Home / BERITA

Selasa, 30 April 2024 - 15:44 WIB

Mahyuzar Damping Pj Gubernur Aceh Tinjau Progres Pembangunan Bendungan Keureutoe

MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA – Penjabat Bupati Aceh Utara Dr Mahyuzar, MSi, ikut mendampingi kunjungan Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah, SE, MSi, meninjau progres kelanjutan pembangunan bendungan dan waduk Keureutoe di Gampong Blang Pante Kecamatan Paya Bakong Kabupaten Aceh Utara, Selasa, 30 April 2024.
Dalam rombongan Pj Gubernur juga turut serta Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Niko Fachrizal, MTr (Han), Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Ahmad Kartiko, SIK, MH, Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Drs Joko Purwanto, SH, Ketua DPRA Zulfadli, AMd, serta sejumlah pejabat penting Aceh lainnya.

Kehadiran Pj Bupati Mahyuzar bersama rombongan Pj Gubernur Aceh di lokasi pembangunan bendungan Keureutoe disambut langsung oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera I Heru Setiawan, ST, M.Eng, dan pejabat dari perusahaan kontraktor pelaksana Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Pj Gubernur dan rombongan melihat langsung kegiatan pembangunan di area waduk dan bendungan. Saat ini progres pembangunan waduk sudah memasuki tahap-tahap akhir, begitu juga pembangunan bendungannya. Waduk dan bendungan proyek PSN ini direncanakan akan dilakukan ujicoba atau pengisian air pada Juni 2024. Jika tidak ada kendala, direncanakan akan diresmikan pemakaiannya oleh Presiden RI pada Agustus mendatang.

Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera I Heru Setiawan, ST, M.Eng, dalam pemaparannya di hadapan Pj Bupati Mahyuzar dan Pj Gubernur Bustami Hamzah menjelaskan bahwa progres pekerjaan fisik pembangunan waduk dan bendungan hingga 27 April 2024 sudah mencapai 90,04 persen. Sedangkan realisasi keuangan mencapai 89,18 persen.

Baca Juga  Menteri PPPA Ungkapkan Upaya Atasi Tiga Permasalahan Perempuan di UMKM

“Target penyelesaiannya pada Juni 2024. Sedangkan sisa pekerjaan yang sedang dikerjakan saat ini meliputi tubuh bendungan tersisa 9,16 persen lagi, pekerjaan terowongan waterway tersisa 75,67 persen lagi, jalan akses tersisa 37,60 persen lagi, serta fasilitas umum dan lanscape tersisa 43,45 persen lagi,” jelas Heru.

Ketua DPRA Zulfadli pada kesempatan itu mempertanyakan tentang desain kontruksi bendungan dan waduk serta faktor resiko jika terjadi gagal kontruksi. Heru menjelaskan bahwa kontruksi waduk dan bendungan Keureutoe telah melalui sebuah perencanaan yang sangat matang, juga melibatkan para konsultan dan ahli bendungan.
Bahkan untuk uji coba nanti juga terlebih dahulu harus mendapatkan sertifikat layak dari ahli bendungan. Pihaknya juga telah menyiapkan sebuah SOP penanganan bencana jika misalnya terjadi gagal kontruksi atau bencana lainnya yang menyangkut dengan bendungan dan waduk Keureutoe.

“Tapi kita semua berharap semua itu tidak terjadi, insyaAllah pembangunan bendungan dan waduk ini telah melalui desain teknis kontruksi yang sangat detail dengan memperhitungkan berbagai faktor dan resiko,” ungkap Heru, didampingi oleh Pejabat Teknis lainnya pada Balai BWS I Sumatera.

Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah pada kesempatan itu mengharapkan agar progres pembangunan bendungan dan waduk Keureutoe dapat selesai tepat waktu sesuai dengan yang diharapkan. Apalagi proyek PSN itu mendapat perhatian khusus dari Presiden dan pejabat pusat di Sekretariat Negara karena termasuk salah satu proyek PSN.

Baca Juga  Pengamat Politik Kritik Video Klarifikasi Yusuf Siregar yang Terkesan Salahkan Pj. Bupati Deli Serdang

“Mudah-mudahan beberapa pekerjaan yang tersisa dapat diselesaikan sesuai jadwal yang direncanakan, tidak ada kendala di lapangan,” harap Bustami.

Pj Bupati Aceh Utara Mahyuzar secara terpisah menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Pj Gubernur, Panglima Kodam IM, Kapolda Aceh, Kajati Aceh, Ketua DPRA, serta seluruh rombongan yang telah berkunjung ke Aceh Utara, khususnya untuk meninjau pembangunan waduk dan bendungan Keureutoe.

“Kunjungan ini tentu saja sangat memotivasi kami untuk terus memantau progres pembangunan proyek PSN ini, hingga nantinya bisa diresmikan langsung oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo yang direncanakan pada bulan Agustus mendatang,” ungkap Mahyuzar.

Bendungan/waduk Keureutoe dimulai pembangunannya pada tahun 2015, jika selesai nantinya akan memiliki luas areal tampungan 896,96 hektar dan mampu menampung air dengan kapasitas 215 juta meter kubik. Waduk/bendungan itu akan dimanfaatkan sebagai sumber air irigasi untuk intensifikasi irigasi Alue Ubay seluas 2.743 hektar dan ekstensifikasi irigasi Pase Kanan seluas 6.677 hektar. Selain itu, juga untuk penyediaan air baku 0,5 meter kubik per detik, pembangkit listrik PLTA 6,34 MW, serta untuk pengendalian banjir 30,5 juta meter kubik (mereduksi banjir kawasan Lhoksukon sekitar 30 persen). [Muntazar]

Share :

Baca Juga

BERANDA

Hukum Adil dan Beradab Diuji: 3 Pekan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Belawan Belum Ada SP2HP

BERANDA

Tujuh Kantor Pemerintahan di Puncak Papua Tengah Dibakar: Ketika Dana Desa Menjadi Pemicu, dan Kepercayaan Menjadi Korban

ACEH

Sidang Perdana Kasus Kekerasan Anak Viral di Idi Tunong, 2 Terdakwa Didakwa Langgar UU Perlindungan Anak

BERANDA

Buruh dan Mahasiswa Bantah Ada Demo Besar Agustus 2026, KSPI dan BEM SI Tegaskan Tak Turun ke Jalan

ACEH

Oknum Polisi di Banda Aceh Divonis 20 Bulan Penjara Kasus Ikhtilat

BERITA

Polisi Diminta Usut Tuntas dan Transparan Kematian Sutrimo

ACEH

Baitul Mal Aceh Timur Buka Bantuan Zakat untuk Guru Dayah dan Santri, Pendaftaran 11-18 Agustus

BERANDA

Puslabfor Polri Nyatakan Ijazah Jokowi dari UGM Asli Usai Uji Forensik Tinta dan Kertas