Home / BERITA

Rabu, 5 Februari 2025 - 14:50 WIB

Komisi ll DPRK Aceh Utara Bahas Isu Aktual dan Tampung Keluhan Panglima Laot

Komisi ll DPRK Aceh Utara melakukan audiensi denga Para Panglima Laot di Aceh Utara. (Foto: Nyak Din)

MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA – Komisi II DPRK Aceh Utara audiensi dengan panglima laot kabupaten dan panglima laot lhok atau kecamatan-kecamatan di pesisir Aceh Utara, Selasa, (04/02/2025)

Rapat audiensi yang dibuka oleh ketua komisi II Muhammad Romi, didampingi wakil ketua Ruslan, dan anggota, Saifunnizar, Marzuki M, dan Tgk. Abdullh M. Amin di ruang komisi, serta dihadiri oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Utara, kepala PSDKP Langsa, Panglima Laot Aceh Utara, Seluruh Panglima Lhok, dan para Camat di delapan daerah pesisir.

Audiensi tersebut bertujuan untuk penyelarasan berbagai isu aktual tentang Pelaksanaan Tugas dan Kewenangan Lembaga Panglima Laot, terutama isu illegal fishing yang marak terjadi selama ini.

Selain itu, keluhan-keluhan dari panglima laot menyangkut pelaksanaan hukum atau qanun di wilayah laut juga dibahas dalam rapat audiensi tersebut.

Baca Juga  Polres Aceh barat Serahkan Tiga Tersangka Pelaku Judi Online ke Kejari

Panglima laot Aceh Utara, Tgk. Hamdani dalam kesempatan itu menyoroti persoalan pukat trawl yang sudah berkembang sejak lama, namun belum ada penyelesaiannya.

Selain itu, Isu perdagangan manusia lewat pelabuhan, perusakan rumpon dan terumbu karang, abrasi kuala yang belum ada penanganannya, musibah bagi pelaut perlu perhatian dari Pemerintah, serta kelangkaan BBM bagi pelaut tidak luput dari perhatian Tgk. Hamdani.

Selain Tgk Hamdani, para panglima laot lhok di delapan kecamatan juga dengan bergantian menyampaikan keluhan dan masukan dalam audiensi dengan pihak komisi II DPRK Aceh Utara pagi tadi.

Masukan atau permasalahan yang disampaikan panglima laot di delapan kecamatan daerah pesisir aceh utara tidak jauh berbeda dari pemaparan Tgk Hamdani.

Sebagai tambahan dari panglima-panglima lhok juga mengharapkan bahwa aktifitas pengeboran lepas pantai seperti Harborl Dan Mubadala dapat melibatkan panglima laot.

Menyangkut honor atau insentif, operasional panglima laot, fasilitas di TPI Muara Batu yg tidak memadai serta tapal batas Aceh Utara dan Aceh Timur di Kuala Jambo Aye juga mencuat dalam rapat audiensi tersebut.

Baca Juga  Hentikan Fitnah! Sengketa Tanah Pematang Kelang Sudah Berkekuatan Hukum Tetap

Menanggapi persoalan insentif yang sangat minim diterima panglima laot selama ini, Kepala Pengawasan Kelautan mengatakan bisa saja disesuaikan dengan UMP, namun, keberadaan Panglima laot harus dibawah naungan lembaga Wali Nanggroe.

“Setidaknya dalam pertemuan tersebut beberapa poin disimpulkan untuk menjawab persoalan para panglima laot,” ujar Geuchik Romi

Ia menjelaskan menyangkut Pukat Trawl perlu koordinasi antara Panglima laot Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe dan Aceh Timur serta perlu dilakukan mekanisme pelaksanaan di lapangan harus menerapkan aturan kembali di setiap wilayah pesisir.

Kemudian persoalan kesejahteraan Panglima laot perlu diperhatikan dengan mengalokasikan anggaran untuk pengadaan kendaraan dinas bagi panglima laot.

“Selanjutnya Komisi II akan menindaklanjuti keluhan-keluhan yang berkembang dengan menjadwalkan kembali Rapat lanjutan dengan melibatkan APH dan pihak-pihak lain yang berkompeten untuk sama-sama menjawab persoalan panglima laot”, pungkas Muhammad Romi. [**]

Share :

Baca Juga

ACEH

3 Hektar Lahan di Julok Terbakar, Camat Imbau Warga Stop Bakar Sampah Sembarangan di Musim Kemarau

ACEH

Turun 2 Persen, Angka Kemiskinan Aceh Timur Kini 11,24 Persen  

BERITA

PT EMJ Agro Nusantara Buka Lowongan Sales dan Marketing Eksekutif untuk Wilayah Aceh

BUDAYA

Media Sosial di Persimpangan Iman: Ketika Ruang Digital Menguji Etika dan Akhlak

ACEH

Bupati Al-Farlaky: Adat Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Modal Sosial Pembangunan Aceh Timur

BERITA

Gas Poll! Veda Ega Tahan di 5 Besar, Persaingan Moto3 2026 Makin Panas Usai Mugello

BERANDA

Start ke-13 Finis ke-8: Comeback Veda Ega di Mugello Buktikan Mental Juara Moto3

BERANDA

Viral Foto Presiden Pantai Gading Alassane Ouattara Berhaji Sederhana, Netizen Sebut “Pemimpin Panutan”