Home / BERITA / POLITIK

Selasa, 23 Januari 2024 - 15:35 WIB

Terjun Di dunia Perpolitikan Nasional, Bustanul Arifin Punya Tujuan Mengejutkan

SUMENEP,  — Puluhan Guru Ngaji hadiri kegiatan silaturrahim dan do’a bersama Guru Ngaji Se desa Lenteng Barat, Selasa 23 Januari 2024.

Kegiatan tersebut dihadiri 60 Guru ngaji, bertempat di dusun Angsanah 2 tepatnya di kediaman K Hosnan Zamahsyari desa Lenteng barat kecamatan Lenteng.

Bustanul Arifin, Caleg DPR RI Fraksi PKB Dapil XI (Madura) menyampaikan bahwa Kader PKB secara Umum Mempunyai Tanggung Jawab Besar Untuk Kebijakan ke-Pesantrenan, sebagaimana proses lahirnya Partai PKB adalah Rahim Dari Nahdatul Ulama’ (NU).

Pekerjaan yang paling mulia adalah mengajarkan Alquran yang secara umum disebut masyarakat guru ngaji, dinilai sebagai seorang pahlawan. Bagaimana tidak, guru ngaji merupakan profesi yang luhur dan berjasa dalam melestarikan firman Allah SWT.

“Melalui kegiatan mengajar ngaji seseorang telah memelihara Alquran dan secara tidak langsung seorang guru ngaji telah menjadi duta untuk menyampaikan Kalam Illahi berupa Alquran yang salah satu tujuan diturunkannya adalah untuk dibaca,” ucapnya ditengah-tengah sambutannya dihadapan Guru ngaji, Selasa 23/1/2024.

Menurutnya, umat Islam sejak dini akan terdidik bagaimana cara membaca Alquran yang baik dan benar. Mulai dari tajwid, makhraj, dan makna yang tersirat maupun yang tersurat.

“Mengingat hal itu merupakan bagian yang tidak terpisahkan, khususnya dalam pembangunan mental spiritual,” lanjutnya.

Kehadirannya dalam dunia perpolitikan nasional itu dalam rangka mengatasi persoalan yang dihadapi oleh pondok pesantren dan pondok-pondok akan mendapatkan hak-haknya. Beberapa permasalahan pondok pesantren yang disebutkan antara lain mulai dari fasilitas yang terbatas, kekurangan air dan lainnya.

“Negara dan pemerintah harus hadir menghadapi persoalan pondok pesantren dan santri,” ujarnya.

Lebihlanjut cak bustan sapaan akrabnya juga mengatakan bahwa resolusi jihad adalah titik awal perjuangan panjang. Politisi Fraksi PKB ini lantas mendorong para santri untuk hadir memimpin negeri, mengabdi tanpa rasa takut dan tanpa pamrih.

Baca Juga  Kapolrestabes Medan Ultimatum Panglong dan Gudang Botot Penadah Barang Curian

Pihaknya meminta para santri menguatkan tekad, menguatkan diri untuk menjadi pemimpin keumatan. Sebagai pewaris ulama, menurutnya santri tidak boleh leha-leha, apalagi sampai lengah.

“Kita semua pewaris sah mutlak negeri ini, karena karya ulama. Santri harus sanggup menjadi pewaris. Kalau kita tidak sanggup kita termasuk orang-orang yang merugi. Siapkan diri kalian menjadi pemimpin. Pemimpin yang amanah” tegasnya.

Ditambahkan, cak Bustan akan memberikan perhatian terhadap keberadaan guru ngaji, salah satunya memberikan sosialisasi guru ngaji tersebut dan mengkawal dalam rangka kesejahteraan.

Baca Juga  Ronny Akan Perjuangkan Sampai Seluruh Rakyat Bisa Menikmati Kekayaan Alam Aceh Timur

Sementara itu, K. Hosnan Zamahsyari Tokoh Masyarakat Selaku Bagian Tim dan Tokoh Pemuda yang Menjadi Tim Kemenangan Se desa Lenteng Barat menjelaskan bahwa langkah yang dilakukan Bustanul arifin akan kami dukung penuh sehingga kesejahteraan guru kedepannya terjamin.

Mendoakan dan mendukung Bustanul arifin sebagai tokoh pemuda yang peduli masyarakat dan guru ngaji akan kami upayakan bagaimana dilantik, “Singkatnya. (Mif)

Share :

Baca Juga

ACEH

Masuk DPO Kasus Penganiayaan Anak, EDS Serahkan Diri ke Polres Aceh Tengah

ACEH

Perkembangan Penanganan Kasus Video Viral Dugaan Penganiayaan Anak di Idi Tunong, Polisi Jelaskan Alasan Belum Menahan Tersangka

ACEH

Piala Bupati Aceh Timur Cup II Sukses Digelar, Darul Ihsan Juara Lewat Drama Adu Penalti

ACEH

Bupati Al- Farlaky Pimpin Rapat Monev  Manajemen RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak

ACEH

Kabid SMP Suhaimi Jadi “HERO” Pembinaan Sepak Bola Pelajar, GSI Tingkat SMP Aceh Timur Lahirkan Juara Baru

ACEH

Miris! Tersangka Pengeroyokan Anak 14 Tahun di Aceh Timur Belum Ditahan, Kuasa Hukum: Jangan Ada Main Mata

ACEH

BPMP Aceh dan Disdikbud Aceh Timur Gelar Akselerasi Digitalisasi Pembelajaran PAUD dan SD

ACEH

Gayo Lues Digoyang Gempa 5,6 Magnitude, Getaran Terasa hingga ke Idi Rayeuk