Home / BERITA

Jumat, 3 Oktober 2025 - 16:33 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir di Gayo Lues Desember 2025, Bawa Misi Agrowisata dan Budaya

MEDIALITERASI.ID | ACEH TENGAH –  Kabupaten Gayo Lues akan mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya sejak Indonesia merdeka, Presiden Republik Indonesia dijadwalkan mengunjungi langsung daerah yang dikenal sebagai Negeri Seribu Bukit. Presiden Prabowo Subianto rencananya hadir pada awal Desember 2025 mendatang.

Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si, menyampaikan kabar bersejarah ini usai mengikuti Zoom Meeting bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gayo Lues, Selasa (30/9). Pertemuan tersebut membahas persiapan peninjauan Kepala BNN RI yang akan mendampingi kunjungan Presiden.

Menurut Bupati, tim BNN RI akan lebih dulu hadir pada 7–8 Oktober 2025 untuk memaparkan agenda kunjungan, dan kembali meninjau persiapan pada pertengahan November.

Baca Juga  Penipuan Berkedok Aktivasi Identitas Kependudukan Digital Mulai Marak

“Kita patut bersyukur, sebab ini akan menjadi catatan sejarah baru bagi masyarakat Gayo Lues. Untuk pertama kalinya seorang Presiden Republik Indonesia akan menginjakkan kaki di daerah kita tercinta,” ujar Suhaidi.

Agenda Kunjungan Presiden di Gayo Lues:

1. Pameran pembangunan GDAD dan pencanangan Gayo Lues menuju Kota Agrowisata Kopi.

2. Launching MBG, KMP/Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih.

3. Penanaman perdana kopi Gayo kolaborasi GERETEK & GDAD mendukung program strategis Kementerian Pertanian RI.

4. Pelepasan ekspor kopi Gayo Lues bersama Koperasi Gayo Lues Bersinar dan PT Ujang Jaya Internasional.

5. Pagelaran Tari Saman 15.015 penari untuk memecahkan Rekor MURI (warisan budaya tak benda UNESCO).

Baca Juga  Tanpa Pendamping, Anies Diperiksa 11 Jam Oleh KPK

6. Launching titik pendakian Taman Nasional Gunung Leuser.

7. Pacuan kuda tradisional bersama empat kabupaten wilayah tengah Aceh (Gayo Lues, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Tenggara).

8. Launching pabrik kopi dan Grand House (penjemuran kopi) Koperasi Gayo Lues Bersinar bersama Pemkab.

Bupati berharap, momentum bersejarah ini bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat, tetapi juga membuka peluang besar bagi pembangunan infrastruktur, pengembangan agrowisata kopi, serta pelestarian budaya Tari Saman di kancah dunia.

“Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi sejarah baru yang akan dikenang sepanjang masa. Mari kita sambut dengan penuh kebersamaan dan semangat membangun daerah,” pungkas Suhaidi. (EQ)

Share :

Baca Juga

ACEH

Bupati Al-Farlaky Hadiri Forum Pemda, Bahas Program Prioritas Nasional 

BERANDA

Hukum Adil dan Beradab Diuji: 3 Pekan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Belawan Belum Ada SP2HP

BERANDA

Tujuh Kantor Pemerintahan di Puncak Papua Tengah Dibakar: Ketika Dana Desa Menjadi Pemicu, dan Kepercayaan Menjadi Korban

ACEH

Sidang Perdana Kasus Kekerasan Anak Viral di Idi Tunong, 2 Terdakwa Didakwa Langgar UU Perlindungan Anak

BERANDA

Buruh dan Mahasiswa Bantah Ada Demo Besar Agustus 2026, KSPI dan BEM SI Tegaskan Tak Turun ke Jalan

ACEH

Oknum Polisi di Banda Aceh Divonis 20 Bulan Penjara Kasus Ikhtilat

BERITA

Polisi Diminta Usut Tuntas dan Transparan Kematian Sutrimo

ACEH

Baitul Mal Aceh Timur Buka Bantuan Zakat untuk Guru Dayah dan Santri, Pendaftaran 11-18 Agustus