Home / BERITA

Kamis, 11 Mei 2023 - 14:32 WIB

IMPAS Aceh – Jakarta Minta Presiden Evaluasi Pj Gubernur Aceh

SUMEDANG – Ketua Ikatan Mahasiswa Pascasarjana (IMPAS) Aceh – Jakarta Nazarullah SE meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian agar mengevaluasi kinerja Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Ahmad Marzuki.

Hal itu disampaikan Nazarullah saat berziarah bersama sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda Aceh ke makam pahlawan nasional Cut Nyak Dhien di Sumedang, Rabu (11/5/2023).

Menurut Nazarullah, pihaknya menilai PJ Gubernur Aceh Ahmad Marzuki tidak becus mengurus Aceh. Salah satu indikasinya adalah pengembalian uang SILPA dari anggaran 2022 ke Pemerintah Pusat senilai Rp2,5 triliun. Padahal, uang tersebut sangat dibutuhkan untuk pembangunan Aceh yang masih berstatus provinsi termiskin di Sumatera dalam lima tahun terakhir.

“Bayangkan, di tengah kondisi Aceh yang termiskin di Sumatera, uang Rp2,5 triliun jatah Aceh harus dikembalikan ke Pusat karena anggarannya tak terserap. Ini kan benar-benar tidak becus kerjanya,” kata Nazarullah mengungkapkan kegelisahannya.

“Kita melihat kondisi Aceh saat ini sangat memprihatikan. Tidak ada jalan lain selain memohon kepada presiden Jokowi untuk mengevaluasi kinerja Pj Gubernur Aceh yang nyata-nyata tidak membawa perubahan apapun untuk Aceh,” kata Nazarullah.

Baca Juga  Bahas Venue PON Aceh-Sumut, Pj Gubernur Bertemu Menteri PUPR RI di Jakarta

Di sisi lain, serapan tenaga kerja di Aceh juga dinilai minim lantaran ketersediaan lapangan kerja masih rendah. Akibatnya, lulusan perguruan tinggi banyak yang menjadi pengangguran.

Karena itu, kata Nazarullah, pihaknya akan terus menyuarakan agar pemerintah Pusat mengevaluasi kinerja Pj Gubernur Aceh dan mengiimkan yang terbaik untuk membangun Aceh menjadi lebih baik di masa yang akan datang.

Tentang mengapa permintaan itu disampaikan di makam Cut Nyak Dhien, Nazarullah mengatakan hal itu dilakukan lantaran ingin mengingatkan para pemimpin Aceh bahwa Aceh dulunya dibela dengan pengorbanan nyawa pejuang yang ikhlas berkorban untuk Aceh.

“Kita ingin kembalikan marwah Aceh seperti dahulu Cut Nyak Dhien berjuang untuk Aceh di mana Aceh adalah negeri modal untuk Indonesia. Karena itu kami berziarah sekaligus menjemput rindu dan semangat perjuangan Cut Nyak Dhien sebagai bahan evaluasi dan perenungan kita bersama,” kata Nazarullah.

Itu sebabnya, acara ziarah itu diberi tema “Duek Meusapat, Peukoeng Martabat. Meuseuraya lam saboh cita, untuk Aceh yang lebih baik. (Duduk bersama perkuat martabat dalam satu cita untuk Aceh yang lebih baik).

Baca Juga  Pondok Tasfis Qur'an Alue Serdang Terima Bantuan Bibit Ikan Lele dan Bebek Air dari Kodim 0103/Aceh Utara

Tokoh Aceh yang hadir di antaranya Anggota DPD Abdullah Puteh, anggota DPR RI Rafli Kande, mantan Pangdam Aceh Mayjen (Purn) Hafil, Irjen Polisi (Purn) Malta. Mereka berbaur dengan sekitar 400 masyarakat, pemuda, dan mahasiswa Aceh di Jakarta. Sebagian besar mereka berangkat dari rumah dinas Rafli Kande di Perumahan DPR RI Kalibata, Jakarta.

Abdullah Puteh mengatakan Aceh saat ini sedang koma dan tidak punya prioritas pembangunan. Puteh mengaku kaget, di Aceh masih terdapat jembatan gantung yang rawan digunakan oleh masyarakat di tengah limpahan dana otonomi khusus.

Karena itu, Puteh berharap siapapun yang memimpin Aceh harus bergerak cepat untuk menciptakan lapangan kerja sebesar-besarnya demi mensejahterakan masyarakat.

Sementara anggota DPR RI Rafli Kande mengatakan dirinya merindukan hadirnya pemimpin yang punya kasih sayang untuk Aceh sehingga benar-benar bekerja dengan melibatkan hati nurani dan batin untuk membangun Aceh seperti diperjuangkan oleh generasi Cut Nyak Dhien dulu. [Muntazar]

Share :

Baca Juga

BERITA

Polda Metro Jaya Kerahkan 4.131 Personel untuk Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakarta

BERITA

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan Narkoba Rp235 Miliar di Bakauheni, 24 Tersangka Ditangkap

BERANDA

Drama Toronto! Gol Menit Akhir Caleb Yirenkyi Tumbangkan Panama, Ghana Raih 3 Poin Pertama Piala Dunia

ACEH

Bismillah Menjadi KM Nol Islam: Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Peradaban Peureulak di Haul Sultan ke-1224

BERANDA

Diaspora Aceh: Dari Pengungsi Konflik hingga Akademisi Dunia, Mengapa Mereka Merantau?

BERANDA

Diskualifikasi Uriarte Guncang Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Untung, Tapi FIM Steward Dinilai Telat & Tak Transparan

ACEH

Ulama Aceh Timur Desak Mahkamah Syar’iyah Terapkan Syariat Kaaffah: Mediasi, Wali, Iddah dan Nasab Jadi Kunci

BERANDA

Prediksi Portugal vs RD Kongo 18 Juni: Ronaldo Cs Diunggulkan Raih 3 Poin Perdana Grup K Piala Dunia 2026