Home / BERITA

Jumat, 4 Juli 2025 - 10:32 WIB

Resah: Ketika Silahturahmi Jadi Jalan Sunyi Pengkhianatan Dugaan Hadiah

MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – Aroma kompromi mulai tercium. Di balik aksi demonstrasi penolakan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) yang sempat menggetarkan ruang publik, kini muncul dugaan baru: seorang mantan Presiden Mahasiswa (Presma) UIN Ar-Raniry dan kelompoknya diduga menerima “hadiah khusus” dari Panglima Kodam Iskandar Muda.

Dugaan ini mencuat tak lama setelah aksi protes yang awalnya penuh semangat dan narasi perlawanan berbalik menjadi forum silahturahmi yang akrab. Beberapa tokoh mahasiswa yang sebelumnya lantang menolak kehadiran militer justru kini terlihat nyaman berada di barisan Pangdam, dalam suasana yang jauh dari kritis.

Baca Juga  Satgas Inti Prabowo Kecam Perusahaan Perusak Hutan, Desak Negara Bertindak Tegas

Beredar kabar, hadiah atau bingkisan tertentu diterima oleh oknum mantan Presma beserta koloninya sebagai bentuk “penghargaan” atas kontribusinya meredam eskalasi massa. Meski belum ada klarifikasi resmi, masyarakat sipil mulai mempertanyakan etika dan integritas gerakan mahasiswa hari ini.

“Mereka dulu orasi menolak militer, hari ini berfoto mesra dan membawa pulang oleh-oleh,” ujar salah satu mahasiswa aktif yang hadir dalam aksi awal, namun memilih mundur setelah melihat arah gerakan membelok.

Dugaan ini juga menimbulkan kecemasan di kalangan aktivis dan akademisi: apakah gerakan mahasiswa hari ini masih independen, atau telah menjadi satelit dari kekuasaan?

Baca Juga  Dosen KPI Kandidat Doktor di Belanda Jadi Pemateri "Student Life in Netherlands"

Sejumlah aktivis menyerukan agar UIN Ar-Raniry, sebagai institusi akademik, melakukan klarifikasi moral terhadap para alumninya yang terlibat. Bukan soal legal atau tidaknya hadiah itu, melainkan soal akhlak dan konsistensi perjuangan.

Karena kalau benar suara mahasiswa bisa diredam hanya dengan bingkisan dan foto bersama, maka publik patut khawatir: siapa lagi yang akan dijadikan tameng demokrasi, padahal sejatinya sedang bermain di sisi penguasa?

Penulis : Muhammad Akal sehat

Share :

Baca Juga

ACEH

Masuk DPO Kasus Penganiayaan Anak, EDS Serahkan Diri ke Polres Aceh Tengah

ACEH

Perkembangan Penanganan Kasus Video Viral Dugaan Penganiayaan Anak di Idi Tunong, Polisi Jelaskan Alasan Belum Menahan Tersangka

ACEH

Piala Bupati Aceh Timur Cup II Sukses Digelar, Darul Ihsan Juara Lewat Drama Adu Penalti

ACEH

Bupati Al- Farlaky Pimpin Rapat Monev  Manajemen RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak

ACEH

Kabid SMP Suhaimi Jadi “HERO” Pembinaan Sepak Bola Pelajar, GSI Tingkat SMP Aceh Timur Lahirkan Juara Baru

ACEH

Miris! Tersangka Pengeroyokan Anak 14 Tahun di Aceh Timur Belum Ditahan, Kuasa Hukum: Jangan Ada Main Mata

ACEH

BPMP Aceh dan Disdikbud Aceh Timur Gelar Akselerasi Digitalisasi Pembelajaran PAUD dan SD

ACEH

Gayo Lues Digoyang Gempa 5,6 Magnitude, Getaran Terasa hingga ke Idi Rayeuk