Home / BERITA

Senin, 5 September 2022 - 22:34 WIB

Peubalek Peng, Sorak Penonton di Stadion H Murthala

Sejumlah Atribut Stadion H. Murthala di bakar penonton akibat gagalnya pertandingan Persiraja Banda Aceh VS PSMS Medan dikarenakan listrik di Stadion Padam.

BANDA ACEH – Penonton Pecinta sikulit bundar pada laga Persiraja VS PSMS Medan berang akibat gagalnya pertandingan dikarenakan lampu penerangan di lapangan H. Murthala padam jelang lima menit pertandingan.

Gagalnya pertandingan bola kaki itu membuat penonton kecewa sehingga merusak fasilitas dan tribun stadion H Murthala Banda Aceh, Senin (05/09/2022)

Selain membakar papan reklame, penonton juga membakar kedua jaring gawang dan mencabut papan di seluruh tribun stadion dan merusak sejumlah fasilitas lainnya seperti karpet dan tempat duduk pemain cadangan juga di amuk oleh masa.

Aksi pelemparan botol air mineral kelapangan pun tidak bisa dibendung. Selain aksi pembakaran spanduk dan papan reklame yang berada di pinggiran lapangan. Penonton juga mendesak agar biaya tiketnya dikembalikan.

Baca Juga  Museum Tsunami Gelar Sosialisasi Kebencanaan dengan Manfaatkan TI

“Peubalek Peng” (Red. Kembalikan Uang) sorak penonton.

Meski sejumlah atribut stadion porak poranda, pihak penyelenggara mengumumkan, pertandingan antara Persiraja Banda Aceh VS PSMS Medan ditunda hingga besok, Selasa (06/09/2022) selain itu panitia juga mengumumkan untuk pertandingan besok para penonton yang sudah membeli tiket tidak akan dimintai lagi atau di gratiskan.

“Ini bukan keinginan, kita mohon suporter semua harap tenang. Kami umumkan pertandingan kita rencanakan ditunda untuk besok”, bunyi pengumuman itu.

Pihak penyelenggara juga memastikan bagi yang sudah membeli tiket tidak perlu membayar kembali, sekaligus meminta kepada suporter jangan membuat kerusuhan. Pihak penyelenggara selain memohon maaf juga bertanggung jawab atas kejadian ini.

Baca Juga  Hari Kesiapsiagaan Bencana 2024, Pemprov Sumut Serahkan Bantuan Alat Kebencanaan Senilai Rp1,8 Miliar kepada Kabupaten/Kota

Menyikapi mengenai perihal lampu penerangan di stadion H. Murthala padam, melansir beritamerdeka, Manager Komunikasi PT PLN Wilayah Aceh, Ridwan Saputra, mengatakan penerangan di stadion H Dimurthala, menggunakan pembangkit tenaga listrik milik sendiri.

“Penerangan ini bukan dari arus listrik PLN, tapi menggunakan pembangkit listrik atau genset sendiri,” ujar Ridwan Saputra yang dilansir dari The Aceh Post, Senin malam (05/09/2022).

Lebih lanjut, Ridwan menuturkan, berdasarkan pemantauan tim PLN, kondisi sistem kelistrikan di sekitar Stadion Lampineung aman.

Sejauh ini belum diperoleh konfirmasi dari pihak manajemen Persiraja terkait penyebab padamnya lampu stadion.

Reporter : Ek | Photo : Berita Merdeka | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

ACEH

Bismillah Menjadi KM Nol Islam: Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Peradaban Peureulak di Haul Sultan ke-1224

BERANDA

Diaspora Aceh: Dari Pengungsi Konflik hingga Akademisi Dunia, Mengapa Mereka Merantau?

BERANDA

Diskualifikasi Uriarte Guncang Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Untung, Tapi FIM Steward Dinilai Telat & Tak Transparan

ACEH

Ulama Aceh Timur Desak Mahkamah Syar’iyah Terapkan Syariat Kaaffah: Mediasi, Wali, Iddah dan Nasab Jadi Kunci

BERANDA

Prediksi Portugal vs RD Kongo 18 Juni: Ronaldo Cs Diunggulkan Raih 3 Poin Perdana Grup K Piala Dunia 2026

ACEH

Bunda PAUD Julok Hadiri Pelepasan Peserta Didik KB Zaky Rahmi Labuhan

ACEH

61 Kombatan KPA Linge Teken Mosi, Desak Mualem Evaluasi Panglima Bener Meriah
MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – MALITA Foundation menyelenggarakan diskusi ilmiah daring Academic Talk Part 2 bertajuk “Menakar Kesiapan Koperasi Merah Putih di Serambi Mekkah” pada Minggu (14/6/2026) malam.

BERITA

Diskusikan Koperasi Merah Putih di Aceh, MALITA Foundation Soroti Kekosongan Pergub LKS