Home / BERITA

Selasa, 12 Juli 2022 - 06:27 WIB

Sumur Gas Dan Minyak Timpan 1 Aceh Mengalir 27 Juta Kubik Per Hari

Premier Oil Perusahaan Inggris Discovery Migas Timpan 1 di Blok Andaman II yang terletak 150 km lepas pantai Aceh, Senin (11/7/2022). doc/SKK Migas/Primer Oil

ACEH – Sumur Gas dan minyak yang berada 150 kilo meter lepas pantai di laut Aceh dengan kedalaman air 4.245 kaki, dengan sumur bor vertikal pada kedalaman 13,818 kaki di bawah laut blok Andaman ll, berdasarkan pengujian pengeboran Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Premier Oil, anak usaha Harbour Energy Company mengalirkan 27 juta kubik per hari (MMSCFD) dan 1.884 barel kondesat per hari (BOPD)

Premier Oil Ltd berencana akan segera melakukan studi evaluasi post drill untuk menentukan langkah eksporasi lanjutan sebagai upaya mengkormersialisasikan penemuan sumur gas dan minyak tersebut.

Deputi Perencanaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan gas Bumi (SKK Migas), Bennyy Lubiantara memberikan apresiasi kepada jajaran SKK Migas dan Premier Oil atas sinergi yang dilakukan sehingga berhasil menemukan cadangan migas di Blok Andaman ll.

Baca Juga  Benjamin Netanyahu Tolak Rencana Biden Agar Otoritas Palestina Memerintah Gaza

“Penemuan ini tidak hanya kabar yang menggembirakan bagi premier Oil sebagai operator, tetapi juga bagi industri hulu migas secara keseluruhan”, kata Benny Lubiantara dalam siaran pers, Senin (11/07/2022)

Pada kesempatan yang sama, Benny juga menyampaikan SKK Migas melakukan upaya pengeboran sumur eksplorasi pada 2022 sejumlah 42 sumur, lebih tinggi dari dari tahun 2021 dengan jumlah 28 sumur.

Lebih lanjut Benny memaparkan, kedepan SKK Migas akan mendorong Premier Oil yang untuk melakukan pengeboran di struktur lain di Blok Andaman yang memiliki sejumlah struktur serupa.

“Premier Oil akan fokus pada struktur -struktur di area barat yang memiliki play yang sama dengan yang discovery sekarang ini. Optimis kedepannya akan ditemukan lagi cadangan Migas di blok ini”, kata Benny.

Baca Juga  Personel Polsek Muara Dua Amankan Ratusan Petasan Cabe dari Pedagang di Keude Cunda

Premier Oil asal Inggris merupakan salah satu perusahaan migas dunia yang memiliki participating interest sebesar 40 % sekaligus menjadi operator, BP 30 % dan Mubadala Petroleum 30 %. Menunjukan potensi hulu migas Indonesia masih menarik bagi investor asing.

Benny pun mengatakan, lokasi Andaman dekat dengan infrastruktur migas sehingga setiap penemuan di blok ini akan lebih cepat untuk dilakukan komersialisasi. Dibarengi dengan momentum harga minyak dunia yang tinggi akan membatu meningkatkan perekonomian dalam pengembangan proyek hulu migas. Seiring dengan dimulai pembahasan Work Program and Budget (WPnB) tahun 2023.

“Kesempatan ini sudah seharusnya dapat ditindaklanjuti oleh Premier Oil dengan segera melakukan Plan of Development (POD) atas hasil penemuan tersebut, Pungkas Benny.

Reporter : EK : Photo : | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

BERITA

Festival Pesisir #4: Giligenting Rayakan Budaya, Edukasi, dan Kepedulian Sosial

BERITA

JSI Gelar Raker di Batu, Energi Kolaborasi dan Dukungan Mitra Sponsorship Mewarnai Agenda

BERITA

JSI Siap Jadi Pelopor Gerakan Sosial dan Media Berintegritas di Sumenep

BERITA

Warga Aceh Tengah Tempuh 4 Hari Perjalanan ke Gunung Salak, Polres Lhokseumawe Evakuasi dan Salurkan Bantuan

ACEH

Relawan dan Tokoh Dayah Bersatu, Pulihkan Idi Rayeuk dari Banjir

BERITA

LS Membantah Isu Pemerasan dan Laporkan Penyebar Informasi yang Dinilai Menyesatkan

BERITA

Kapolri dan Menteri Kehutanan Bentuk Satgas Gabungan Telusuri Temuan Kayu yang diduga akibatkan Bencana di Aceh dan Sumatera

BERITA

Pakar Hukum Tata Negara Muhammad Rullyandi: Usulan Menempatkan Polri di Bawah Kementerian Justru Kemunduran Reformasi