Home / BERITA

Minggu, 7 Desember 2025 - 14:20 WIB

Polisi Ungkap Peredaran Obat Tanpa Izin, Pelaku dan Ratusan Obat Keras Disita

MEDIALITERASI.ID | TANGGERANG – Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota kembali mengungkap kasus peredaran obat keras tanpa izin edar di wilayah Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Seorang pemuda berinisial Zul (25) ditangkap saat hendak melakukan transaksi di depan sebuah toko kosmetik di Kampung Babakan Asem, Jumat (5/12/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.

Pelaku diamankan bersama ratusan butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer yang telah dikemas siap edar di dalam tas selempang hitam.

Kasat Resnarkoba Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Rihold S., S.Kom., S.I.K., M.H., mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

Baca Juga  Umi Handayani Boru Siregar Minta Keadilan kepada Presiden Jokowi

“Kami menerima informasi adanya peredaran obat keras tanpa izin yang meresahkan warga. Dari hasil observasi, petugas melihat seorang pria dengan ciri-ciri yang sesuai dan langsung melakukan penindakan,” jelasnya.

Dari hasil penggeledahan, polisi menyita 290 butir Tramadol, 120 butir Hexymer, uang hasil penjualan, serta satu unit telepon genggam yang digunakan pelaku untuk transaksi.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa obat-obatan keras seperti Tramadol dan Hexymer sangat berbahaya jika digunakan tanpa pengawasan medis.

“Obat keras tanpa izin ini sangat berbahaya. Bisa menimbulkan ketergantungan dan sering disalahgunakan oleh remaja. Kami tidak akan memberi ruang bagi para pengedar di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota,” tegasnya.

Baca Juga  Terima kasih Pj. Bupati Aceh Timur, Amrullah M. Ridha 

Zul kini menjalani pemeriksaan lanjutan di Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota. Polisi juga tengah mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan pemasok lain yang terkait dengan pelaku.

“Kami akan dalami kemungkinan adanya pemasok atau jaringan lain. Penindakan tidak hanya berhenti di satu pelaku,” tambah Kapolres.

Seluruh barang bukti telah diamankan. Kasus ditangani sesuai Pasal 435 Subs Pasal 436 ayat (2) UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. (H.R)

Share :

Baca Juga

BERITA

Banjir Rendam Perumahan Duta Bandara Permai, Polres Metro Tangerang Kota Dirikan Posko Pengungsian

BERITA

Kapolda Aceh Hadiri Doa Bersama Pematangan Lahan Huntap di Aceh Tamiang

BERITA

Brimob Polda Metro Jaya Dirikan Dapur Lapangan untuk Warga Terdampak Banjir di Jakarta Utara

BERITA

Prof Agussabti Usung Transformasi USK Jadi Kampus Sosio-Technopreneur Berdaya Saing Global

BERITA

MWA Tetapkan Tiga Calon Rektor USK Periode 2026–2031

BERITA

Ketua Satuan Satgas RR Tito Karnavian Beri Waktu Tiga Hari Pemda Data Rumah Warga Terdampak Bencana

BERITA

Aksi Curanmor Disertai Penembakan di Jakarta Berhasil Diungkap Polisi

BERITA

Kapolres Lhokseumawe Beri Penghargaan kepada Aipda Maulizar, Pertaruhkan Nyawa Selamatkan Warga Terjebak Banjir