Home / BERITA

Minggu, 28 November 2021 - 15:15 WIB

Yayasan MAPEL Indonesia Peringati Hari Penanaman Pohon di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang – Yayasan Masyarakat Pelestari Lingkungan Indonesia (MAPEL) Provinsi Aceh peringati Hari Menanam Pohon Indonesia yang bertepatan pada tanggal 28 November dengan penanaman 2.000 pohon mangrove sebagai upaya rehabilitasi lahan mangrove Pesisir pantai Aceh Tamiang. Minggu, (28/11/2021).

Khairul Fadli selaku koordinator pelaksana sekaligus Wakil Ketua I Mapel Aceh mengatakan bahwa “Peran masyarakat ini sangat penting dalam menjaga mangrove. Jadi keberhasilan rehabilitasi mangrove itu tidak serta merta menyoal pemulihan ekologi saja, tapi juga mampu memberikan dampak positif kepada masyarakat secara ekonomi,” ujarnya.

“Kegiatan MAPEL ini dilakukan serentak oleh MAPEL se-Indonesia disetiap Provinsi dan daerah”. Tambahnya.

Penanaman mangrove di laksanakan di dua lokasi, Desa Alur Nunang Dusun Tani Pesisir Desa dan Pulau Rukui Pesisir pantai Kecamatan Banda Mulia, Aceh Tamiang.

Baca Juga  Wakil Bupati Aceh Utara Buka 6 Kejuruan Pelatihan di BLKI Aceh Utara

Khairul menyampaikan Kegiatan tersebut melibatkan Masyarakat setempat, Aparat TNI-POLRI dan pihak Kecamatan Bendahara serta dari berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) seperti mahasiswa, pelajar, dan beberapa lembaga lainnya, juga terlibat dalam menanam mangrove terutama di titik mangrove yang rusak.

“Masih banyak lokasi yang harus dilakukan untuk penanaman mangrove, karena untuk katahanan didaerah pesisir. Hari ini, niat juang kita diperkuat dan ditingkatkan untuk menanam  mangrove yang telah kita tanam”, ujar Khairul.

Fauzan Bustami selaku sekjen MAPEL Aceh juga mengatakan bahwa rehabilitasi mangrove merupakan komitmen MAPEL untuk Indonesia agar terpenuhi Paris Agreement. Ke ikut sertaan Indonesia dalam pengendalian perubahan iklim dunia, 29 persen dengan usaha sendiri dan 41 persen akan di dukungan oleh internasional pada 2030 mendatang.

Baca Juga  Brigade Pelajar Islam Indonesia Gelar FGD Bahas Pengawalan Kasus HAM Berat di Aceh

“Kami dari yayasan masyarakat Pelestari Lingkungan Indonesia (MAPEL) Aceh akan terus komitmen dan konsisten untuk menjaga dan melestarikan lingkungan. Kami akan terus mengkawal dalam menjaga dan melindungi lingkungan dan alam”. Tutup nya.

Dalam kegiatan ini ikut dihadiri oleh Datok alurnunang, unsur MUSPIKA Bendahara, Komunitas PUMA, ERPA ATJEH WCD ATAM, Penghijaun Tamiang, IEA Aceh Tamiang, LEPPAMI HMI Cabang Langsa, Aceh Camp Gerakan MPB, Pelosok Negeri, BROTHER TEAM REVOLUXION, Forum Berbagi Ilmu Indonesia Aceh, HIMA-HES, RAT, Lembaga Aceh Mengajar, Karang Taruna, dan SPMA Kabupaten Aceh Tamiang.

Reporter | Photo : Chaidir | Editor : (Ek)

Share :

Baca Juga

BERITA

Janji kepada Tuhan yang Terbayar: Aipda Purnomo dan Misi Menolong yang Terlupakan

BERITA

Sukses Digelar, Konferensi PAC Ansor Talango Lahirkan Kepemimpinan Baru

ACEH

Patroli Malam, Satsamapta Polres Aceh Timur Antisipasi Gangguan Kamtibmas

ACEH

Residivis Incar Jamaah: Maling Masjid Baiturrahman Gasak Tas Saat Sujud

ACEH

Kematian Pemuda di Aceh Timur Dilaporkan ke Polda, Keluarga Duga Ada Penganiayaan

ACEH

Diduga Korban Penganianyaan, Pemuda Aceh Timur Tewas dengan Luka Lebam dan Bekas Ikatan

ACEH

Kedekatan Bhabinkamtibmas Polsek Darul Ihsan dengan Warga, Kunci Harmoni Polri dan Masyarakat

ACEH

Irigasi Tersumbat Banjir, Warga 6 Desa di Aceh Timur Patungan Sewa Alat Berat: “Pemerintah Jangan Tutup Mata”