Home / BERITA / EDUKASI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:04 WIB

UIN SUNA Lhokseumawe Targetkan 1.500 Mahasiswa Baru 2026, Perkuat Akses Beasiswa dan Kolaborasi Industri

MEDIALITERASI.ID | LHOKSEUMAWE – Forum SAPA PERS UIN Sultanah Nahrasiah Lhokseumawe menjadi ruang pertukaran ide antara kampus dan jurnalis guna memperkuat penyebaran informasi pendidikan kepada masyarakat. Forum ini juga dimanfaatkan kampus untuk menyampaikan kebijakan akademik sekaligus menyerap masukan publik dalam mendukung pengembangan pendidikan yang inklusif.

Dalam kegiatan tersebut, pihak kampus memaparkan peluang beasiswa bagi anak nelayan dan masyarakat pesisir, khususnya wilayah Aceh Utara dan Lhokseumawe. Program tersebut merupakan hasil kerja sama kampus dengan salah satu perusahaan lokal guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat pesisir.

Selain itu, kampus juga menyampaikan sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun 2026 dengan target kuota minimal 1.500 mahasiswa. Penerimaan mahasiswa dilakukan melalui tiga jalur, yakni Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN), Ujian Masuk PTKIN (UMPTKIN), dan jalur mandiri.

Baca Juga  KPK Akan Hadir di Aceh Tengah Bangun Kerjasama dengan LSM YAC

Secara internal, distribusi penerimaan direncanakan sebesar 40 persen melalui jalur SPAN, 30 persen melalui UMPTKIN, dan sekitar 30 persen melalui jalur mandiri. Ketiga jalur tersebut memiliki standar seleksi yang sama dan mahasiswa mendapatkan fasilitas layanan pendidikan yang setara.

Secara nasional, penerimaan mahasiswa PTKIN memang dilakukan melalui tiga jalur utama, yaitu SPAN, UMPTKIN, dan jalur mandiri dengan komposisi minimal kuota yang telah ditetapkan pemerintah.

Wakil Rektor III, Dr. Darmadi, S.Sos.I., M.Si, menegaskan bahwa biaya pendidikan tetap terjangkau tanpa mengurangi kualitas layanan. Ia menyebutkan jalur SPAN sejak awal dirancang tanpa biaya pendaftaran guna membantu calon mahasiswa menghemat biaya masuk perguruan tinggi.

Baca Juga  A-PPI Sumut, Detektif Monitor, dan P.BKMAD Berkolaborasi Membangun Kesejahteraan dan Meluruskan Sejarah Melayu Deli

“Kampus berkomitmen menjaga keterjangkauan biaya pendidikan. Tidak ada kenaikan UKT tahun ini, dan pelayanan akademik tetap menjadi prioritas,” ujarnya.

Selain penguatan layanan pendidikan, kampus juga tengah mengajukan sejumlah program studi baru ke Kementerian Agama, antara lain Psikologi, Ilmu Teknologi, dan Ilmu Hukum, sebagai bagian dari pengembangan akademik dan kebutuhan pasar kerja.

Forum SAPA PERS diharapkan menjadi jembatan sinergi antara dunia pendidikan dan media massa dalam meningkatkan literasi informasi publik, sekaligus memperluas jangkauan informasi pendidikan bagi masyarakat. (EQ)

Share :

Baca Juga

ACEH

BPMP Aceh dan Disdikbud Aceh Timur Gelar Akselerasi Digitalisasi Pembelajaran PAUD dan SD

ACEH

Gayo Lues Digoyang Gempa 5,6 Magnitude, Getaran Terasa hingga ke Idi Rayeuk 

BERANDA

Kepala BGN Nanik Sudaryati Mundur karena Alami Sakit Jantung, Ditunjuk Prabowo Pimpin Dewan Pengawas

ACEH

Festival Jajanan Indatu Aceh Timur 2026 Angkat Tet Pulot, Pulot Ijo, dan Warisan Kuliner Leluhur di Idi

ACEH

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kediaman Bupati Al-Farlaky Berlangsung Meriah

ACEH

Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Medan Tewaskan 3 Orang, Diduga dari Jaringan Gas

EDUKASI

Membangun Sekolah Tanpa Kekerasan, Sukma Bangsa Ajak Guru Menjadi Agen Perdamaian

ACEH

Realisasi Belanja Pemkab Aceh Timur Capai Rp716,91 Miliar hingga Juli 2026