Home / BERITA

Sabtu, 2 Maret 2024 - 03:12 WIB

Seorang Pemuda Asal Jawa Timur Memberikan Beras Sebagai Mahar Pernikahan

Medialiterasi.id | PONOROGO -Seorang lelaki asal Jawa Timur Irwan Sokip (29), warga Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, heboh lantaran memberikan mahar yang tidak lazim kepada mempelai wanita Ikrima Zakiyah (26), warga Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo.

Selain memberikan mahar beras sebanyak 50 Kilogram. Irwan juga memberikan mahar lain berupa perhiasan emas seberat 1,5 gram, seperangkat alat shalat, dan uang tunai Rp 2,4 juta.

Melansir literasionline Irwan Sokip yang dikonfirmasi media setelah akad nikah, Kamis (29/2/2024), menjelaskan, mahar 50 kilogram beras itu untuk menjadikan pernikahannya berkesan. Apalagi, harga beras saat ini sedang mahal dan terus melonjak. Selain itu, beras yang dijadikan mahar itu merupakan hasil jerih payahnya bertani.

Baca Juga  Indo Defence 2024 dan Indo Marine Expo 2025: Menampilkan Kemajuan Teknologi Pertahanan Indonesia

“Prosesnya mulai dari saya tanam, rawat dan hasilnya saya berikan kepada istri sebagai mahar,” kata Irwan.

Lebih lanjut Irwan menuturkan, pemberian mahar beras sudah mendapat persetujuan keluarga mempelai wanita. Sejak semula mempelai Pria mengaku memang berniat menggunakan beras sebagai mahar.

Terlihat juga Setelah akad nikah, mahar berupa beras dalam karung ikut dipajang di pelaminan.

Baca Juga  Jumpai Wali Nanggroe, Tuan Guru Bajang Sampaikan Perkembangan Terkini BSI di Aceh

Ketika niat mahar beras itu disampaikan, pihak keluarga Ikrima Zakiyah tidak keberatan. Pernikahan Irwan dan Ikrima dengan mahar beras menjadi bahan perbincangan luas, karena momennya bertepatan dengan harga beras yang sedang melambung tinggi.

Pernikahan yang dipimpin penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) Sawoo, Meky Hasan Tachrudin mengaku, baru pertama kali menikahkan pasangan pengantin dengan mahar beras.

Menurutnya, dalam Islam sangat boleh mahar beras, karena dulu saja cincin dari besi diperkenankan jadi mahar. Apalagi beras yang sangat bermanfaat dan harganya sedang mahal. (**)

Share :

Baca Juga

BUDAYA

Kritik Budaya Literasi Semu, Teuku Muhammad Jamil Ajak Ubah Kebiasaan Berbagi Tautan Jadi Berbagi Pemahaman

BERITA

DPN Indonesia dan Pagar Nusa Siapkan 2.000 Beasiswa PKPA bagi Kader Sarjana Hukum

BERITA

Direktur PMMU Lepas Tiga Alumni untuk Lanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar Mesir

BERITA

Polri Ajak Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Online, Jaga Keamanan Digital

BERANDA

Data Terbaru BPBD: Kerusakan Gempa Bogor M 4,1 Melonjak dari 17 Jadi 253 Rumah

HUKUM

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK: Apa Syarat Pemakzulan Wapres Menurut Konstitusi?

BERITA

Kunjungan Pasien Capai 150 Orang per Hari, Puskesmas Kuta Makmur Kekurangan Tempat Tidur Rawat Inap

BERANDA

Mendagri Berhentikan Bupati Gowa Sitti Husniah, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Sebagai Plt Bupati