Home / EDUKASI

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:30 WIB

Tim PKM UNIMED Latih Guru SMP IT Al Jawahir Gunakan AI untuk Pengembangan Modul Ajar Berbasis Deep Learning

MEDIALITERASI.ID | DELI SERDANG – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Medan menggelar pelatihan bertajuk “Inovasi Pengembangan Modul Ajar Berbasis Deep Learning melalui Pelatihan MagicSchool.ai” di Aula SMP IT Al Jawahir, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.15 WIB tersebut diikuti sebanyak 17 guru dan tenaga pendidik dari berbagai mata pelajaran. Pelatihan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UNIMED dalam mendukung transformasi pendidikan digital dan peningkatan literasi teknologi di lingkungan sekolah.

Ketua tim pengabdian, Sabani, mengatakan perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan.

“Guru dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. AI bukan untuk menggantikan peran guru, tetapi menjadi alat bantu agar proses pembelajaran lebih efektif, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital,” ujar Sabani.

Ia menjelaskan, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun modul ajar berbasis deep learning dengan memanfaatkan platform AI pendidikan.

“Selama ini banyak guru masih menyusun perangkat pembelajaran secara manual yang membutuhkan waktu cukup panjang. Dengan pemanfaatan AI, guru dapat bekerja lebih efisien tanpa mengurangi kualitas materi pembelajaran,” katanya.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SMP IT Al Jawahir, Putri Sakina Najwa. Ia mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut karena dinilai sejalan dengan kebutuhan sekolah dalam menghadapi perkembangan pendidikan modern.

Baca Juga  Lidig Aceh Utara Menyelenggarakan Webinar ke 34

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena guru perlu memahami pemanfaatan teknologi AI secara positif dan edukatif. Harapannya, para guru mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa,” ujarnya.

Materi pertama disampaikan oleh Dr. Wawan Bunawan mengenai konsep pembelajaran berbasis deep learning. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa metode tersebut menekankan pemahaman mendalam terhadap materi serta mendorong siswa berpikir kritis dan analitis.

“Pembelajaran berbasis deep learning tidak hanya berorientasi pada hafalan, tetapi bagaimana siswa mampu memahami konsep, memecahkan masalah, dan mengembangkan kreativitas,” jelasnya.

Menurutnya, pendekatan tersebut penting diterapkan dalam sistem pendidikan modern untuk mempersiapkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dunia kerja.

Sementara itu, sesi kedua dipandu oleh Sri Aningsih yang memberikan pelatihan praktik penggunaan platform MagicSchool.ai dalam menyusun modul ajar, soal evaluasi, dan rancangan aktivitas pembelajaran.

“Platform ini dirancang untuk membantu guru membuat perangkat pembelajaran lebih cepat, sistematis, dan sesuai kebutuhan siswa. Namun, guru tetap menjadi pengendali utama dalam menentukan kualitas dan arah pembelajaran,” kata Sri Aningsih.

Dalam sesi praktik, para peserta secara langsung mencoba membuat modul ajar berbasis AI sesuai mata pelajaran masing-masing. Para guru tampak antusias mengikuti pelatihan dan aktif berdiskusi mengenai penerapan teknologi AI di ruang kelas.

Baca Juga  KBRI Kuala Lumpur Gandeng UIA Lakukan Kerja Sama

Salah seorang peserta, Nurhayati, mengaku pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru bagi para guru dalam memanfaatkan teknologi pendidikan.

“Selama ini kami membuat modul ajar secara manual. Setelah mengikuti pelatihan ini, kami mengetahui bahwa AI bisa membantu mempercepat penyusunan materi dan memberikan banyak ide pembelajaran yang lebih kreatif,” ujarnya.

Selain sesi materi dan praktik, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif terkait tantangan penggunaan AI dalam dunia pendidikan, termasuk pentingnya pengawasan guru agar teknologi digunakan secara bijak dan tidak disalahgunakan oleh siswa.

Tim PKM Universitas Negeri Medan menyatakan akan melakukan pendampingan lanjutan terhadap implementasi penggunaan AI di sekolah, termasuk evaluasi penerapan modul ajar berbasis deep learning pada semester mendatang.

Kegiatan yang dipandu MC Larasati Arum Utami itu ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan sertifikat kepada peserta pelatihan.

Melalui kegiatan ini, Universitas Negeri Medan berharap pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan dapat mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di Kabupaten Deli Serdang serta memperkuat kesiapan guru menghadapi era transformasi digital dan pendidikan berbasis teknologi. (Adventorial)

Share :

Baca Juga

ACEH

Tanam Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026, Polsek Peureulak Timur Dukung Ketahanan Pangan

BERITA

Santri Misbahul Ulum Didorong Kuasai Problem Solving dan Networking Global

BERITA

Prof. Zulfikar Ali Buto Tekankan Kepemimpinan dan Disiplin dalam Diklat Santri Misbahul Ulum

EDUKASI

Sekolah Mengejar Nilai, Siswa Kehilangan Nalar

EDUKASI

Museum Tsunami Aceh Gelar Pameran Kebencanaan Spesial Iduladha 1447 H

BERITA

Misbahul Ulum Lepas 176 Wisudawan, Dua Raih Predikat Hafiz 30 Juz

EDUKASI

Hari Pendidikan Nasional 2026: Ketika Pendidikan Mengejar Simbol, Bukan Substansi

EDUKASI

Hardiknas 2026: Keteladanan sebagai Sumber Wibawa Guru