![]()
JAKARTA – Sebuah video viral seorang qariah yang sedang melantunkan ayat suci Al-Qur’an disawer dengan di taburi uang bahkan seseorang lelaki yang berbaju putih juga menyelipkan uang tersebut ke kerudung sang qariah. Dalam keterangan, video tersebut merupakan dokumentasi crew YouTube Yanto Photo dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H yang bertempat di Masjid Jamik Al Ikhlas KP. Eurih, Desa Cibingbin, Kab Cibaliung, Pandegelang Banten, Minggu 16 Oktober 2022 silam.
Video memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW itu, justru ramai dibicarakan saat ini dan dikomentari dengan beragam oleh nettizen.
Melansir NU Online, Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pusat Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffazh Nahdlatul Ulama (PP JQHNU) KH Saifullah Ma’shum menyampaikan bahwa pembaca dan pendengar Al-Qur’an harus menerapkan adab.
“Nyawer ke qariah yang tengah membaca Al-Qur’an itu sangat tidak elok, menyalahi adab,” tegas Kiai Saifullah, Kamis (05/01/2023).
Kiai Saifullah menegaskan agar panitia acara dapat mengingatkan pendengar agar tidak melakukan hal serupa.
“Mohon dicegah! Jaga marwah Al-Qur’an dan Qarinya,” katanya.
Menurutnya, syiar Islam dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an ataupun shalawat sangatlah baik. Namun, kegiatan yang positif ini, jangan sampai dicampuri dengan budaya negatif dari luar.
“Jangan sampai tradisi baik ini terkontaminasi budaya yang tidak baik,” katanya.
Kiai Saifullah menegaskan bahwa dalam lantunan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat itu bukan nilai entertain atau hiburannya yang ditonjolkan, melainkan perenungan atas kandungan ayat tersebutlah yang harus diperkuat.
“Sekalipun tidak memahami ayatnya, paling tidak lantunan ayat-ayat suci tersebut dapat memperkuat dzikir dan taqarrub kepada Allah”, ujarnya.
Reporter : EK | Photo : Net | Editor : Endang







