Medialiterasi.id | JAKARTA – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia Dante Saksono Harbuwono meresmikan 5 Rumah Sakit Pemerintah untuk pelayanan kanker, pernyataan tersebut disampaikan di aula Kiara lantai 12 di Rumah Sakit Umum (RSU) Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) pada Senin (5/2/2024)
Dante Saksono juga menyampaikan lima rumah sakit berplat merah digadangkan untuk pelayanan kanker oleh wakil menteri kesehatan di empat provinsi seperti di Banten, Lampung, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.
Wamenkes mengatakan, Penyakit kanker merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah yang esensial di Indonesia. Selain angka kematian yang masih tinggi, pembiayaannya juga tinggi.
“Sehingga kita membuat program pemgampuan dimana pelayanan kanker di daerah harus sama dengan pelayanan kanker di pusat”, kata Wamenkes RI dalam peresmian pemgampuan layanan kanker di RSUCM.
Lebih lanjut Dante menjelaskan, pemgampuan tersebut dilakukan dengan cara melakukan stratifikasi terhadap rumah sakit pemerintah sembari mengatakan dimana RSCM sebagai rumah sakit tingkat paripurna, kemudian rumah sakit utama, madya, hingga fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Pukesmas.
Lebih dalam wamenkes memaparkan, di setiap pemgampuan tersebut ada rumah sakit jejaring dibawahnya. Hal tersebut diupayakan supaya memiliki kualitas pelayanan yang sama dan sisi rujukan juga akan lebih efektif. Selai itu pihaknya juga akan memperkuat jejaring pengampunan pelayanan kanker dengan penyediaan obat -obatan yang memadai, serta memastikan obat -obatan lokal memiliki kualitas yang setara dengan obat impor.
“Sehingga kualitas pengobatan kanker di Indonesia itu akan sama dengan pengobatan kanker di negara – negara lain. Pasien tidak perlu berobat ke luar negeri, cukup di Indonesia, karena kualitasnya sudah kita jamin dengan ketersediaan obat-obatan yang sama lengkapnya (dengan diluar negeri)”, ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, ketua tim Pengampuan layanan kanker RSCM Prof., Dr., dr Soehartati A Gondhowiarjo mengemukakan pihaknya telah melakukan berbagai analisis pemetaan dalam program Pengampuan yang akan dilakukan, sehingga setiap rumah sakit yang diampu akan mendapatkan Pengampuan yang sesuai dengan kebutuhan masing – masing. [Ranto]







