Home / EDUKASI

Minggu, 28 Juli 2024 - 08:56 WIB

Selamatkan Generasi Z dari Pengaruh Negatif HP/Gadget

Photo By Google Oleh Juni Ahyar Akademisi, Praktisi, Pakar Bahasa, dan Peneliti Pendidikan

Medialiterasi.id | Handphone (Hp) adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan.Telepon genggam/ handphone merupakan alat komunikasi dua arah yang memungkinkan dua orang atau lebih untuk bercakap-cakap tanpa terbatas jarak.

Gadget (English) atau gawai (Indonesia) memiliki arti sebagai perangkat elektronik dalam ukuran kecil yang memiliki fungsi khusus dan terus mengalami perubahan. Gadget ini memiliki unsur kebaruan, artinya terus berubah mengikuti perkembangan teknologi. Sebagai contoh saja, ponsel kamu.

Setidaknya ada 5 pengaruh negatif Hp bagi anak usia dini atau produktif terhadap perkembangannya karena penggunaan Hp dan akses internet bisa memberikan dampak buruk pada buah hati, terlebih lagi jika tidak adanya bimbingan dari orang tua.

Tingkat pemakaian handphone (Hp) saat ini semakin meningkat. Tidak hanya untuk orang dewasa, anak-anak usia dini juga termasuk pengguna Hp yang cukup aktif. Walaupun alasan penggunaannya berbeda dengan orang dewasa, namun tetap saja penggunaan Hp yang terlalu berlebihan bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Lalu, apa saja dampak negatif Hp bagi anak usia dini yang dapat terjadi? Simak informasinya berikut ini!

1.Gangguan Tidur

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Boston College pada tahun 2012, sebanyak 75% anak berusia 9-10 tahun mengalami kesulitan tidur karena penggunaan gadget yang berlebihan tanpa pengawasan. Tentunya, gangguan tidur ini juga bisa berdampak pada prestasi sekolah, karena otak dan tubuh yang tidak dapat beristirahat dengan baik di malam hari.

2.Sifat Agresif

Dampak negatif Hp bagi anak selanjutnya adalah munculnya sikap agresif. Pasalnya, penggunaan Hp yang berlebihan tidak hanya memberikan dampak buruk akibat radiasi, tapi juga dampak negatif yang didapatkan dari konten media yang dikonsumsi. Oleh sebab itu, para orang tua sebaiknya membatasi waktu penggunaan Hp beserta memfilter konten-konten apa saja yang layak untuk dikonsumsi anak usia dini.

3.Mengganggu Pertumbuhan Otak Anak

Pada anak usia dini, pertumbuhan otak anak bertumbuh dengan sangat cepat. Pertumbuhan otak ini terus berlangsung hingga usia 21 tahun, dan juga dipengaruhi oleh stimulasi lingkungan sekitarnya. Jika pemakaian Hp pada sang anak terlalu berlebihan, hal ini dapat memberikan dampak buruk seperti keterlambatan kognitif, tantrum, serta menurunnya kemampuan anak untuk mandiri. Untuk dapat mencegah dampak negatif Hp bagi anak kecil, sebaiknya berikan mereka keleluasaan dalam menggunakan Hp ketika mereka sudah menyentuh usia tertentu saja.

Baca Juga  Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Sekolah Berpeluang Kelola Langsung Program Makan Bergizi Gratis

4.Sifat Ketergantungan pada Gadget

Dampak negatif Hp bagi anak selanjutnya adalah munculnya rasa ketergantungan terhadap gadget itu sendiri. Ketika sang buah hati terlalu sering atau lama menggunakan gadget atau Hp, tentunya bisa muncul rasa ketergantungan dalam diri mereka. Hal ini dapat mengakibatkan efek buruk dalam perkembangan fisik dan juga motoriknya. Misalnya, anak menjadi enggan berinteraksi langsung dengan orang sekitar, gangguan motorik, hingga kurangnya asupan makanan karena mereka terpaku pada layar Hp.

5.Potensi Gangguan Mental pada Anak

Penelitian di Bristol University pada tahun 2010 mengungkapkan bahwa penggunaan gadget berlebihan pada anak yang perlu diwaspadai adalah meningkatnya risiko depresi, gangguan kecemasan, kurang perhatian, psikosis, dan perilaku bermasalah lainnya. Dampak negatif Hp bagi anak ini bisa disebabkan karena interaksi anak dengan sekitar, atau bahkan interaksi media sosial yang buruk, seperti tindak cyberbullying.

Untuk mencegah terjadinya dampak negatif Hp bagi anak, diperlukan peranan orang tua di dalamnya. Jangan ragu untuk membatasi penggunaan gadget seperti Hp dan tablet. Misalnya, berikan pembatasan penggunaan gadget maksimal 2 jam setiap hari, atau berikan kebebasan menggunakan gadget hanya pada hari libur. Selain itu, jangan lupa untuk selalu mengawasi apa saja yang dilakukan anak dengan gadget tersebut untuk memfilter konten yang dikonsumsi.

Cara mencegah anak kecanduan Hp atau Gedget

Lantaran efeknya yang sangat berbahaya, Anda perlu sebisa mungkin mencegah anak dari kecanduan Hp terutama game. Pasalnya jika ini sudah terjadi, mengobatinya akan semakin sulit. Cegahlah segera dengan melakukan tips-tips berikut.

