Pembalap muda Indonesia tuai pujian karena strategi balap tenang dan manajemen ban brilian
MEDIALITERASI.ID | RAGON – Nama Veda Ega Pratama kembali mencuri perhatian dunia balap motor. Di musim debutnya di Moto3 2026, pembalap asal Indonesia itu tampil mengesankan hingga membuat 7 kali juara dunia MotoGP, Marc Marquez, penasaran dengan kemampuannya.
Momen itu terekam saat sesi latihan di Sirkuit MotorLand Aragon. Dalam video yang diunggah akun Instagram @sudarmono_mons54private, terlihat Marquez sengaja membuntuti Veda selama beberapa lap. Padahal pembalap Ducati itu memiliki beberapa kali kesempatan untuk menyalip.
Dalam video tersebut, Veda terlihat mengendarai Honda CBR600RR berwarna putih milik Honda Team Asia. Sementara Marquez menunggangi Ducati Panigale V2 dengan livery serba merah. Alih-alih mendahului, Marquez justru terus berada di belakang Veda dan memperhatikan setiap racing line di tikungan hingga trek lurus.
Tampil tenang dan cerdas kelola ban
Penampilan Veda musim ini memang layak diacungi jempol. Hingga 12 seri berjalan, pembalap 16 tahun itu duduk di posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 97 poin. Ia juga sudah mengantongi dua podium.
Gaya balap Veda yang tenang dan konsisten menjadi kunci. Ia dinilai jenius dalam mengelola ban dan mampu menjaga ritme agar tetap berada di rombongan depan hingga garis finis. Strategi itu yang diyakini membuat Marquez tertarik mengikutinya dari dekat.
Seperti diketahui, Marquez memang dikenal gemar memantau talenta muda. Juara dunia 6 kali MotoGP itu kerap memberi masukan kepada pembalap junior agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Dibuntuti langsung oleh Marquez diyakini menjadi pelajaran berharga bagi Veda. Momen itu bisa menjadi pintu bagi pembalap Indonesia untuk berdiskusi dan belajar langsung dari sang legenda.
Bersaing jadi Rookie Terbaik
Penampilan apik Veda membuat persaingan “Rookie of the Year” Moto3 2026 semakin panas. Saat ini ia sedang bersaing ketat dengan Brian Uriarte.
Kedua pembalap pendatang baru itu hanya terpaut 30 poin. Dengan 10 seri tersisa, peluang Veda untuk mengunci gelar pembalap debutan terbaik masih sangat terbuka.
Manajemen Honda Team Asia juga menilai debut Veda melebihi ekspektasi. Konsistensi dan kedewasaan di lintasan membuat harapan besar disematkan kepada pembalap binaan Astra Honda Racing Team itu.
Musim debut yang solid, ditambah sorotan dari Marc Marquez, membuat Veda Ega Pratama kini jadi salah satu nama paling diperhitungkan di paddock Moto3.
Sumber: Dream Otomotif







