Home / BERITA

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:04 WIB

Polri dan Kementerian PPPA Tinjau Anak Korban Tanpa Identitas di RS Polri, Pastikan Pemulihan Medis dan Psikologis

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA –  Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melakukan kunjungan langsung terhadap seorang anak korban tanpa identitas yang tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I R. Said Sukanto (RS Polri Kramat Jati), Jakarta Timur.

Kunjungan ini dihadiri Menteri PPPA, Direktur Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Perlindungan Perempuan dan Orang (PPO) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah, Kepala RS Polri Kramat Jati, Kasubdit II PPA PPO Bareskrim Polri, serta perwakilan dari Kemen PPPA dan tim medis yang menangani pasien.

Korban merupakan seorang anak yang ditemukan dalam kondisi kritis tanpa identitas maupun asal usul yang diketahui. Ia telah menjalani tiga kali operasi dan kini menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan keterangan tim medis, berat badan korban meningkat, dan telah dipindahkan dari ruang perawatan intensif (PICU) ke ruang perawatan Promoter.

Baca Juga  Kemendagri : Utamakan Transparansi Dan Akuntabilitas Untuk Acara Sail Tidore 2022

Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi anak, memberikan dukungan moril, serta membahas langkah-langkah lanjutan terkait perlindungan hukum dan pemulihan psikologis.

Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah menegaskan bahwa Polri dan Kementerian PPPA berkomitmen memastikan penanganan yang menyeluruh dan berkelanjutan bagi korban.

“Kami tidak hanya hadir untuk memberikan perlindungan hukum, tapi juga memastikan anak ini mendapatkan pemulihan psikologis yang memadai. Ini adalah bentuk kehadiran negara untuk anak-anak dalam situasi darurat dan sangat rentan,” ujarnya.

Baca Juga  Polda Metro Jaya Sita Lebih dari 7 Juta Butir Obat Keras Ilegal, 16 Orang Diamankan

Ia menambahkan bahwa pendampingan terhadap korban dilakukan secara kolaboratif oleh Polri dan Kemen PPPA, mencakup aspek medis hingga psikososial.

“Kita harus memulihkan bukan hanya fisiknya, tapi juga jiwanya. Anak-anak seperti ini sangat membutuhkan lingkungan yang aman, penuh perhatian, dan kasih sayang. Negara tidak boleh abai,” tambahnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjamin perlindungan menyeluruh terhadap hak-hak anak, khususnya bagi mereka yang berada dalam kondisi rentan, tanpa pengasuhan, atau menjadi korban kekerasan. (H. Ranto)

Share :

Baca Juga

ACEH

GEUKOM AGRIFARM Jajaki Kolaborasi dengan AMANAH untuk Kembangkan Greenhouse Berbasis Smart Farming dan IoT

ACEH

Miris! Jalan Peureulak-Lokop Putus 60 Meter di STA 73, Warga Serbajadi Dikutip Rp 5/10 Ribu di Jalan Darurat, Surati Gubernur Aceh

ACEH

Cegah Banjir, Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Instruksikan Gotong Royong Massal Bersihkan Parit

ACEH

Demi Hak Rakyat, Bupati Aceh Timur Telepon Gus Ipul: Jadup Adalah Hak Rakyat yang Harus Dipercepat

HUKUM

Polisi Bongkar Laboratorium Rahasia Sabu 1,2 Ton di Pidie, Terkait Jaringan Internasional Tiongkok-Myanmar

BUDAYA

Paradoks Orang Pintar: Banyak yang Merasa Tahu, Tapi Tak Peka Merasakan

BERITA

Pulihkan Kondusivitas Sekolah, Henny Mahera Siregar Ditunjuk sebagai Plh. Kepala SMAN 1 Simpang Ulim

KRIMINAL

Kapolri: Vape Pintu Masuk Narkotika Cair, Cairannya Tak Bisa Dibedakan BNN & Polri!