Home / BERITA

Minggu, 30 November 2025 - 11:27 WIB

Pelabuhan Krueng Geukueh Jadi Titik Sentral Distribusi Logistik Pasca Banjir Aceh

MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA –  Pelabuhan Krueng Geukueh ditetapkan sebagai pusat distribusi bantuan logistik untuk sejumlah wilayah di Aceh setelah banjir besar melanda provinsi tersebut dalam beberapa hari terakhir. Berbagai instansi melakukan konsolidasi untuk memastikan kelancaran distribusi, pemetaan kebutuhan darurat, serta percepatan pemulihan situasi.

Rapat koordinasi berlangsung dengan melibatkan unsur strategis, antara lain Kepala KSOP Lhokseumawe Azwar, Branch Manager Pelindo SPMT Branch Lhokseumawe Aulia Rahman, Captain SAR Nasional Maruli, perwakilan Kapolres Lhokseumawe melalui DanPos KP3 Pelabuhan Bripka Qafrawi, Danramil Dewantara Jamidin, Kabag Kominfo Kota Lhokseumawe Taruna, serta DanPos Lanal Pelabuhan Lettu (L) Bama Ribut.

Para pihak juga bersiap menyambut kunjungan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang dijadwalkan bersandar di Pelabuhan Krueng Geukueh untuk meninjau langsung kondisi lapangan dan memastikan penanganan darurat berjalan optimal.

Dalam briefing gabungan tersebut, seluruh unsur menekankan pentingnya menjaga pelabuhan tetap berfungsi sebagai jalur logistik yang aman dan tidak terputus. Bantuan berupa beras, obat-obatan, peralatan evakuasi, serta kebutuhan darurat lainnya dipusatkan di terminal pelabuhan sebelum dikirim ke wilayah-wilayah terdampak.

Baca Juga  Selamatkan Ribuan Nyawa, Polda Jabar Ungkap Jaringan Narkoba Asal Aceh

Kepala KSOP Lhokseumawe, Azwar, menegaskan komitmen pihaknya menjaga keselamatan pelayaran dan kelancaran arus bantuan.
“Ketika akses darat tertutup, laut harus menjadi harapan. KSOP memastikan setiap kapal masuk dengan aman, distribusi berjalan tanpa hambatan, dan bantuan mencapai warga paling terdampak. Pelabuhan tidak boleh berhenti ketika rakyat membutuhkan,” ujarnya.

Branch Manager Pelindo SPMT Branch Lhokseumawe, Aulia Rahman, menyatakan seluruh tim bekerja penuh waktu sejak banjir meluas.
“Di masa krisis, pelabuhan bukan hanya infrastruktur, melainkan pusat kendali kemanusiaan. Kami memastikan dermaga, peralatan bongkar muat, dan rantai logistik tetap optimal agar bantuan tiba tepat waktu,” katanya.

Dari unsur SAR, Captain Maruli menegaskan bahwa pihaknya fokus pada misi penyelamatan jiwa.
“Kami bergerak dari laut hingga daratan untuk menembus wilayah yang terisolasi. Setiap menit berarti, dan kami memastikan negara hadir dalam setiap operasi,” ujarnya.

Baca Juga  Tim KONI Pusat Tinjau Rencana Venue PON 2024

DanPos Lanal Pelabuhan, Lettu (L) Bama Ribut, menambahkan bahwa keamanan laut menjadi fondasi kelancaran distribusi.
“Kami mengawal rute dan memastikan perairan sekitar pelabuhan aman bagi kapal pembawa bantuan. Dalam kondisi darurat, laut adalah jalur penyelamat,” tegasnya.

Sementara itu, DanPos KP3 Pelabuhan, Bripka Qafrawi, menyampaikan bahwa Polri memastikan stabilitas serta ketertiban selama mobilisasi logistik.
“Kami mengamankan jalur distribusi dan arus transporter agar masyarakat merasakan kehadiran negara dalam masa krisis,” ungkapnya.

Dengan konsolidasi lintas-instansi—KSOP, Pelindo, TNI-Polri, SAR, dan pemerintah daerah—Pelabuhan Krueng Geukueh kini menjadi simpul utama yang menggerakkan kembali distribusi logistik Aceh pasca banjir besar. Koordinasi cepat dan solid dinilai menjadi kunci percepatan pemulihan.

Sambil menunggu kedatangan Mendagri Tito Karnavian, aktivitas pelabuhan tetap berjalan penuh sebagai pusat komando logistik dan respons darurat. Di tengah situasi krisis, Krueng Geukueh kembali membuktikan perannya sebagai pintu strategis bantuan kemanusiaan serta simbol kekuatan kolaborasi untuk memulihkan Aceh. (EQ)

Share :

Baca Juga

HUKUM

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK: Apa Syarat Pemakzulan Wapres Menurut Konstitusi?

BERITA

Kunjungan Pasien Capai 150 Orang per Hari, Puskesmas Kuta Makmur Kekurangan Tempat Tidur Rawat Inap

BERANDA

Mendagri Berhentikan Bupati Gowa Sitti Husniah, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Sebagai Plt Bupati

ACEH

RSUD Zubir Mahmud Pastikan Belum Ada Pasien Sesak Napas Akibat Kabut Asap di Aceh Timur

BERITA

Mukhlis Puna Bekali 27 Santri Misbahul Ulum dengan Keterampilan Jurnalistik

ACEH

Perayaan Maulid di Gampong Sagoe Muara Tiga Ricuh, Bendera Aceh Diturunkan Aparat di Area Masjid

ACEH

Waspada! Langit Idi Rayeuk Mulai Berkabut, Asap Tebal dari Palembang dan Jambi Sampai ke Aceh Timur

ACEH

Banjir Luas Landa 9 Kecamatan di Aceh Tamiang, Tanggul Jebol dan Ribuan Warga Mengungsi