Home / BERITA

Rabu, 25 Oktober 2023 - 17:03 WIB

Pj Bupati Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi di BLKI Aceh Utara

Medialiterasi.id | ACEH UTARA – Pejabat Bupati Aceh Utara Mahyuzar, M.Si buka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Aceh Utara pada Selasa (24/10/2024)

Dalam pembukaan pelatihan yang dilakukan oleh Pj Bupati Aceh Utara Mahyuzar juga ikut dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait seperti Qifti Reza Kesuma, ST dari Dinas Tenaga kerja dan Mobilitas Penduduk Provinsi Aceh, Rahmad Faisal, ST Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Banda Aceh, Nyak Tiari, SE, MM Kepala Dinas Penanaman Modal Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Aceh Utara, Muhammad Sulaiman Nasution Kepala BPJS Tenaga Kerja Lhokseumawe, para Kepala OPD Aceh Utara dan Nurul Akmal, SE, Kepala UPTD BLKI Aceh Utara.

Dalam sambutannya Pj Bupati Aceh Utara Mahyuzar menyampaikan apresiasi kepada para pihak terkait atas terlaksananya Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK).

Dalam tahun 2023 ini UPTD BLKI Aceh Utara telah selesai melaksanakan 15 Paket kegiatan pelatihan berbasis kompetensi yang di danai dari APBN Kementrian Tenaga Kerja RI melalui DIPA BPVP Banda Aceh Ditjen Binalavotas Kemnaker RI.

“Yang dibuka pada hari ini adalah paket tambahan sebanyak dua paket pelatihan”, papar PJ Bupati Aceh Utara.

Dalam momentum yang sama Mahyuzar mengatakan, penyelenggaraan pelatihan PBK seperti ini sangat penting dan strategis untuk menyiapkan tenaga kerja yang kompeten, produktif dan berdaya saing. Khususnya untuk dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ekonomi dan kontribusi terhadap pengembangan ekonomi dan kebutuhan pasar kerja lokal dan berbasis potensi unggulan daerah.

Baca Juga  SMA Negeri 1 Kuta Makmur Gelar Donor Darah dan Vaksinasi

“Saya melihat pelatihan ini sangat prospektif bagi pengembangan ekonomi dan dunia usaha di wilayah Kabupaten Aceh Utara. Para peserta pelatihan nantinya dapat membuka lapangan kerja sendiri setelah memiliki skill dari hasil pelatihan ini” ungkap Pj Bupati Aceh Utara.

Lebih lanjut Mahyuzar mengharapkan hendaknya BLKI kedepan dapat menjadi pusat pelatihan ketrampilan dan pengembangan wirausaha. Untuk itu, perlu terus dilakukan revitalisasi BLKI yang mampu melakukan penyesuaian diri secara cepat terhadap kebutuhan pasar tenaga kerja yang dinamis.

Sementara Kepala Dinas Penanaman Modal Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Aceh Utara Nyaktiari, SE, MM, dalam laporannya menyampaikan bahwa kedua pelatihan tersebut di ikuti oleh 16 peserta untuk setiap kejuruan, baik laki – laki dan perempuan akan dilatih menjadi Kompeten sesuai dengan bidang kejuruan pelatihan masing – masing.

Nyak Tiari juga mengatakan, kegiatan yang di danai dari APBN ini bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia yang handal, terampil dan produktif sehingga dapat mengurangi angka pengangguran dan menekan angka kemiskinan.

Baca Juga  10 Instruktur Aceh Kompeten Sertifikasi Metodologi

“Dari pelatihan ini kita berharap dapat tercipta tenaga kerja yang terampil, ahli di bidangnya masing – masing dan kompeten. peserta nantinya diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja mandiri atau bekerja di perusahaan – perusahaan atau di kantor pemerintahan dengan skill yang mereka peroleh” harap Nyak Tiari, Kepala Dinas Penanaman Modal Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Aceh Utara.

Dalam kesempatan yang berbeda, Nurul Akmal, SE, menambahkan, pelatihan angkatan ke empat ini terdiri dari 15 paket pelatihan. 3 paket pelatihan menjahit, 2 paket pelatihan Digital Marketing, 1 paket Pembuatan Desain Grafis, 2 paket Pembuatan Roti dan kue, 1 paket pelatihan Pengolahan lkan, 1 paket pelatihan Tata Rias Pengantin Gaun Panjang, 1 paket pelatihan Listrik Bangunan sederhana, 2 paket surveyor, 1 paket pelatihan bangunan, dan 1 paket Pelatihan sepeda motor.

Kepala UPTD BLKI Aceh Utara mengaku, gedung yang digunakan untuk BLKI Aceh Utara saat ini sedikit memiliki kendala khususnya perihal MCK dan kurangnya Daya Listrik.

“MCK lantai 2 dan 3 tidak dapat di gunakan, jika dipaksa gunakan maka airnya akan merembes keruangan kerja di lantai dasar, begitupun dengan listrik yang sering membal di App KwH meter akibat tidak tercukupi Daya nya sehingga pelatihan sering terganggu”, ujar Nurul Akmal. [endæ]

Share :

Baca Juga

BERANDA

Nasabah Protes Keras: Restrukturisasi Polis Jiwasraya oleh IFG Dinilai “Merampas Masa Depan”, Dana Beasiswa Pendidikan Lenyap

BERANDA

Kasus Gratifikasi Batu Bara Kukar Melebar, KPK Usut Aliran Rp3,5 Miliar dan Dugaan Keterlibatan Ahmad Ali

BERANDA

KPK Sita Rp3,5 Miliar dari Rumah Ahmad Ali, Diduga Gratifikasi Batu Bara Mantan Bupati Kukar

BERANDA

Mulai Oktober 2026, Pemerintah Buka Rekening Massal di BRI untuk 200 Juta Warga, Dapat Dana Awal Rp50.000

BERITA

Pegawai Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak di Muliama, Pelaku Masih OTK, West Papua Army Bantah Terlibat

BERANDA

Jenazah Wili Mbuik, CPNS Dinas Pertanian Jayawijaya Korban Penembakan, Diberangkatkan ke Kupang

ACEH

DPRK Aceh Timur Setujui Pertanggungjawaban APBK 2025, Bupati Al-Farlaky Banjir Apresiasi

ACEH

MBG di Persimpangan: Efisiensi Jangan Kalahkan Keamanan Pangan