Home / BERITA

Sabtu, 14 Januari 2023 - 16:10 WIB

LBH Awalindo Jakarta Utara Beri Masukan Positif ke Pemda Pandeglang

JAKARTA – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Awalindo melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi di DKI Jakarta dalam upaya menindak lanjuti sejumlah keluhan masyarakat di desa Mantiung, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang Banten, Rabu (14/01/2023)

Kepergian tim LBH Awalindo selaku salah satu pemerhati wilayah DKI Jakarta pada Rabu siang 11 Januari 2023 tepatnya pada pukul 11 WIB dari Jakarta menuju Kecamatan Cikeusik Pandeglang Banten dengan menghabiskan waktu sekitar 13 jam perjalanan darat itu meninjau sejumlah isu yang dikeluhkan masyarakat setempat, diantaranya tidak meratanya pemerataan pembangunan infrastruktur jalan raya, lampu penerangan jalan yang belum tersedia, kendala jaringan telekomunikasi di desa Mentiun dan sekitarnya, serta pemukiman kumuh yang masih belum dibenahi oleh Pemerintah setempat.

Baca Juga  Bharada E Divonis 1,5 Tahun Penjara: Kariernya Selamat dan Dapat Kembali ke Kesatuan Brimob

“Sejumlah lokasi seperti desa Mantiung, Cipu Naga-Tanjungan belum menikmati infrastruktur jalan raya dan jaringan komunikasi”, tutur Sandi, SH, MH selaku Ketua LBH Awalindo Jakarta Utara.

Lebih lanjut Sandi menuturkan, selain terkendalanya jaringan telekomunikasi, bahkan di sejumlah lokasi dengan kondisi jalan yang berlubang.

Dalam kunjungan tersebut, berdasarkan penuturan Imron asisten kepala desa Mantiung mengatakan, Kepala desa a/n Sarmin sedang tidak berada di rumah.

“Pak kepala desa sudah pergi keluar daerah sudah empat hari”, Sandi ulang ucapan Imron kepadanya.

Kepergian tim LBH Awalindo awalnya karena rasa penasarannya dengan keindahan pantai pesisir yang berada di desa Tanjungan, Kampung Mantiung, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang.

Baca Juga  Penyegaran Setengah Hati di PT PEMA, Forbina: Harusnya Direktur Utama yang Diganti!

“Saya melihat langsung dan mengakui keindahan pantai pesisir laut di kampung Mantiung”, ungkap Sandi.

Sandi menyayangkan desa Mantiung tidak dijadikan tempat wisata oleh Pemda setempat, menurutnya dengan dijadikan tempat wisata perekonomian daerah setempat akan tumbuh.

“Kalau tempat ini di jadikan tempat pariwisata akan menambah penghasilan warga setempat”, papar Sandi.

Sandi berharap, pemerintah setempat baiknya mengaktifkan pariwisata agar ekonomi warga semakin tumbuh.

“Mungkin contohnya bisa menyewakan pelampung untuk para wisatawan, atau jasa angkutan perahu untuk para wisatawan”, tutup Ketua LBH Awalindo.

Reporter : MR | Photo : Ranto | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

HUKUM

Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB Melebar, KPK Surati Panglima TNI Soal Dugaan Keterlibatan Prajurit Aktif

ACEH

Rp435,32 Miliar untuk Penyintas Banjir Sumatera Cair, Aceh Utara Dapat Rp328 Miliar: Benarkah Sampai ke Warga?
Wisuda 227 Lulusan, UIA Berikan Apresiasi Prodi Unggul Hadiah Umrah

BERITA

Penguatan Mutu Menuju 2030, UIA Gelar Wisuda Angkatan XXXVIII di Kampus Paya Lipah

ACEH

LITERASI BENCANA: Hampir Setahun Berlalu, 222 Ribu Jiwa di Aceh Timur Masih Menanti Jadup dan Isi Hunian di Tahap 10

BUDAYA

Kritik Budaya Literasi Semu, Teuku Muhammad Jamil Ajak Ubah Kebiasaan Berbagi Tautan Jadi Berbagi Pemahaman

BERITA

DPN Indonesia dan Pagar Nusa Siapkan 2.000 Beasiswa PKPA bagi Kader Sarjana Hukum

BERITA

Direktur PMMU Lepas Tiga Alumni untuk Lanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar Mesir

BERITA

Polri Ajak Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Online, Jaga Keamanan Digital