Home / BERANDA / BERITA

Senin, 12 Agustus 2024 - 15:24 WIB

Wamentan Sudaryono Kunjungi PT Pupuk Iskandar Muda

MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengunjungi anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), yaitu PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Senin (12/8/2024).

Wamentan Sudaryono mengatakan, bahwa kedatangannya ke Pabrik PIM untuk mendapatkan insight terkait ketersediaan pupuk, produksi pupuk dan hal-hal yang perlu diperbaiki mengenai mekanisme penyediaan pupuk yang cukup dan tepat waktu bagi para petani.

Jumlah pupuk subsidi yang disetujui pemerintah 9,5 juta ton sudah double dibandingkan tahun 2023, jumlah tersebut diakui petani sudah lebih baik dari sebelumnya dari sisi ketersedian pupuk.

“Hanya memang ada masalah minor satu dan dua, apakah itu distribusi dimana pengecer dan distributornya tidak cukup uang untuk menebusnya dan seterusnya, saya kira itu yang perlu kita perbaiki.Termasuk juga kita ingin mendengar insight, masalah apa saja yang dihadapi pupuk indonesia dalam penyiapan pupuk bagi rakyat,” kata Sudaryono.

Menurutnya, jangan pernah berharap kita ingin swasembada pangan, cukup pangan, kalau pupuk, bibit dan airnya tidak ada. Itu komponen utama untuk kita lakukan penanaman adalah ada bibit, benih, pupuk dan air.

Baca Juga  Pohon Rambung Tumbang di Jalan Lintas Pondok Baru Menuju Kecamatan Syiah Utama

Pemerintah juga menyiasati ketersediaan air di lahan pertanian dengan sistem pompanisasi. Saat ini, sudah mencapai 53 % dari target 1,7 sudah hampir 900,000 hektare yang mendapatkan manfaat dari pompanisasi yang digalakkan pemerintah melalui Kementerian Pertanian.

Terkait pendataan selalu menjadi permasalahan pemerintah, sehingga Kementerian Pertanian sedang mengupayakan untuk pemetaan lahan. Karena sekarang subsidi pupuk kini fokus pada subsidi lahan bukan lagi subsidi pada besaran harga.

“Pemerintah hadir untuk membantu dan membela rakyat yang susah, sehingga pemerintah harus dan akan focus dalam hal membantu membela rakyat yang susah, makanya ada program makan bergizi gratis, bansos, pupuk bersubsidi dan seterusnya. Untuk menjadi suplemen atau perhatian negara yang pro terhadap rakyat yang kecil,” tambahnya.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPR RI, TA Khalid juga mengatakan, kita berencana sebagaimana keinginan negara, Indonesia harus menjadi negara yang berdaulat pangan, maka terus kita upayakan seperti pak wamentan sampaikan tadi banyak hal yang harus kita perbaiki. Salah satu selama ini banyak kendala pupuk, permasalah data ini terus kita benah. agar cita-cita Indonesia menjadi negeri berdaulat pangan terus kita optimalkan.

Baca Juga  Prajurit Bintang Liga I di Piala Panglima TNI 2023

TA Khalid juga menyampaikan, pembenahan distribusi pupuk baru mencapai sebuah titik tujuan itu, harus tersinergi semuanya, pungkasnya politisi Partai Gerindra asal Aceh.

Kunjungan Wamentan Sudaryono didamping Direktur Keuangan Pupuk Indonesia Wono Budi Tjahyono, Direktur Utama PT PIM Budi Santoso Syarif, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PT PIM Eko Setyo Nugroho, SVP Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia Wijaya Laksana, SVP Pemasaran Pupuk Indonesia Iyan, Sekretaris Perusahaan PT PIM Maimun, serta Direktur Pembiayaan PSP Teddy Dirhamsyah.

Dalam kesempatan tersebut juga hadir Kadistanbun Aceh Cut Khuzaimah, Kadis Peternakan Aceh Zulsafran, Kepala BSIP Aceh Firdaus, PJ Sekda Aceh Utara Dayan Abar serta sejumlah kepala dinas terkait dan unsur Muspika Kecamatan Dewantara. (Muntazar)

Share :

Baca Juga

ACEH

Warga Desak Transparansi PSR, Dinas Perkebunan Aceh Timur Diminta Buka Data Hibah Miliaran

BERITA

National Law Forum 2026 Bahas Tata Kelola AI dan Kedaulatan Digital Indonesia

ACEH

DPW Partai Aceh Dukung Penuh DOB Peureulak Raya: “Untuk Kesejahteraan Masyarakat”

BERANDA

Gaspol di MotorLand Aragon: Veda Ega Bidik Poin, Perebutan Podium MotoGP 2026 Makin Panas

ACEH

Duka Pante Panah: Sambaran Petir Tewaskan 1 Orang, 2 Korban Dirawat di RSUD Zubir Mahmud*

ACEH

Bupati Al-Farlaky Kebut Huntap Pascabanjir: Data Harus Akurat, Kualitas Jangan Dikompromi

ACEH

Mualem Rotasi Nasir dari Sekda ke Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Aceh

ACEH

Dibawa ke Lahan Kosong Belakang Sekolah, Siswa SMAN di Bener Meriah Dikeroyok Senior Hingga Kritis