Home / OLAHRAGA

Jumat, 14 Januari 2022 - 02:42 WIB

Siti Syawaliah, Wasit Wanita Termuda Aceh Asal Kota Langsa

LANGSA – Siti Syawaliah (21) Wasit sepak bola Aceh termuda ini masih mengenyam pendidikan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) dan masih tercatat sebagai Mahasiswi semester 6 di Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh. (13/01/2022)

Gadis yang sering di sapa Siti merupakan anak kedua dari 4 bersaudara pasangan Bapak Muhammad dan Ibu Ratnawati. Sang ayah saat ini sudah tidak bisa lagi bekerja seperti dulu, dikarenakan mengidap penyakit Gula dan Stroke Ringan, Sedangkan Ibunda berjualan rempah dan sayur – Sayuran di Kaki Lima di Pasar Kota Langsa demi memenuhi kehidupan biaya rumah tangga.

Awalnya kedua orang tua tidak setuju dengan pilihan Siti menjadi wasit dengan alasan khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti di pukul, dilempar dan bahkan banyak lagi hal – hal yang mengerikan terjadi. Papar Siti.

“Sekarang Alhamdulillah orang tua saya setuju”, Syukur Siti.

Persetujuan dan dukungan penuh dari kedua orang tuanya diperoleh ketika pengurus Askot langsa meminta izin untuk mengajak Siti menjadi wasit dan akhirnya kedua orang tua mengizinkannya.

Baca Juga  Mahasiswa Modul Nusantara PMM dikenalkan Tradisi Maulid Aceh

Perjalan panjang karinya di bidang olang raga berawal dari mengikuti berbagai kejuaran seperti Pekan Olah Raga dan Seni (Porsoni) cabang Atletik pada tahun 2016 di Takengon, ia juga pernah mengikuti Pekan Olah Raga Aceh (Pora) cabang atletik jarak 10 KM di Janthoe pada tahun 2018 dan mendapatkan juara 3, selain itu ia juga mendapatkan juara ke 2 dalam Lomba atletik 5 Km pada tahun 2019 di langsa, kemudian ia mendapatkan juara 1 Open 5 Km di sabang pada tahun 2019.

Sedangkan mengawali karirnya sebagai wasit dimulai semenjak dirinya mendapatkan lisensi Perwasitan C-3 Sepak Bola di Langsa tahun 2019, yang kemudian bernaung di Asosiasi Kota (Askot) Langsa. Bermodal lisensi C–3, Siti mulai memimpin sejumlah pertandingan sepak bola di kabupaten/Kota Langsa saat itu.

Baca Juga  Di Giannantonio Menang Dramatis di Catalunya Usai Dua Red Flag dan Crash Massal

Kemudian Karirnya di dunia perwasitan terus meroket seiring mendapatkan lisensi C-2 dengan melanjutkan kursus perwasitan pada tahun 2021 di padang, dan sekarang gadis kelahiran Kota Langsa 30 Desember tahun 2000 silam ini sudah bernaung dibawah Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh.

Awal karinya sebagai Wasit Sepak Bola sejak 2018 dalam kompetisi PSSI Tingkat remaja bahkan pernah juga menjadi wasit di Turnamen Sepak Bola Antar Kampong (TARKAM), hingga saat ini diperkirakan sudah memimpin lebih dari 100 pertandingan, baik menjadi Asisten, Wasit Cadangan dan Wasit Tengah.

Siti mengatakan, menjadi wasit Wanita mendapatkan tanggapan yang beragam, namun konsistensi nya dalam dunia olah raga mampu merubah sudut padang masyarakat terhadap dirinya.

“Wanita di Aceh bisa maju terus dan berkembang, Jangan pernah dengar dengan kata orang, lakukanlah apa yang kamu yakinkan terhadap dirimu sendiri yang dapat memberikan kebaikan dimasa depanmu”, tutup siti.

Reporter : (Ek) | Photo : IG siti_syawaliah12 | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

ACEH

Piala Bupati Aceh Timur Cup II Sukses Digelar, Darul Ihsan Juara Lewat Drama Adu Penalti

ACEH

Kabid SMP Suhaimi Jadi “HERO” Pembinaan Sepak Bola Pelajar, GSI Tingkat SMP Aceh Timur Lahirkan Juara Baru

ACEH

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kediaman Bupati Al-Farlaky Berlangsung Meriah

BERANDA

Kalah Final, Leandro Paredes Anarkis: Tegas Dihujat Usai Serang Pemain Spanyol

BERANDA

Hasil Final Piala Dunia 2026: Spanyol Kalahkan Argentina 1-0, Messi Menangis

ACEH

DARUL IHSAN FC JUNGKALKAN JUARA BERTAHAN, AMANKAN TIKET FINAL PIALA BUPATI ACEH TIMUR CUP II 2026

BERANDA

Lawan Argentina dan Wasit FIFA”: Peringatan Lamine Yamal Jelang Final Piala Dunia 2026

ACEH

Langkah Solidaritas, Norwegia Akan Donasikan Bonus Piala Dunia 2026 ke Warga Palestina