
BULUKUMBA – Forum Mahasiswa Bulukumba (FMB) meminta Kapolres untuk menetapkan tersangka dalam kasus penangkapan truk bermuatan solar bersubsidi yang diduga disalurkan ke luar daerah Bulukumba.
Forum Komunikasi Mahasiswa (FKM) Bulukumba menilai kinerja Unit terkait di Polres Bulukumba lamban dalam menangani kasus.
“Kami kader Forum Mahasiswa Bulukumba (FMB) mendesak Bapak Kapolres Bulukumba untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus yang marak diperbincangkan beberapa pekan” ujar Agus dari FMB Bulukumba, Jumat (17/02/2023)

Diduga kasus yang ditangani oleh Unit Tipiter Bulukumba hingga saat ini belum ada titik terang yang memuaskan publik meski dikabarkan sudah sepekan dalam proses.
Agus selaku ketua FMB mempertanyakan kinerja Unit terkait di Polres Bulukumba dalam hal mengusut maraknya BBM jenis solar subsidi yang di peruntukkan di wilayah Kabupaten Bulukumba akan tetapi malah dibawa keluar daerah.
Selain itu Ketua FMB juga mempertanyakan keberadaan, mobil pick up berwarna putih Isuzu Traga yang memuat jerigen berisikan jenis BBM solar subsidi.
“Mobil tersebut sempat diamankan Polres Bulukumba, namun kini menghilang”, ujar Agus.
Lebih lanjut Agus memaparkan, seperti diberitakan sebelumnya, Polres Bulukumba berhasil mengamankan truk Hino berwarna hijau memuat solar kuat diduga disalahgunakan. Mobil tersebut diamankan di Desa Barugae Kecamatan Bulukumpa saat hendak melintas ke luar daerah, Sabtu (11/02/2023).
Truk Hino berwana hijau dengan nomor polisi DD 8526 HF tersebut diamankan di Mapolres Bulukumba, kernet dan sopirnya juga diamankan untuk dimintai keterangan.
Informasi yang dihimpun, sopir mobil truk tersebut berinisial AA (23) adalah warga Jl. Jambu, sedangkan kenek mobil berinisial RN (25), warga Desa Seppang kecamatan Ujungbulu Kabupaten bulukumba.
Sementara, pemilik solar berinisal AH (60) warga Bonto Tappalang, Kecamatan Herlang Kabupaten Bulukumba.
Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Bulukumba AKBP Ardiyansyah saat dimintai keterangan.
Sementara, Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKBP Abustam mengaku jika kasus ini sedang dalam proses.
“Semuanya sementara dalam proses,” Ujarnya singkat.
Kontributor : Agus | Photo : Ist | Editor : Endang







