
Dalam sambutannya, kepala Dinas Koperasi dan UMKM Aceh menyampaikan UMKM yang sukses sejatinya menjadi contoh bagi UMKM lainnya untuk terus bertransportasi dengan inovasi yang adaptif terhadap berbagai tantangan zaman.
“Selain itu juga dituntut terus berupaya mewujudkan wajah baru UMKM, dari citra model lama dan konvensional menjadi modern dan profesional”, harapnya.
Agenda acara Peluncuran Buku dan Diskusi Seputar UMKM di Aceh ini diawali dengan sambutan Aswar, S.Hut,. M.A.P., sebagai penyelenggara dan Ketua Tim Penyusun penulisan kisah sukses beberapa pelaku usaha.
“Buku yang diluncurkan itu merupakan bagian dari usaha membesarkan UMKM yang di dalamnya memaparkan kisah sukses 22 pelaku usaha, diharapkan buku ini menjadi pemantik semangat pelaku UMKM lainnya”, pungkasnya.
Silahkan Download disini Buku Lika Liku Membangun Usaha versi PDF
Acara menjelang sholat Jumat ini juga di hadiri oleh Iskandarsyah Madjid tokoh akademisi penggerak UMKM di Aceh, Helvizar Ibrahim mantan Kepala Diskopukm Aceh juga hadir dari Bank Syariah Indonesia Aceh dan para UMKM unggulan seperti Ginting Bima Yahcek , Bobby Lesmana PT. BoBee Inkubator Bisnis yang juga Ketua Asosiasi Perlebahan Indonesia – Aceh, dan masih banyak lagi.
Pelaku UMKM Sukses dan inspiratif itu yang cerita nya ditulis dalam buku ini adalah; Piyoh Design, Dibangun dengan Visi Mempromosikan Wisata Daerah, Donat Latela, Jajanan Sehat Berbasis Bahan Baku Pangan Lokal, Hi Batik, Menyapa Dunia Dengan batik, Bawadi Coffee, Sukses Tembus Pasar Internasional, Bitata Food, Mendulang Tuah Dari Resep Warisan Indatu, Nozy juice, Sari Buah Kemasan Dari Aceh Masuk Pasar Sumut, Exo Production, Berjaya Di Jalur Event Organizer, ViVi Spa, Bisnis Jasa yang Dirintis Dari Garasi Rumah, Bima Yahcek, Prospet Gurih Telur Asin BIMA, Teuku Wasly, Pekerjakan 35 Pengrajin Kopiah di Syamtaliar Aron, Jafaruddin, Berbisnis Terasi Sambil Memberdayakan Nelayan, Indra Sakti, Menjadi Pengusaha Donat di Singkil, Jafar Insya, Tamatan MIN Reube Yang Sukses Di Malaysia, Aditya Jaya, Simbol Kesuksesan Kuliner dan Peternakan di Aceh Besar, Usaha Bandeng Tanpa Tulang “muloh Teupeh” Khas Pidie, Mariati, Gurihnya Bisnis Basreng Dirintis Dengan Modal Rp. 83 Ribu, Adant, Usaha AMDK Abdya, Penyumbang Pajak Terbesar, Misseggtart, UMKM yang Mendulang Suskses di jalur Pastry, Manggeng Food, Kacang Gongseng yang Menjangkau Pasar Lintas Kabupaten, Bili Droe, Produk Kerajinan Bemban yang Populer Setelah Rebrending, Minyeuk Pret Parfum Made In Aceh di pasar Dunia, Yuyun Bordir IKM Motif Aceh dengan Brand “Pucok”
Acara seru ini juga diramaikan dengan kehadiran tamu undangan yang berasal dari Perbankan, SKPA dan Akademisi. Setiap peserta yang hadir mendapatkan #Souvenir berupa #Buku dan #Mugcantik, di akhir acara peserta di perkenankan untuk minta bukunya di tanda tangani oleh Kepala Dinas dan Ketua Tim Penyusun.
Reporter : BB | Photo : Bobby Lesmana | Editor : Endang







