
MEDIALITERASI.ID | ACEH BESAR – Suasana penuh semangat menyelimuti Taman Baca Masyarakat (TBM) Kahfis Aceh ketika puluhan peserta muda berkumpul mengikuti ajang Pemilihan Duta Baca 2025. Kegiatan ini menjadi bukti nyata upaya TBM Kahfis dalam menumbuhkan budaya membaca di kalangan anak-anak dan remaja.
Sebanyak 40 peserta yang berasal dari siswa SD, SMP, hingga SMA di Banda Aceh dan Aceh Besar ambil bagian dalam program ini. Mereka berusia antara 10 hingga 17 tahun, masing-masing mengirimkan video profil berbasis literasi sebagai tahap awal penilaian. Dari sana, para juri menilai kemampuan berbicara, menyampaikan gagasan, hingga wawasan literasi para peserta.
Setelah melewati seleksi, wawancara, dan sesi tanya jawab, dewan juri akhirnya menetapkan Nashwa Salsabila, siswi Sekolah Alam Kahfis Aceh, sebagai Duta Baca TBM Kahfis Aceh 2025.
“Pemilihan Duta Baca ini bukan sekadar formalitas, tetapi tindakan nyata literasi. Seorang Duta Baca harus menjadi teladan, mencintai buku, dan mengajak orang lain untuk rajin membaca,” ujar Siti Nurhidayah, S.Pd., M.Sc, pendiri sekaligus pembina TBM Kahfis Aceh yang akrab disapa Bunda Dayah.
Optimisme serupa juga disampaikan Rahmiana Rahman, Ketua Forum TBM Provinsi Aceh yang turut menjadi juri. “Harapannya program Duta Baca Kahfis terus berlangsung, sehingga semakin memantik para pemustaka untuk meningkatkan literasi dengan menambah bacaan dan menginisiasi kegiatan literasi lainnya,” katanya.
Sementara itu, Maulisa Darliani, M.Sos, Ketua TBM Kahfis Aceh, menekankan bahwa kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk bangga mencintai buku. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa membaca itu menyenangkan. Nashwa bisa menjadi sosok panutan bagi teman-temannya,” tuturnya.
Sebagai Duta Baca, Nashwa akan menjalankan peran menyebarkan semangat literasi, baik di sekolah maupun masyarakat. Ia dijadwalkan terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari membaca bersama, menulis, hingga mengajak anak-anak datang ke TBM secara rutin.
Dalam wawancara singkatnya, Nashwa mengaku bangga terpilih sebagai Duta Baca. “Saya senang sekali. Semoga saya bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman untuk rajin membaca,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, TBM Kahfis Aceh menegaskan bahwa taman baca bukan hanya sekadar tempat membaca buku, tetapi juga ruang lahirnya generasi cerdas, kritis, dan peduli pada budaya literasi. (Nashwa Salsabilla)