  1. Pastikan Anda mengawasinya saat bermain

Beberapa orang tua mungkin memutuskan untuk melarang anaknya bermain Hp terutama game online sama sekali. Meski begitu, jika tetap membiarkannya, pastikan anak bermain di bawah pengawasan Anda.

Tujuannya agar Anda mengetahui apa yang dimainkannya dan ia tidak kehilangan interaksi dengan orang sekitar.

  1. Batasi waktu jika anak bermain sendiri

Anak bermain sendiri memang memberikan manfaat. Ia dapat mengenal dirinya dan bebas mengembangkan kemampuan. Namun ingat, hal ini juga berisiko memberikan peluang baginya untuk bermain Hp/gedget terutama game online sesuka hati.

Oleh karena itu, jika Anda menyediakan gadget atau komputer untuk si kecil, pastikan Anda menetapkan batas waktu maksimal. Tujuannya agar anak tidak kecanduan bermain game online.

  1. Taruh gadget di tempat yang tersembunyi dan pasangkan sandi
Baca Juga  FSEI IAI Almuslim Aceh Gelar Seminar “Urgensi Karya Ilmiah” bagi Mahasiswa

Media anak untuk memainkan game online adalah gadget. Jadi, jangan sembarangan meletakkan gawai di tempat yang mudah terjangkau. Anda dapat menyimpannya di laci lemari. Ini menyulitkan anak untuk bermain gadget diam-diam.

Jangan lupa pasangkan kata sandi yang sulit ditebak supaya anak tidak bisa mengaksesnya dengan mudah.

Selain itu, Anda juga bisa mengatur agar gawai tidak secara otomatis terhubung dengan internet. Jadi, anak mau tidak mau harus mendapatkan izin Anda lebih dahulu sebelum memainkan game online.

  1. Tunjukkan sikap tegas Anda

Pastilah sangat sulit jika menyuruh anak berhenti bermain gadget saat waktunya sudah habis. Mungkin ia akan terus mengulur waktu bahkan tantrum. Jika hal ini terjadi, jangan memanjakan dia dan membiarkannya main kembali. Cobalah bersikap tegas.

Supaya pikirannya tidak lagi terpusat pada permainan, Anda harus mengajaknya melakukan aktivitas lain. Misalnya, menyuruhnya mandi, makan, atau membantu Anda membersihkan rumah.

  1. Isi dengan kegiatan yang menyenangkan

Mengurangi waktu bermain, memang mencegah anak kecanduan game online. Namun, ini akan membuatnya mudah bosan. Nah, untuk mengatasinya, Anda perlu mencari kegiatan pengganti yang menyenangkan, seperti mengajaknya berbelanja, menyiram tanaman, membersihkan halaman, menggambar, atau kegiatan bersama lainnya yang menyenangkan.

  1. Ajak anak bermain dengan teman

Untuk mencegah anak dari kecanduan game, ajaklah ia untuk bersosialisasi dan berkegiatan di luar bersama teman. Cobalah membentuk kelompok kecil dengan teman sebaya lalu arahkan mereka untuk melakukan kegiatan bersama-sama, seperti bermain di taman, bersepeda, memainkan permainan tradisional, menggambar bersama, dan sebagainya.

  1. Berkonsultasilah ke psikolog

Mencegah agar anak tidak kecanduan game online mungkin akan merusak hubungan Anda dengannya. Anda mungkin akan dibenci oleh anak karena menerapkan aturan-aturan tertentu. Untuk itu, berkonsultasilah ke psikolog, ahli kejiwaan atau konsultan keluarga untuk mengetahui cara pencegahan yang terbaik. Tujuannya agar Anda tetap mempertahankan keharmonisan hubungan dengan si buah hati.

8. Galakkan kembali 15 Permainan Tradisional yang Seru 

Perkenalkan kembali permainan yang mengasikkan zaman dulu yang tidak kalah menariknya sehinggan meraka lalai dan tidak bermain Hp/gadget lagi seperti bermain 1. Gangsing, 2. Ular Naga, 3. Egrang, 4. Kucing-kucingan, 5. Engklek, 6. Bakiak, 7. Congklak, 8. Ketapel, 9. Benteng, 10. Rangku Alu, 11. Boi-boian, 12. Bola Bekel, 13. Petak Umpet, 14. Gundu/Kelereng, 15. Lompat Karet dan banyak lagi permainan lainnya.

Reporter : JA | Photo : Ist Editor : Juni Ahyar

Share :

Baca Juga

ACEH

3 Hektar Lahan di Julok Terbakar, Camat Imbau Warga Stop Bakar Sampah Sembarangan di Musim Kemarau

BERITA

Rakernas 2026, DPN PERMAHI Tetapkan Arah Strategis Organisasi dan Program Kerja Nasional

EDUKASI

Edukasi Sains dan Budaya, Museum Tsunami Aceh Buka Zona Panel Interaktif Masa Kini

EDUKASI

Ketika Guru Membangun Peradaban di Tengah Kebisingan Publik

EDUKASI

SNBT Bukan Takdir : Jangan Jadikan Kampus Impian Sebagai Berhala Masa Depan

EDUKASI

13 Mahasiswa KPI UIN Suna Lolos Beasiswa Bank Indonesia 2026

ACEH

Baitul Mal Aceh dan FDP Salurkan Bantuan Usaha untuk Tingkatkan Kemandirian Mualaf

BERANDA

Puluhan Miliar Dana OSF Mengalir ke LSM dan Lembaga Akademis Indonesia, Apa Saja Programnya?