
SUMENEP, — Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Said Abdullah membagikan 750 Amplop berisi uang tunai kepada warga di Sumenep. Bantuan yang dilakukan bersama Pengurus masjid Abdullah Syechan Baghraf Desa Legung timur, Batang-batang Sumenep itu diberikan untuk meringankan beban ekonomi warga sekitar.
Paket sembako berbentuk uang tunai tersebut merupakan Kegiatan rutin yang dilakukan oleh Said dengan melibatkan para pengurus masjid diberbagai wilayah, utamanya wilayah Sumenep.
“Semoga bantuan ini ikut meringankan warga miskin ekstrem di Madura. Menghadapi Ramadan sampai Idul Fitri, rumah tangga miskin paling beresiko menghadapi kenaikan harga kebutuhan pangan. Inflasi makanan akan menjadi bencana buat mereka. Cara cepat menolong mereka harus diberikan bahan makanan dan atau biaya pembelanjaan, kegiatan sosial ini diluar program yang dijalankan oleh pemerintah. Ini program dari PDI Perjuangan,” imbuhnya Said Abdullah melalui keterangan tertulisnya, Jumat (24/3/2023).
Terkait program untuk keluarga miskin selama satu bulan hadapi Ramadhan, hingga Lebaran April nanti, Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyetujui pengalokasian anggaran Rp 8,3 triliun untuk meringankan beban ekonomi rumah tangga miskin berupa bantuan bansos beras.
“Termasuk bantuan terhadap tambahan nutrisi untuk balita yang mengalami stunting,” Tuturnya.
Pantauan media ini, Memasuki hari ke 2 puasa ribuan jamaah sholat tarawih memadati masjid Abdullah Syechan Baghraf yang terletak di dusun Bukabu, Desa Legung Timur, Batang Batang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Kedatangan ribuan jamaah untuk melaksanakan sholat tarawih tersebut, bukan hanya dari sekitar masjid, namun ada juga yang datang dari desa lain dan kecamatan batuputih. Bahkan jamaah sholat tarawih sudah terlihat di lokasi sebelum adzan isya’ dikumandangkan, Jumat 24 Maret 2023.
Hal tersebut terjadi seperti tahun tahun yang lalu di mana masjid tersebut, selalu membagikan amplop dari salah satu anggota DPR RI Said Abdullah.
Selesai sholat tarawih, terlihat beberapa orang dari pihak panitia membagikan amplop kepada jamaah, kurang lebih sekitar 750 Orang jamaah yang hadir, dengan nominal rata 300rb per-orang.
Jamaah yang tidak biasanya berbondong-bondong melaksanakan shalat terawih dimasjid tersebut, tepat hari kedua ramadan tiba-tiba mendadak ramai hingga teras masjid penuh, “Tuturnya salahsatu jamaah, Ahmat kepada media ini.
Tampak di lokasi beberapa aparat kepolisian setempat (Polsek Batang-batang) melakukan pengamanan, menjaga agar tidak timbul kericuhan. (Toifur)







