Home / BERITA

Selasa, 8 Juli 2025 - 19:00 WIB

Pascabanjir Jati Padang, Pemeriksaan Gratis Jadi Harapan Warga di Tengah Minimnya Respons Pemerintah

MEDIALITERASI.ID | JAKSEL  – Banjir yang merendam RW 05 dan RW 06, Kelurahan Jati Padang, Jakarta Selatan, masih menyisakan keprihatinan. Di tengah kondisi lingkungan yang belum pulih dan minimnya bantuan dari pemerintah, kehadiran tim medis dari Puskesmas Pembantu Jati Padang membawa secercah harapan bagi warga terdampak.

Pada Selasa (8/7/2025), tim medis menggelar pemeriksaan kesehatan gratis di dua titik: Masjid Al Mujahidin, Jalan Haji Saayiab, dan Yayasan Al Jafri di Jalan Aup Raya. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Tim Medis, Widia Carolina, A.Md, dan menyasar warga yang mulai mengeluhkan gangguan kesehatan setelah banjir merendam rumah mereka hingga setinggi 40 cm.

“Kami hadir sebagai bentuk tanggung jawab dan empati terhadap warga yang terdampak. Harapan kami, kegiatan ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” ujar Widia Carolina yang akrab disapa Ibu Wiwit.

Baca Juga  Apa Alasan Cut Putri Aula Sari, Gadis Aceh Besar Pindah Keyakinan

Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, serta kesehatan mata. Sekitar 250 warga RW 06 dan 150 kepala keluarga RW 05 memanfaatkan kegiatan tersebut. Namun di balik antusiasme warga mengikuti pemeriksaan, tersimpan kekecewaan terhadap lambannya penanganan dari pihak pemerintah.

Ketua RW 06, Abdul Kohar, menyebutkan bahwa hingga kini belum ada solusi konkret atas tanggul jebol yang menyebabkan banjir di wilayahnya.

“Pemeriksaan gratis ini kami sambut baik, tapi kenyataannya, tanggul yang jebol belum juga diperbaiki. Tidak ada bantuan logistik, tidak ada kejelasan dari Pemda,” ujarnya.

Ia juga menyesalkan bahwa kunjungan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, beberapa hari sebelumnya hanya sebatas seremonial.

“Warga butuh tindakan, bukan kunjungan basa-basi,” tambahnya

Tim medis dari Puskesmas Jati Padang menyatakan bahwa kegiatan pemeriksaan gratis akan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 8, 9, dan 11 Juli 2025. Titik kumpul pelayanan kesehatan akan dilanjutkan di kantor Puskesmas Pembantu Pasar Minggu.

Baca Juga  Dosen Kampus IAI Almuslim Aceh Isi Seminar di Perak Malaysia

Salah satu kader RW 06 yang turut mendampingi kegiatan mengatakan bahwa layanan ini sangat dibutuhkan warga, terutama lansia dan anak-anak yang rentan sakit akibat lingkungan pascabanjir.

“Banyak warga mulai sakit, stres, dan trauma. Kehadiran tim medis seperti ini sangat membantu, walau masih banyak kebutuhan lain yang belum dipenuhi,” ujarnya.

Warga RW 05 dan RW 06 berharap agar perhatian pemerintah tidak berhenti pada kunjungan-kunjungan pejabat. Mereka menuntut perbaikan infrastruktur, pembangunan tanggul yang lebih kuat, serta sistem penanggulangan banjir yang jelas.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Kecamatan Pasar Minggu dan Pemprov DKI Jakarta belum memberikan pernyataan resmi terkait keluhan warga dan tindak lanjut perbaikan pascabanjir di Jati Padang. (M Ranto)

Share :

Baca Juga

BUDAYA

Kritik Budaya Literasi Semu, Teuku Muhammad Jamil Ajak Ubah Kebiasaan Berbagi Tautan Jadi Berbagi Pemahaman

BERITA

DPN Indonesia dan Pagar Nusa Siapkan 2.000 Beasiswa PKPA bagi Kader Sarjana Hukum

BERITA

Direktur PMMU Lepas Tiga Alumni untuk Lanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar Mesir

BERITA

Polri Ajak Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Online, Jaga Keamanan Digital

BERANDA

Data Terbaru BPBD: Kerusakan Gempa Bogor M 4,1 Melonjak dari 17 Jadi 253 Rumah

HUKUM

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK: Apa Syarat Pemakzulan Wapres Menurut Konstitusi?

BERITA

Kunjungan Pasien Capai 150 Orang per Hari, Puskesmas Kuta Makmur Kekurangan Tempat Tidur Rawat Inap

BERANDA

Mendagri Berhentikan Bupati Gowa Sitti Husniah, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Sebagai Plt Bupati