudkan Partai yang lebih modern, demokratis dan transparan.
Pelantikan pengurus periode 2023-2028 yang beranggotakan 56 orang ini 73 persen terdiri dari unsur mahasiswa dan 27 persen dari pemuda. Kepengurusan Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Aceh Utara diketuai oleh Jadidan, untuk Sekretaris Jendral dijabat oleh Muhammad Ikbal, sedangkan bendahara dipercayakan kepada Laode Muhammad Akbar dan juru bicara diamanahkan kepada Zulfadhli Nurdin.
Dalam sambutan ketua umum DPW Muda Seudang Aceh Utara yang ikut dihadiri oleh para petinggi partai Aceh, Jadidan menyampaikan, organisasi Muda Seudang sebagai sayap Partai Aceh yang sudah bergerak hampir setahun ini ikut berpartisipasi aktif dalam menyukseskan berbagai kegiatan Partai.
Jadidan menambahkan, organisasi yang dipimpinnya saat ini juga sering mengadakan diskusi politik, ekonomi, pendidikan, dan budaya Aceh baik antara pemuda, Mahasiswa dan para akademisi.
Dirinya juga mengaku telah melakukan konsolidasi ke beberapa Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Aceh untuk dapat melakukan pembentukan Muda Seudang di 27 kecamatan di Aceh Utara.
“Insya Allah dalam tahun 2023 ini kami akan bergerak untuk melakukan rekrutmen dan pendidikan politik Muda Seudang hingga terbentuknya DPC Muda Seudang setempat”, paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, Jadidan menuturkan, Muda Seudang Aceh membuka pintu selebar – lebarnya kepada putra-putri terbaik Aceh Utara untuk bergabung dan terlibat dalam perubahan Aceh yang lebih baik.
Pihaknya juga berharap, DPA Partai Aceh, Pimpinan DPW Partai Aceh, beserta DPR Fraksi Partai Aceh untuk dapat memberi dukungan dan memfasilitasi kegiatan Muda Seudang.
“Demi mewujudkan Partai Aceh yang lebih modern, demokratis, transparan, karena kita tidak ingin Partai Aceh terus terdegradasi oleh perubahan nuansa politik”, ungkap Jadidan.
Hal senada juga disampaikan Zulfadhli Nurdin selaku juru bicara Muda Seudang Aceh Utara. Lebih lanjut dirinya menegaskan, stigma – stigma negatif yang ditujukan ke Partai Aceh tidak benar.
“Sekarang dan seterusnya, Partai Aceh dengan bantuan sayap Partai akan terus berjuang dan membuktikan bahwa Partai Aceh milik seluruh masyarakat Aceh”, pungkas Zulfadhli Nurdin.
Sementara itu, Abu Len berharap dengan dilantiknya kepengurusan Muda Sedang Aceh agar dapat membawakan organisasi tersebut semakin berkembang dan maju.
Mantan Komandan Operasi GAM wilayah pasee ini juga meminta kepada DPW Muda Sedang Aceh Utara agar dapat membentuk kepengurusan hingga seluruh Kecamatan yang ada di wilayah Aceh Utara.
Abu Len juga berpesan kepada para pengurus yang baru saja dilantik agar dapat mengedepankan Edukasi politik dan Transparansi dalam mengelola organisasi ini. [ëndæ]







