Banda Aceh, 16 Mei 2025 Dalam rangka memberikan pemahaman dini tentang rukun Islam kelima, Sekolah Alam Kahfis khusus tingkat RA SAKA (Raudhatul Athfal SAKA) mengadakan kegiatan praktik Manasik Haji bagi seluruh peserta didik pada Jumat, 16 Mei 2025.
Kegiatan ini berlangsung di lingkungan sekolah yang telah disulap menyerupai suasana lokasi pelaksanaan ibadah Haji di tanah suci.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan secara langsung tahapan dan tata cara pelaksanaan praktik ibadah haji kepada anak-anak usia dini melalui metode simulasi visual dan praktik langsung menggunakan metode yang menyenangkan.
Dalam pelaksanaannya, siswa mengenakan pakaian ihram, dan melakukan rukun-rukun haji seperti thawaf, sa’i antara bukit Shafa dan Marwah, wukuf di Arafah, melempar jumrah, hingga tahallul.
Kepala RA SAKA Asmanur Rizki dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam. “Kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal praktik ibadah haji secara teori, tetapi juga merasakan semangat dan maknanya melalui praktik langsung yang sesuai dengan usia mereka,” ungkapnya.
Semua siswa terlihat sangat antusias mengikuti setiap tahapan praktik manasik Haji, bahkan beberapa siswa menunjukkan kemampuan menghafal doa-doa manasik dengan fasih.
Ustadz Fakhrul Habib sebagai muthawwif praktik menasik Haji di RA SAKA mengungkapkan perasaannya saat membimbing siswa-siswinya, “Perasaan saya sangat senang dan penuh semangat. Kegiatan ini berlangsung seru dan menyenangkan, terlebih melihat siswa-siswi yang ceria, antusias, dan lucu-lucu saat mengikuti setiap rangkaian praktik manasik.
Menurut saya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya, karena pembiasaan sejak dini akan membuat mereka lebih memahami makna ibadah melalui praktik langsung. Manasik haji bukan hanya pembelajaran fiqih, tetapi juga latihan kesabaran, disiplin, dan kekompakan. Semoga kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjadi bekal berharga untuk generasi islami masa depan.
Barakallahu fiikum”.
Ika Sari salah satu wali murid dari Hamzah, siswa RA SAKA menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak sekolah dengan harapan kegiatan ini dapat berkelanjutan dilaksanakan setiap tahunnya. “Terimakasih kepada semua Miss RA SAKA. MasyaAllah, Hamzah sangat senang sekali. Sepulang sekolah di rumah, Hamzah bercerita pada ayahnya dan tetangga, kebetulan tetangga kami pagi tadi berangkat Haji.
Hamzah bercerita “Kek, nanti kakek disana dibotak gundul namanya tahallul”. Saat ditanya kok Hamzah tahu? Karena kami tadi sudah praktik manasik Haji bersama kawan kawan disekolah” ujarnya.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan program pendidikan RA SAKA, silakan hubungi di Instagram @raudhatul_athfal_saka









