Home / BERITA

Minggu, 19 Januari 2025 - 09:48 WIB

Staf Humas Kementrian Imigrasi Jakarta Pusat Merasa Terganggu di Telpon Wartawan

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Staf Humas Kementrian Imigrasi inisial N dinilai bersikap arogan terhadap seorang wartawan Majalah Suaraforum.com Hilda Dewita.

Hilda yang berprofesi sebagai wartawan itu mengaku dirinya mendapat tanggapan yang tidak mengenakkan dari staf Humas Kementrian lmigrasi dan pemasyarakatan (Imipas) kelas 1 Non TPI Jakarta Pusat, pada Sabtu (18/01/2025).

Sebelumnya, Hilda mengaku dirinya membagikan berita keimigrasian ke no whatapps N yang berprofesi sebagai ASN di Kementrian Imigrasi dan Permasyarakatan itu sekaligus menelponnya dan mendapatkan jawaban yang tidak bersahabat.

Baca Juga  H Muzakir Manaf dan Istri Kunjungi Kediaman Almarhum Abati Buloh

“Jawaban Bu Ningsih, jangan telpon – telpon saya lagi. Saya merasa terganggu dengan telpon anda”, Hilda ulang ucapan humas Imipas itu.

Hilda juga menegaskan kepada humas Imipas bahwa dirinya akan membuat berita terkait keimigrasian dan dibagikan ke Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Baca Juga  PWO ACEH UTARA MENGGELAR SANTUNAN ANAK YATIM

Hilda juga merasa diperlukan rotasi jabatan humas di Kementrian Imigrasi kelas 1 Non TPI tersebut agar pelayanan informasi publik tersampaikan kemasyarakatan dengan baik.

“Memerlukan kerja sama yang baik antara humas dan jurnalis agar informasi tersampaikan ke masyarakat dengan akurat”, ujar Hilda. (Ranto)

Share :

Baca Juga

ACEH

Baitul Mal Aceh dan FDP Salurkan Bantuan Usaha untuk Tingkatkan Kemandirian Mualaf

BERANDA

Menlu Kecam Penahanan 9 WNI Relawan Gaza oleh Israel: “Tindakan Tak Bisa Diterima”

ACEH

Idul Adha 1447 H: Bupati Aceh Timur Ajak Masyarakat Semarakkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

ACEH

Sambut Idul Adha 1447 H, Bupati Aceh Timur Pusatkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

BERANDA

Pemerintah Larang Film ‘Pesta Babi’, Yasinta Moenwen Sebut Kesaksiannya Dimanipulasi

ACEH

Muda Seudang Protes Penunjukan Ketua DPW Partai Aceh Timur, Sebut Cacat Prosedur

ACEH

Pergub JKA Dicabut, ARA Alihkan Fokus ke Tambang Beutong Ateuh dan Penanganan Korban Banjir

BERANDA

Puluhan Miliar Dana OSF Mengalir ke LSM dan Lembaga Akademis Indonesia, Apa Saja Programnya?