Home / ACEH / BERANDA / BERITA / HUKUM

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:29 WIB

PMII Aceh Timur: Jangan Jadikan Rakyat Korban Kekacauan Data JKA, Cabut Dulu Pergub Nomor 2/2026

MEDIALITERASI.ID | ACEH TIMUR – PMII Aceh Timur mendesak Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengevaluasi dan mencabut sementara Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). Alasannya, implementasi kebijakan itu dinilai prematur karena data desil masyarakat masih kacau dan tidak sesuai kondisi riil.

Ketua PMII Aceh Timur, M. Farhan Abdillah, mengatakan penerapan Pergub JKA justru menimbulkan keresahan baru bagi warga miskin. Banyak warga yang seharusnya mendapat jaminan kesehatan gratis justru tercatat sebagai peserta mandiri akibat kesalahan klasifikasi data.

Baca Juga  Pelatih Iran Protes Keras Akomodasi Piala Dunia: "Kami Tim Paling Diperlakukan Buruk"

“Implementasi Pergub JKA hari ini tidak relevan. Data desil masyarakat masih kacau dan jauh dari kondisi riil di lapangan,” kata Farhan, Senin (11/5/2026).

Akibat kekacauan data itu, warga miskin yang seharusnya dilindungi negara terpaksa menanggung biaya pengobatan secara pribadi di tengah tekanan ekonomi. Farhan menyebut kondisi ini mencederai tujuan awal JKA sebagai program jaminan kesehatan bagi rakyat kecil.

PMII Aceh Timur menilai pemerintah perlu membenahi data terlebih dahulu sebelum menjalankan pergub. Menurutnya, memaksa implementasi di tengah data yang belum valid sama saja menjadikan rakyat sebagai korban kebijakan.

Baca Juga  63 Pesilat Misbahul Ulum Taklukkan Long March 12 Kilometer

“Jangan jadikan rakyat korban kekacauan data. Cabut dulu, benahi datanya, baru jalankan kembali,” tegas Farhan.

Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang JKA telah menuai penolakan dari sejumlah elemen masyarakat Aceh dalam beberapa pekan terakhir. PMII Aceh Timur menjadi salah satu organisasi yang paling vokal mendesak penundaan kebijakan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Aceh belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait tuntutan evaluasi dan pencabutan sementara pergub tersebut.

 

(AYD)

Share :

Baca Juga

ACEH

GEUKOM AGRIFARM Jajaki Kolaborasi dengan AMANAH untuk Kembangkan Greenhouse Berbasis Smart Farming dan IoT

ACEH

Miris! Jalan Peureulak-Lokop Putus 60 Meter di STA 73, Warga Serbajadi Dikutip Rp 5/10 Ribu di Jalan Darurat, Surati Gubernur Aceh

ACEH

Cegah Banjir, Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Instruksikan Gotong Royong Massal Bersihkan Parit

ACEH

Demi Hak Rakyat, Bupati Aceh Timur Telepon Gus Ipul: Jadup Adalah Hak Rakyat yang Harus Dipercepat

HUKUM

Polisi Bongkar Laboratorium Rahasia Sabu 1,2 Ton di Pidie, Terkait Jaringan Internasional Tiongkok-Myanmar

BUDAYA

Paradoks Orang Pintar: Banyak yang Merasa Tahu, Tapi Tak Peka Merasakan

BERITA

Pulihkan Kondusivitas Sekolah, Henny Mahera Siregar Ditunjuk sebagai Plh. Kepala SMAN 1 Simpang Ulim

KRIMINAL

Kapolri: Vape Pintu Masuk Narkotika Cair, Cairannya Tak Bisa Dibedakan BNN & Polri!